Part. 13 #Pelukan Yang Dirindukan

200 30 2
                                        


JENNIE POV.

Pagi ini setelah bergantian mandi.. Jisoo mengajak kami ke aula kantin untuk menikmati sarapan kami disana, aku speechless karena makanan yang kami dapatkan rasanya sepadan dengan masakan restoran bintang 5, apakah rumah sakit ini memiliki chef handal? Pantas saja Jisoo sangat betah tinggal ditempat ini.

"Bagaimana Nini? Apa kamu suka sarapanmu? Kalau tidak.. Jichu akan membantu Nini untuk menukar menu yang lain." Tawar Jisoo, dia sudah memberitahuku agar aku tidak kaget saat dia sedang berada diluar maka dia akan berubah menjadi 'si Jichu'.

"Terimakasih Jichu, tapi tidak perlu.. aku suka makanan ini." Kataku.

"Setelah makan nanti kita ke taman yaa, aku mau menggerakan kaki ku dan sedikit berjalan-jalan disana." Ajak Chaeyoung.

"Lili ikut! Lili suka main ditaman!." Ujar Lili dengan antusias, dia melonjak-lonjak dari duduknya, aku tertawa saat menyadari kalau wajah Lili sudah belepotan dengan bumbu-bumbu dari makanan nya.

"Lili.. lihat wajahmu belepotan." Kataku memberitahunya, tapi Lili hanya cuek dan tetap melanjutkan makannya.

"Dia memang seperti itu, biasanya kami akan membersihkan mukanya setelah dia selesai makan, apa kamu merasa jijik melihatnya Jennie?." Tanya Chaeyoung.

"Oh tidak.. tidak.. hanya saja dia lucu." Aku terkikik geli karena orang sebesar Lili masih belepotan saat makan.

Setelah selesai makan kami pun pergi menuju taman sesuai kesepakatan dan ternyata taman yang kami tuju adalah taman yang semalam aku lihat.

Taman ini berkali-kali lebih indah saat siang hari.

Aku dan Lili duduk sebuah bangku panjang yang berada dibawah pohon yang sangat rindang, aku menarik nafas dalam-dalam dan merasakan udara disekitar kami.

"Hmm.. segarnya.." Lirihku.

"Nikmatilah udara ini Nini, kamu tidak akan menemukannya lagi setelah keluar dari sini." Celoteh Jisoo.

"Hmm.. apa mungkin aku bisa keluar?" Tanyaku ragu.

"Cepat atau lambat kamu pasti akan keluar Nini, jangan khawatir.. jadi bersantailah selama kamu berada disini." Jisoo meyakinkanku.

"Jichu.. mari antar aku berkeliling taman ini." Ajak Chaeyoung, kemudian dia menggandeng lengan Jisoo dengan cepat, aku perhatikan mereka dengan teliti, semuanya terasa normal tapi tatapan mata Chaeyoung sangat berbeda ketika memandang Jisoo. Hmm..

"Nini ayo main.." Ajak Lili.

"Aku lelah Lili, kamu main dengan yang lain saja yaa.." Aku menolak ajakan Lili dengan halus karena takut dia akan marah.

"Nini Lelah? Kalau begitu Lili temani Nini saja." Katanya kemudian duduk anteng disampingku yang sedang terpana melihat keindahan taman ini, dia mengayun-ayunkan kakinya seperti bayi, aku tertawa karena lucu melihat tingkah Lili itu.

"Sudah bisa tertawa, hum?" Tanya seseorang yang baru saja datang, dia adalah perawat wanita yang mengurusku sejak kedatanganku kemarin, dari nama id yang kulihat dia bernama Kang Seulgi.

Seulgi duduk disampingku, jadi posisiku sekarang berada ditengah-tengah antara Lili dan Seulgi.

"Jennie, bisakah kita berteman?" Tanyanya tiba-tiba.

"Huh?! Berteman?" Timpalku heran, kenapa dia tiba-tiba memintaku menjadi temannya.

"Iya berteman, aku sudah berteman dengan teman-teman sekamarmu. Iya kan Lili?" Seulgi meminta pengakuan dari Lili.

"Lili tidak tahu!" Jawab Lili, pipinya menggembung lucu, sepertinya dia kesal.

"Ini untukmu Jennie, bunga ini adalah tanda pertemanan untuk kita." Seulgi memberiku setangkai bunga yang aku yakini baru saja dia petik dari taman ini, tapi Lili tiba-tiba saja merampas bunga milik Seulgi itu.

Crazy in LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang