18. Buket untuk Aca🦁

10.3K 781 12
                                        

Sesampainya di depan kelas keempatnya dengan jelas mendengar suara tawa khas yang mereka kenali. Tanpa babibu Ace segera masuk dan mendapati kedua gadis yang ia cari kini tengah asik tertawa bersama teman temannya.

BRAKK

***

Disisi Aca dan Aci, pagi pagi buta mereka berangkat membuat para Maid dan Bodyguard bingung, namun saat mereka ingat dengan kejadian kemarin membuat mereka paham dan tak ingin mengganggu suasana hati nona muda mereka yang sedang tak baik baik saja menjadi semakin runyam.

Aca mengendarai motornya mengelilingi setiap jalan dengan pelan sambil menikmati suasana dingin pagi yang menusuk kulitnya. "Mau kemana sih kita? " Tanya Aci sambil menyembunyikan kedua tangannya di saku jaket miliknya.

"Jalan jalan, dinginin otak" balas Aca ngawur membuat Aci terkekeh sendiri.

Tak lama Aca membelokkan motornya kearah warung nasi goreng. "Masih ada pak? " tanya Aca seraya mendekat.

"Ada neng" balas si penjual.

"Dua ya pak, jangan pake pedes dua duanya" Ujar Aca dan diangguki si penjual.

Aca segera duduk diikuti Aci. Sambil nunggu keduanya sibuk bermain ponsel. "Minum neng biar anget" Ujar si penjual sambil menyodorkan air teh hangat.

"Makasih pak" balas Aci, diangguki si penjual sambil pergi untuk memasak pesanan keduanya.

Beberapa menit kemudian pesanan mereka selesai. Dan tanpa kata keduanya makan dengan lahap.

Setelah selesai keduanya segera membayar lalu pergi sambil berbincang hal apa yang akan mereka lakukan terhadap alur yang mulai berjalan itu, sampai mereka sadar bahwa mereka sudah mulai memasuki kawasan sekolah tepat pukul 06:15 menit.

"Wih kalo anak anak tau kita dateng jam segini, auto di hujat kita haha" Celetuk Aci sambil membayangkan teman teman asli dunia mereka.

"Haha, lo bener. Auto ribut nanti" balas Aca sambil tertawa membayangkan apa yang Aci bayangkan.

Sampai di lorong mereka bertemu dengan Niza. "KEMBARRR" teriaknya membuat keduanya menoleh dan menggelengkan kepala melihat Niza dengan semangatnya berlari dengan senyuman lebar menghampiri keduanya.

"Yo, tumben dateng jam segini ? " tanyanya setelah sampai di depan keduanya.

"Kamu nanya? Kamu bertanya tanya? " ledek Aci membuat Niza memukul pelan lengannya.

"Jawab yang bener bego" kesalnya membuat keduanya terkekeh.

"Kita mau jadi anak rajin ke lo makanya dateng awal" balas Aca membuat Niza memicing curiga.

"Ah yang bener" goda Niza sambil berjalan diikuti keduanya.

"Eh di kasih tau malah gitu" balas Aci so dramatis.

"Haha siapa tau lagi nunggu ayang ya gak ya" goda Niza sambil memandang Aca menggoda.

Karna selama ini ia memang di dekati oleh salah satu kakak kelas sekaligus Ketua Tim Volly di sekolahnya. "Ayang pala lo" balas Aca sinis membuat keduanya tertawa.

THREEPELSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang