Yuta tidak tahu apa yang terjadi dalam dirinya. Entahlah sekarang dia merasa ada yang kurang dalam kesehariannya. Tiba-tiba bayangan Tata saat gadis itu menyapanya terlintas begitu saja. Atau saat Yuta di kantin seperti sekarang ini . Dia seperti membayangkan Tata tiba-tiba datang dan memanggilnya.
Bayangan Tata memenuhi otaknya saat ini bahkan ketika saat ini dia sedang bersama dengan teman-teman laknatnya pun bayangan Tata tak bisa ia hilangkan dari pikirannya. Ini sudah Minggu ke 3 gadis itu sama sekali tidak pernah datang menemuinya. Tidak mengekorinya, tidak menyapanya, tidak mengiriminya pesan gadis itu seolah benar-benar tidak menampakkan diri di hadapannya.
Pertemuan terakhirnya dengan Tata adalah kemarin saat gadis itu meminta Jeno untuk menemaninya . Dan pertemuan dengan Tata kemarin mampu membuat Yuta merenungkan perasaannya kepada gadis itu.
Tata sama sekali tidak berbicara padanya, bahkan saat tadi pagi mereka tanpa sengaja berpapasan di koridor pun gadis itu seolah menghindar darinya. Ada perasaan aneh dalam dirinya, perasaan sedih, perasaan hampa bahkan sekarang dia mulai menyadari perasaan takut akan kehilangan gadis itu.
3 Minggu berlalu berarti tinggal seminggu lagi acara pertunangannya dengan Tata. Tapi dari mommy dan Daddy nya tidak ada sedikitpun berbicara mengenai acara itu. Mommy nya pun sekarang lebih memilih untuk sering keluar rumah dan kembali ketika jam makan malam. Entahlah apa yg di lakukan mommy nya di luar sana. Dan daddy-nya sama sekali tidak protes dengan kelakuan mommy nya. Dulu saat Tata masih ada di rumah keluarga Nakamoto, mommy dan Daddy nya tidak pernah pulang ke rumah lebih dari jam 6 sore. Sekarang bahkan mommy nya kadang tak pulang ke rumah itu. Daddy nya lembur di kantor bahkan pulang jam 4 subuh. Entahlah apa yg terjadi dengan keluarga itu setelah Tata keluar dari sana.
Yuta baru menyadari sebegitu besarnya Tata berpengaruh terhadap kedua orang tuanya.
" Yuta acara pertunangan Lo jam berapa sih???" Tanya Jaemin
" Iya biar kita bisa Dateng tepat waktu gitu" ucap Juan
" Bukannya gak jadi tunangan ya bang?" Jeno berucap
Ohhhh tidak sepertinya Tata lupa mengatakan kalau batalnya pertunangan itu adalah rahasianya.
" Gak batal. Nyokap bokap gak bilang batal kok ke gw" ucap Yuta
" Tapi Tata kemarin bilang ke gw kalau acaranya batal" kekeh Jeno
" Tau apa Lo?" Sahut Yuta
" Tata keluar dari rumah Lo ya karena dia memutuskan buat berhenti dan membatalkan perjodohan kalian bang" Jeno berujar dengan santai.
" Coba Lo tanya sama bokap nyokap Lo dulu yut" saran Johnny.
" Bang gw maju sekarang bang, gw bakalan berjuang buat masuk ke hati Tata bang, dan gw rasa , gw gak butuh persetujuan dari Lo kan?" Jeno berujar sambil meminum americano nya.
" Lagian Lo pasti seneng kan Tata udah gak bakalan ngintilin Lo lagi jadi biar gw aja bang yg nerima cewek yg sering Lo katain cewek murahan" lanjut Jeno dingin.
" Terserahlah" sahut Yuta lalu beranjak meninggalkan kantin. Sekarang tujuannya adalah rumahnya untuk meminta kejelasan kepada kedua orang tuanya.Sesampainya di rumah keluarga Nakamoto, Yuta langsung mencari keberadaan mommy nya tapi tak menemukan sosok wanita itu di manapun. Sampai waktu makan malam tiba kedua orang tuanya baru pulang dengan senyuman yg menghiasi wajah mereka.
" Dari mana aja mom? Dad?" Tanya Yuta
" Ohhhh habis makan malam sama Tata di luar, itu loh yut di tempat seafood kesukaan km" jawab mommy nya
" Kok gak ngasih tau Yuta!"
" Lho kamu kan biasanya juga gak mau kalau di ajakin , jadi ya ngapain kita ngajak km" sang Daddy menjawabnya.
" Mom tentang pertunangan Yuta........"
"Batal kok Yuta. Tenang aja udah di batalin sesuai keinginan kamu" jawab mommy nya.
" Kamu belum makan kan??? "
Yang di balas gelengan kepala oleh Yuta.
" Ya udah yuk masuk.... Mommy siapin makanan buat kamu, tadi mommy udah take away makanan kesukaan kamu" ajak sang mommy seraya menggandeng lengan anak laki-laki nya itu.
Selesai makan malam Yuta langsung masuk ke dalam kamarnya, entahlah apa yang sebenarnya hatinya mau, dulu dia kekeh banget buat batalin pertunangan mereka, tetapi sekarang malah dia yang ngerasa berat buat lepasin Tata dari hidupnya. Ohhhh tidak sekarang kalau dia ingin memperbaiki hubungannya dengan Tata apakah masih bisa??? . Pemuda itu kembali terngiang semua hal buruk yang pernah ia lakukan kepada Tata, mulai dari membentak, mendorongnya, berkata kasar tak jarang juga mengumpati gadis itu di depan umum.
" Tuhan...... Gw salah"
Gumam Yuta sambil memejamkan mata merasakan dadanya yang terasa di remat dengan kencang.Di lain tempat .
" Kuy...... Cantik..... Udah selesai shift kamu?" Tanya Jeno
" Ehhhh ganteng..... Udah dong " jawab Tata sambil terkekeh
" Aku anterin yaa..... Gak baik cewek pulang sendirian malem-malem gini"
" Emang gak ngerepotin????" Tata sebenarnya sungkan dengan ajakan dari Jeno
" Banget..... Emang kamu tuh ngerepotin banget" jawab Jeno sambil bercanda dan mengusak rambut Tata
" Ihhhh Jeno...... Berantakan rambutnya!" Rengekan kecil keluar dari mulut si cantik.
" Kalau aku udah nawarin terus udah nungguin kamu dari tadi di sini itu berarti gak ngerepotin cantik....." Jeno jadi gemas sendiri melihat Tata seperti itu.
" Udah ihhhh buru..... Aku daritadi udah di ciumin nyamuk tau..... Nihhhh ..... Nihhh... Nihhh.... Sampe di cipok juga sama nyamuknya." Jeno berkata sambil menunjuk bagian dari tubuhnya yg jadi korban nyamuk-nyamuk ganas.
" Utuuu ..... Tuuu... Tuuu ....tuuu.... Kasian nya pangeran bulan sabit aku" ujar Tata saraya mencubit pipi Jeno.
Hello ...... Dimana wibawa seorang Jeno ???? Kok jadi gemoy di depan Tata. Entahlah Jeno nyaman bersikap seperti itu pada Tata. Tata pun nyaman bercanda dan berada di samping Jeno.
" Makan dulu yuk Ta..... Laper nih!!!"
" Okay..... Mau makan apa??" Tanya Tata
" Hmmmmm apa yaa???" Jeno balik bertanya kepada Tata .
" Aku lagi penasaran sama lele bakar di ujung perempatan itu Jen..... Boleh gak kita ke sana aja?"
" Boleh banget princess.... Ayo ntar keburu tutup ....."Tata belum makan dari tadi siang . Soal omongan kedua orang tua Yuta itu semua bohong. Nyatanya kedua orang tuanya tidak pernah bertemu dengan Tata . Tetapi untuk di katakan bohong juga tidak sepenuhnya bohong, karena keduanya habis menemui bibi yang tinggal bersama dengan Tata di tempat tinggal Tata yg baru. Mereka datang ke rumah itu untuk bertemu dengan Tata sebenarnya , tetapi ternyata Tata sedang bekerja saat mereka sampai di sana. Akhirnya hanya dapat bertemu dengan bibi yg menemani Tata . Sebenarnya mereka syok saat tau Tata mengambil part time job , apa uang dari mereka kurang??? Tetapi setelah di pikir lagi gak mungkin kurang, toh gaji dari part Time job nya Tata itu tidak seberapa si banding dengan pemberian mereka setiap bulannya. Dan juga bibi menjelaskan bahwa Tata ingin punya penghasilan sendiri , ia juga pengen kayak temen-temennya yang mempunyai part time job. Bagi Tata hal seperti itu adalah hal yang baru dan menyenangkan untuk dilakukan. Tadinya mereka ingin Tata keluar dari part time jobnya tetapi setelah mendengar cerita dari bibi itu mereka memutuskan untuk membiarkan Tata bekerja sesuai keinginannya.

KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA ✅✅✅✅
RomansaTentang seorang gadis yang berusaha membuka hati. Membuka hatinya sendiri dan orang yang dicintainya???? Atau orang yang mencintainya????