CHAEYOUNG POV.
Chaeyoung, apa kamu benar-benar mencintaiku??!" Sehun bertanya padaku.
"Apa maksudmu bertanya seperti itu Sehun? Apa kamu sedang meragukanku?" Ucapku emosi, bagaimana bisa dia meragukanku sedangkan dia tahu persis selama ini aku terus saja bertengkar dengan keluargaku demi membelanya.
"Bukan, bukan begitu maksudku sayang.. Hanya saja.. aku kadang berpikir apakah jika kita melanjutkan hubungan ini pada akhirnya kita akan menikah? Atau kita hanya sedang menunggu Daddy mu murka saja lalu bertindak kejam untuk memisahkan kita." Ucapnya dengan sungguh-sungguh.
"Demi Tuhan, aku hanya ingin menikah denganmu.." Aku kembali menubruk tubuh Sehun, rasanya aku tidak ingin melepaskannya seakan takut sekali kehilangan pria tampan ini.
"Bagaimana mungkin aku menikahimu Chaeyoung, Jangankan untuk menikahimu, untuk membeli cincin pertunangan saja aku tidak sanggup, lagipula keluargamu tidak ada yang merestui hubungan kita." Sesal Sehun.
"Aku akan membantumu mengumpulkan uang itu, dan kita hanya perlu bersabar untuk menghadapi keluargaku." Kataku antusias, aku bersungguh-sungguh saat mengatakan hal itu.
"Sampai kapan restu itu akan datang? Lagi pun semua itu tidak mudah Chaeyoung, kalaupun aku bisa membeli cincin pertunangan untukmu tapi posisiku masih sangat lemah dimata Daddy mu, bisa saja orangtua mu tiba-tiba menjodohkanmu dengan orang lain."
"Aku tidak mau menikah dengan siapapun selain denganmu, aku berjanji akan menolak semua lamaran yang datang untukku!." Kataku mulai terisak.
Sehun kembali merenggangkan pelukanku.
"Sayang.. Aku punya ide agar kita bisa menikah dengan cepat.." Kata Sehun.
"Benarkah?! Ide apa itu? Aku akan melakukan apapun demi bisa menikah denganmu." Ujarku dengan semangat.
"Itu.. hmm.. Jalan satu-satunya adalah dengan cara aku menghamilimu.." Ucap Sehun.
"Apa?!" Aku kaget dengan ide yang dia kemukakan, apakah tidak ada jalan lain selain itu?
"Kenapa? Kamu tidak mau? Aku pikir kamu benar-benar mencintaiku dan akan melakukan apa saja agar kita berdua bisa menikah." Sehun terlihat kecewa.
"Aku benar-benar mencintaimu Sehun, sungguh! Tapi.. apakah kita tidak terlalu jauh jika kita melakukan hal itu? Lagi pula Setelah aku hamil apakah Daddy akan bisa merestui kita?" Tanyaku ragu.
"Sayang dengar.. kalau aku memberimu cincin, akan ada ratusan cincin-cincin lainnya yang lebih mahal datang padamu, tapi jika kamu mengandung anakku tidak ada yang bisa merubah darah anak kita, dia akan menjadi anakku selamanya, Daddy mu pasti tidak punya pilihan lain selain merestui kita." Jelas Sehun.
Saat itu aku sangat mencintai Sehun, jadi aku memutuskan untuk menjalani ide Sehun tersebut.
Dimalam itu adalah pertama kalinya bagiku, rasanya sangat sakit tapi demi Sehun aku akan melakukan apapun.
Ya aku akan mengorbankan apapun demi bisa bersama Sehun, dia pria baik dan tulus, Sehun berhak mendapatkan yang terbaik dariku, termasuk keperawanan dan tubuhku, bahkan aku bisa saja menyerahkan seluruh hidupku untuknya, karena aku sangat sangat mencintainya.
Dan setelah malam itu, aku dan Sehun sering melakukan kegiatan dewasa seperti itu, lagi dan lagi.. setiap kali kami bertemu pasti kami akan melakukannya.
Sampai pada saat apa yang kami inginkan terjadi, aku mengandung anak dari Sehun.
Sehun dengan gentle menemui ayah dan mengatakan kebenaran yang telah terjadi diantara kami, ayahku murka dan hampir saja membunuh Sehun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy in Love
Teen FictionIni bukan cerita tentang orang yang tergila-gila saat jatuh cinta, tapi ini tentang pasien rumah sakit jiwa yang saling jatuh cinta. Buat yang penasaran dengan ceritanya langsung baca saja yaa, kali aja suka soalnya ini adalah karya pertamaku dari h...
