[My First Story 2022, Republish]
Jeon Jungkook, pria kaya raya terkenal kejam kepada semua orang yang memiliki masalah dengan dirinya.
Pria itu dengan sengaja menikahi seorang gadis miskin yang memiliki hati lembut bernama lalisa. Menikah hanya unt...
Jackson memasuki ruangan pribadi Jungkook sendirian. Di waktu malam yang sudah cukup larut. Bahkan, tidak ada lagi kegiatan di dalam mansion ini. Hampir jam sebelas malam, semua pelayan dan nyonya rumah ini sudah menghamburkan diri ke dalam kamar mereka sendiri.
Jungkook berdiri di depan foto kedua orang tua nya. Setelah kejadian hari itu, ia belum pernah lagi melukai Lalisa. Ia tidak lagi memberikan penderitaan di batin wanita yang harusnya sengsara. Karena hal itu Jungkook jadi tidak tenang dan merasa berdosa pada kedua orang tua nya.
Jungkook sudah mengatakan pada mereka. Entah didengar ataupun tidak dari surga sana. Kata pria itu, dia tidak sanggup jika harus melukai fisik Lalisa. Tapi ia akan berusaha membuat wanita itu tak tenang dengan menyiksa batin nya. Membuat ia kebingungan dan mengalami ketakutan.
Hari ini pria itu kembali berpikiran gila. Sudah cukup hampir satu bulan Lalisa hidup seperti ratu tanpa diganggu. Bermesraan dengan nya dan mendengar pujian-pujian yang membuat Lalisa melambung sangkin bahagia nya. Mungkin hari ini Lalisa harus sedikit menderita untuk membuat puas batin pria yang masih tak tenang hidup nya.
Seakan penuh dendam namun cinta juga mulai bersemayam di dalam hati nya.
Jackson menghela nafas gusar. Ia sempat memotong ucapan dari perintah sang tuan dengan mengatakan apa yang ada dipikiran nya. Tapi lagi dan lagi, seorang Jungkook tidak pernah mau diinterupsi. Ia merasa keputusan nya telah benar. Ia merasa hanya dialah yang mengetahui segala nya di muka bumi ini.
Dengan berat hati Jackson mengangguk dan menjauh pergi. Entah apa yang Jungkook katakan hingga wajah pria tinggi itu terlihat pucat dan sedikit ketakutan.
Pukul sebelas malam tepat. Jungkook masuk ke kamar mereka. Disana ada lalisa yang sedang memakai bodycare sebelum merebahkan tubuh nya. Jungkook mendekat pada Lalisa dan mencium lembut pucuk kepalanya. Ia duduk di tepian tempat tidur dengan Lalisa yang terus memperhatikan dari cermin meja rias nya.
"Ada apa Jungkook?"
"Aku sakit kepala sayang"
Mata Lalisa langsung tertuju pada Jungkook. Ia mengaplikasikan lotion pada telapak tangan dan mendekat pada suami nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kau sakit?"
Lalisa memegang dahi pria itu. Tidak terasa panas, namun Lalisa dapat melihat Jungkook tidak seperti biasanya. Pria ini lemas dan tidak bertenaga.
"Hm, hanya kelelahan. Bisa tolong aku?"
"Bantu apa sayang?"
"Pergi ke dokter keluarga ku, minta catatan resep obatku"
Lalisa menatap jam di dinding, ini sudah terlalu malam "Apa dia masih di rumah sakit?"
"Masih, aku sudah menghubungi nya. Kau harus menemui nya dulu agar bisa mendapat izin membeli obat-obatan itu"