chapter thirteen ; wanted.

67 9 0
                                        























"Kita telat, Steve" Ucap Natasha sambil memperlihatkan poster digital yang terkirim ke emailnya. Pengirimnya diketahui adalah, Government New York.

Poster itu memperlihatkan wajah James Barnes aka Bucky dan Raveena Strange.







WANTED.
The Winter Soldier dan Raveena Strange.

Bila ditemukan baik hidup atau mati segera bawa ke Markas X. Siapapun yang menemukan akan mendapat imbalan yang sangat besar.







































Suasana di Markas Avengers menjadi tegang. Mengapa tiba-tiba pemerintah meminta para Avengers untuk memburu rekan mereka sendiri. Tentu mereka bertanya-tanya, apa yang Bucky dan Raveena lakukan hingga diburu satu negara.

"What's going on?" Sahut Tony cukup keras yang membuat seluruh anggota menaruh perhatian padanya.

"Apa yang mereka lakukan?" Gumam Wanda yang dapat didengar seluruh anggota.

"Mungkin mereka melakukan hubungan suami - istri?" Balas Drax sambil mengangkat bahunya.

Peter Quill yang saat itu berada di samping Drax, langsung memukul bahu Drax dengan cukup keras sampai Drax sedikit merintih kesakitan.

Tadinya, Guardians of The Galaxy ingin mengisi bahan bakar saja di Bumi. Namun karena mereka belum pernah berlibur ke Bumi, jadi mereka menetap selama beberapa hari. Saat ini, mereka juga dipanggil untuk ikut rapat — dikarenakan musuh yang sedang Raveena hadapi berasal dari planet lain yaitu Planet Nebo dan mungkin para pasukan GOTG dapat membantunya.

"Peter, apa yang kau lakukan?" Ucap Drax kesal dengan apa yang Peter lakukan barusan.

"Tidak mungkin hanya itu, Bodoh" Bisik Rocket yang ikut kesal pada Drax.

Loki yang tiba-tiba muncul entah dari mana, ikut berdiskusi.

"Aku tadi bertemu Raveena, perilakunya aneh. Kalian tahu? Kukunya bahkan sekarang kehitaman. Mungkin seorang Scarlet Witch dapat menjelaskan alasannya"

Semua perhatian menuju pada Wanda Maximoff yang menampilkan ekspresi cemas. Sepertinya ada yang tidak beres dengan Raveena. Namun, Wanda tidak akan menjelaskannya secara detail sebelum Raveena terbukti salah atau tidak.

"Aku dan Stephen akan menyelidikinya, ini adalah urusan dunia magis"

"Asal kalian tahu, kabut tadi yang menyerang New York.. bukankah itu mirip dengan kekuatan Raveena?" Timbuh Loki sambil tersenyum.

Semua Avengers memikirkan perkataan Loki dengan seksama. Benar juga apa yang dikatakan Dewa Penipu itu. Meski Loki seringkali menghianati rekannya, tapi Raveena memang patut diselidiki.

"Kalian jangan dengarkan Loki, lebih baik kita tidak menyerahkan Bucky dan Raveena ke pemerintah. Selidiki secara rahasia saja" Ucap Thor, tidak setuju dengan pendapat adiknya.

"Tapi Thor, kalau ternyata ia lebih berbahaya dari yang kita duga dan mengancam Bumi, apa kau mau mengorbankan jutaan orang?" Ungkap Clint Barton, menyangkal pendapat Thor.

Miss Strange  - Marvel OCCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang