27. Flashback 2🦁

6.7K 573 19
                                        

"J-jadi ini? " tanya Noval tak percaya, matanya menatap Ace dengan wajah shock.

Ace mengangguk. "Gue tadinya gak mau ngurusin ini, tapi jelas kecelakaan itu bukan sesuatu hal yang secara 'tak sengaja'. Gue bakal bantu kalo lo butuh bantuan" ujar Ace membuat Noval terdiam menunduk menatap ponsel yang menampakkan plat nomor mobil yang hampir merenggut adiknya.

Yang lainnya hanya diam dan saling pandang. "Keluarga lo punya musuh atau pernah ngusik orang gak Val? " tanya Faris membuat si empu mendongak menatapnya.

"G-gue gak tau" balasnya ragu.

Ace dkk saling pandang. "Ini jelas kasus percobaan pembunuhan gak sih? Sandi hampir aja meninggal kalo gak Ace sigap dorong dia pinggir? " ungkap Biru membuat mereka diam diam menyetujui ucapannya.

"Bagaimana menurutmu? " tanya Ace membuat Noval menatapnya.

"Gue bakal cari tau" balasnya diangguki Ace.

"Gak mau ngomong sama ortu lo dulu? " tanya Sean.

"Ortu gue udah gak ada" balas Noval membuat Sean tak enak hati.
"Sorry gue gak tau" Ucap Sean dibalas senyuman Noval.

"Jadi, lo selama ini sama siapa? " tanya Ace.

"Paman gue yang ngurus semuanya, namun sekarang gue belajar dikit dikit buat nerusin nya" balas Noval diangguki yang lainnya.

"Gue bakal bantu lo cari pelakunya dan cari bukti lainnya" Ujar Ezro diangguki yang lainnya.

"Thanks gays" balas Noval.

"Lo tenang aja kita kan kawan" sahut Tian dengan penuh semangat.

"Kita juga bakal bantu" ujar Ace diangguki yang lain.

"Makasih, gue bener bener gak tau harus gimana buat ngebales kalian nanti" balas Noval yang kini merasa terharu akan teman dan teman barunya ini.

"Jangan mati" ujar Ace membuat mereka semua tersedak berjamaah.

"Anjir kejam kali" celetuk Angga tak lama mereka tertawa bersama sama.

"Kita bakal mulai nyari bukti masing masing, ini nomor gue dan kalo ada apa apa kita bisa saling bertukar kabar" ujar Ace sambil menyerahkan nomor ponselnya dan mereka segera menyimpan nya.

"Kita balik dulu" pamit Ace sambil berdiri diikuti yang lainnya.

"Thanks gays, dan hati hati di jalan" Ujar Noval diangguki yang lainnya.

Ace segera pergi diikuti yang lainnya. Dan semenjak hari itu mereka sering berkumpul untuk saling memberikan informasi yang mereka tau, sampai mereka melupakan waktu hanya untuk membahas hal hal yang akan mereka kerjakan selanjutnya.

Sampai hari dimana Ace bertengkar hebat dengan saudaranya membuat ia frustasi, terlebih mereka seolah menghindari nya dimanapun dan kapanpun.

THREEPELSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang