13. Kepala sekolah🦁

11.7K 1K 7
                                        

Dan disinilah mereka menatap memelas kearah kedua orang tuanya. "Mommy yakin mau ikut masuk? " tanya Aci lesu.

Mommy menaggapi nya dengan kekehan sebelum menjawab. "Yah tentu saja, Mommy mau lihat sekolah yang kalian tempat" balasnya sambil mengedipkan sebelah matanya ketika mata itu bertemu dengan mata sang suami.

"Mom, sekolah kami kayak sekolah pada umumnya kok" sahut Ace.

"Itu benar, Mommy dan Daddy tidak kerja emang? " tanya Aca yang sedari tadi nyimak.

"Kami kerja kok" balas Daddy acuh membuat ketiga bersaudara itu menghela nafas.

"Padahal Mommy dan Daddy bisa datang saat ada rapat orang tua siswa dan saat pembagian raport" ujar Aci, namun tak dibalas oleh keduanya yang sibuk dengan urusan masing masing.

Tak lama mobil itu sampai dan mulai masuk ke arena sekolah, namun mobil itu terus maju sampai parkiran khusus para guru yang jauh dari parkiran utama. Ketiganya sontak terkejut, saat mobil itu masuk ke bangunan khusus yang baru saja mereka ketahui. "Waw, tempat apa ini? " tanya Ace yang terkagum kagum.

"Oh kita sudah sampai, ayo keluar" ajak Mommy dan langsung keluar diikuti Daddy, tanpa menghiraukan pertanyaan anak anaknya.

Ketiganya ikut keluar dan mereka dibuat terkejut lagi saat kepala sekolah datang terburu buru dari arah dalam. "Ah selamat datang Tuan dan Nyonya, maafkan saya yang terlambat menyambut kalian" Ucapnya sambil membungkuk memberi hormat.

"Yah terserah, ayo anak anak" acuh Daddy dan langsung mengajak anak dan istrinya untuk masuk.

Mereka masuk ke dalam lift khusus yang sudah terhubung langsung ke dalam ruangan kepala sekolah. Sesampainya mereka duduk dan kepala sekolah mulai menyajikan Teh beserta cemilan di depan kelimanya.

"Maaf tuan, apa boleh saya bertanya? Ada hal yang penting apa sampai anda sekalian datang langsung ke mari? " tanya Kepala sekolah berhati hati.

Mommy dan Daddy hanya diam sambil menyeruput teh milik mereka. "Sayang, kenapa tidak diminum? Apa tidak enak, mau minuman lain? " tanya Mommy melihat ketiganya hanya duduk kaku di samping, ia menghiraukan pertanyaan kepala sekolah.

Kepala sekolah menatap ketiganya bingung terlebih melihat seragam yang ketiganya pakai merupakan anak didiknya yang baru. "Maaf, mereka siapa nya tuan dan Nyonya? " tanya kepala sekolah.

Dengan sinis Mommy layangkan pada kepala sekolah. "Tentu saja anak anakku, awas saja jika anak anakku kenapa napa akan kuhabisi kau" Sinis nya sambil menunjuk wajah kepala sekolah.

Melihat itu tentu kepala sekolah terkejut namun ia lebih terkejut mengetahui bahwa ketiganya adalah anak sang pemilik sekolah. "Mom, jangan seperti itu" Lerai Aca mencoba menenangkan sang Mommy.

"Kau dengar, jaga mereka. Kalau mereka tergores saja, siap siap dengan apa yang akan kulakukan padamu dan keluargamu" Dingin Daddy membuat Kepala sekolah berkeringat dingin.

"Ba-baik saya akan pastikan Nona dan tuan muda aman selama di sekolah"Balasnya mencoba tenang.

"Baiklah sayang, Mommy dan Daddy pulang dulu. Kalo ada masalah langsung beritahu kami oke" Ucap Mommy sambil menciumi anak nya satu persatu.

"Ingat pesan Mommy kalian, kami pergi dulu" lanjut Daddy sambil menciumi anak anaknya lalu pergi bersama Mommy.

Melihat keduanya pergi, sontak ketiganya menatap tajam sang kepala sekolah sebelum tersenyum. "Ah maafkan Mommy kami ya kepala sekolah" Ucap Aca tak enak.

THREEPELSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang