Aneh??? (Part 3)

247 33 0
                                    

Hinata sudah memulai kehidupan barunya, memulai kerja part time sebagai kasir di sebuah minimarket yang tak begitu jauh dari rumahnya. Dia tetap menjalani kehidupan sebagai mahasiswi dengan baik. Tak ada yang berubah signifikan dalam hidupnya. Hanya kebiasaan sang gadis yang sudah sama sekali tidak pernah menyapa dan berhubungan dengan Yuta.
Di satu sisi seorang pemuda tengah memandangi ponselnya dengan tatapan bingungnya. Ingin tahu apa yang terjadi pada sosok yg selama ini selalu menjadi ekor di belakangnya. Sudah selama 2 Minggu terakhir sosok gadis itu menghilang tak menampakkan batang hidungnya sama sekali. Yang kalian harus tau , biasanya gadis itu selalu mengikutinya kemanapun ia pergi , mengirimkan spam pada aplikasi wa nya, atau DM di Ig nya. Bahkan Yuta baru sadar kalau ternyata gadis itu sudah tidak menjadi follower nya. Ig Hinata juga sekarang sudah di private, benar-benar tidak ada yang bisa Yuta lakukan walau hanya sekedar mengintip Ig gadis itu. Yang selama ini tidak diketahui oleh orang di sekitarnya adalah Yuta sering melihat photo pada Ig gadis itu. Entahlah Yuta merasa tak tenang sekarang , memikirkan gadis yang selama ini mengganggu hidupnya.
" Eh yut, si cantik kemana ya??? Udah hampir 2 Minggu terakhir kok gak keliatan" ucap Tian memulai percakapan
" Eh gw kok di blok ya sama si cantik" Jaemin menimpali .
" Njiiiiirrr ..... Kirain gw doang yg di blok" Juan ikut bersuara.
" Bukan cuma di blok cukkkk..... Sekarang Ig nya si cantik di private" ini Johnny yg bicara
" Kayaknya kita semua di blok dah sama si cantik" Jaehyun
" Lo nyuruh si cantik blok kita semua yut?" Tuduh Renjun
Iya..... Hinata memutuskan untuk benar-benar keluar dari circle tentang Yuta. Semua tentang Yuta dia tinggalkan. Bukan karena dia susah move on, tapi karena dia benar-benar ingin menjauhkan diri dari kehidupan Yuta dan memulai kehidupan barunya.
" Gak tau gw" Yuta cuma bisa menghela nafasnya karena kalakuan temannya.
" Bang kalo gini berarti Tata udah bukan siapa-siapa Lo lagi kan artinya....." ucap Jeno menggantung kata-katanya.
" Gw izin deketin dia ya bang... " Tambahnya
Entahlah ada perasaan sesak di dada Yuta mendengar Jeno ingin mendekati Hinata.
" Kalo Lo lupa gw sama tu cewek gila dijodohin dan sebentar lagi tunangan" sambar Yuta
Hoooo hoooo Yuta bahkan benar-benar tak tau bahwa kedua orang tuanya dan Hinata memutuskan untuk mengakhiri perjodohan diantara mereka.
" Ehhh iya yaa bentar lagi Lo tunangan ya Ama si cantik" ucap Jaemin sambil menghela nafas panjang.
" .........." Yuta hanya menatap datar pada Jaemin
Tak lama datang sosok yang daritadi mereka bicarakan berjalan ke arah meja kantin yang mereka tempati.
" Jen.... Nanti temenin Tata ke IKEA yaaa ? Tata mau beli furniture buat kamar Tata. Tolong bantu pilihin ya" ucap Tata begitu sampai di dekat mereka dan langsung mendekat kepada sosok Jeno yang ada persis bersebelahan dengan Yuta. Mengabaikan tatapan aneh pada manusia di sekitar mereka.
" Jam berapa Ta??" Tanya Jeno
" Ntar aja Jen aku chat nanti yaaa... Ya udah aku cuma mau ngomong itu. Tadinya mau chat aja tapi liat kamu di sini jadi aku nyamper langsung aja" ucap Tata sambil tersenyum manis
Entahlah ..... Rasanya mereka semua terpaku dengan senyuman itu. Senyuman yg begitu tulus dan tanpa beban, bukan senyuman paksa yang selama ini terlihat dari gadis itu. Yuta baru sadar akan hal itu sekarang, bahwa gadis itu selalu tersenyum paksa selama ini.
" Ehhh cantiknya kakak..... Kenapa Ig kakak di blok sayang??" Johnny dengan lancang ikut dalam percakapan Tata dan Jeno.
" Iyaa lho cantik. Marah sama Yuta yaaa sama Yuta aja jangan semua kamu blok dong sayang" Juan dengan nada memelas yg di hadiahi tatapan geli dari teman-teman laknatnya.
" Gw gak di blok kok " Jeno
" Ehhh si kampret beneran Lo gak di blok??" Renjun
" Hehhh boncel!! Lo kalau ngomong yeee ... Nih ada ayang mbeb gw nih... Jgn kasar-kasar dong. " Jaehyun
" Ayang mbeb.... Ayang mbeb....pacar gw itu" Lucas
" Sayang jangan pilih kasih dong .. buka bloknya yaa sayang.... " Pinta Jaemin
" Emmmmm ..... Maaf Jeno..... Aku blok kamu juga yaaa " si cantik bersuara sambil membuka Ig nya dan langsung memblok Jeno dari Ig nya . Yang di hadiahi tatapan tidak percaya Jeno.
" Njiiiiirrr..... Beneran langsung di blok"
" Mampusin jangan" Juan
"MAMPUS" mereka serentak berucap kecuali Yuta yg memandang Tata dengan tatapan yang sulit di artikan.
" Ya udah ya Jen aku balik dulu nanti chat aja yaa" ujar Tata saraya berdiri dan lekas meninggalkan kantin.
" Iya sayangnya Jeno" ucap Jeno dengan nada lembut tepat di dekat telinga Tata dan blush...... Pipi putih bersih itu merona bahkan sampai ke telinga Tata.
Tata langsung berlari meninggalkan mereka semua. Malu itu yang Tata rasakan sekarang.
" Apa artinya kamu mulai membuka hati buat aku Ta" batin Jeno
" Njirrrr si kulkas bisa ngalus cokkk!!" Seru Renjun
" Tau tuh si kulkas!!! Udah mencair kali esnya, ohhh gw tau konslet dia kayanya makannya pendinginnya rusak" Johnny
" Diem aje lo yut! " Juan
" Emang gw musti ngapain??? Kan udah gw bilang cewek murahan" Yuta berujar dengan dinginnya
" Njiiiiirrr ni anak Napa yak??? Kok kalau sama Tata gitu banget??" Jaemin
" Gw balik duluan" Jeno berlalu meninggalkan kantin dengan perasaan yang marah. Dia marah sosok pujaannya selalu di olok-olok oleh Yuta dan selalu di perlakukan buruk. Dia sadar diri dia siapa , dia tidak berhak atas Tata karena pada dasarnya Tata memang dijodohkan dengan Yuta.
" Ehh Yuta. Kok Tata gak nyapa Lo sama sekali sih???. Liat Lo aja gak" Renjun berujar sambil meminum es teh manisnya.
"Bagus!! Berarti dia sadar diri kalau gw muak sama kelakuan nya" Yuta.
" Biar gimanapun dia bakalan jadi tunangan Lo yut.... Hargai dikit lah perjuangan dia" Johnny
" Kita-kita nih godain dia cuma biar dia gak terlalu sedih sama perlakuan Lo ke dia" Jaehyun menambahkan.
"Tapi gw gak tau kalau si Jeno, dia kayaknya beneran naruh hati buat Tata" Juan.
Setelahnya meja mereka menjadi hening. Entahlah dalam hati Yuta juga sedang berkecamuk antara rasa bersalah dan menyesal . Tapi ini Yuta .... Otomatis gengsi dan keras kepalanya akan lebih mendominasi......

" Halo ..." Jeno
"Ya Jen bentar yaa aku lagi jalan" sahut Tata di seberang teleponnya
" Aku tungguin di parkiran fakultas kamu ya"
" Okay 15 menit lagi aku nyampe"
Tuuuut ........
Panggilan terputus.
" Salah gak sih Ta kalau gw mau Lo jadi pasangan gw" gumam Jeno sambil menghela nafasnya.
" Gw harap .... Gw ada kesempatan Ta" ucap Jeno penuh harap.












CINTA  ✅✅✅✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang