Darahku langsung bercucuran kemana-mana. Mr. Barnes menyahutiku dari sana, ia meraung-raungkan namaku. Hal pertama yang aku sadari adalah tubuhku langsung runtuh, tak berdaya. Rasanya sangat menyakitkan sekali. Mataku langsung terpejam dan pikiranku menghilang.
Aku merasakan berada di alam yang tak ada ujungnya, berwarna gelap dan tidak ada apapun disana. Raveena teringat akan pertemuannya dengan sosok makhluk hitam yang telah membantunya saat melawan Agnor dipertempuran kemarin. Lokasinya persis dengan yang ia alami sekarang. Raveena langsung memanggil makhluk itu agar dirinya keluar.
"Hey, the unknown creature! tunjukkan dirimu, aku membutuhkanmu" Ucap Raveena sambil berteriak. Suaranya memantul dan kembali di titik ia berbicara.
Mahkluk itu tiba-tiba muncul sambil menyeringai, matanya ia tunjukkan sangat besar hingga Raveena hanya dapat bertatapan dengan matanya saja.
"Wah, kau terlihat terluka sekali nak" Ujar mahkluk tersebut sambil tertawa.
"Bantulah aku seperti kemarin" Ucap Raveena dengan nada meminta.
"Hm, mau tidak ya?" Ujar mahkluk tersebut sambil menyeringai.
"Aku akan memberikan apapun yang kau mau" Ucap Raveena sambil memohon, ia terlihat sangat tak berdaya dihadapan mahkluk itu.
"Termasuk menghancurkan Bumi? tapi kalau itu sih sudah kau lakukan" Ucap Mahkluk tersebut sambil tertawa.
Raveena terdiam sejenak, ia kebingungan lalu menatap mahkluk itu dengan lekat-lekat.
"Apa kau bilang? sekarang kau ikut menuduhku seperti yang lainnya? It's bullshit, you know?" Ucap Raveena sambil mengangkat alisnya dan marah.
"Itu fakta kok, memang sih secara tidak sengaja. Soalnya kalau kau mengaktifkan kekuatanku, secara bersamaan kau akan membuka portal dimensi lebih luas lagi" Ujar mahkluk tersebut dengan bangganya.
Raveena terkejut, jadi selama ini yang membuka portal tersebut adalah mahkluk ini dengan tanpa sepengetahuannya, namun semua mata pasti akan tertuju padanya karena yang nampak melakukannya adalah ia padahal bukan.
"Jadi kau diam diam mengambil alih kesadaranku? Maka dari itu aku menghilang dan membuka portal, sekarang portal itu semakin membuat kerusuhan di Bumi. Kau benar-benar laknat! Kau ini apa?" Ujar Raveena dengan nada tinggi, ia menangis karena selama ini telah dipermainkan oleh mahkluk hitam itu.
Mahkluk hitam itu kemudian berpindah tempat, dan tiba-tiba ia berubah menjadi sosok Bucky Barnes, sosok pria yang selama ini ada untuk Raveena. Ia kemudian menoleh dan kebingungan.
"Hey, kenapa kau tiba-tiba berubah menjadi Mr. Barnes?" Ujarnya sambil mengambil langkah ke belakang.
"Raveena! kau terluka parah, dan kau harus cepat-cepat disembuhkan atau kau akan kehabisan darah.." Ucap sosok yang menyerupai Mr.Barnes dengan tatapan khawatir.
Perlahan, Raveena mulai merasakan tubuhnya yang semakin melemah dan semakin tak sadarkan diri. Ia duduk lemas sambil menghela napas.
"Ambilah tubuhku.." Ucap lirih Raveena sambil terpejam
"As your wish"
Tiba-tiba, luka yang menjalar di tubuh Raveena seketika menghilang dan ia membuka matanya perlahan. Sosok Raveena kali ini berbeda karena matanya berwarna gelap dengan tangannya yang berubah menjadi hitam, sontak Wanda dan Stephen pun terkejut.
"Kan, sudah kubilang ada sosok lain Steph, kau tak usah panik" Bisik Wanda pada Stephen.
"Bagaimana aku tidak bisa khawatir melihat kau hampir membunuh adikku?" Balas Stephen sambil menggelengkan kepala. Mereka lantas mendekati Raveena untuk melihat transformasi Raveena yang lebih jelas.
"Kau siapa? Kami merasakan sihirmu berbeda" Sahut Wanda dari kejauhan.
Raveena tersenyum menyeringai, tentu itu bukanlah Raveena asli melainkan mahkluk itu yang mengambil kesadarannya.
"Scarlett Witch dan Sorcerer Supreme.., Aku telah mendengar banyak tentang kalian. Tapi aku harus membuktikan sendiri bagaimana hebatnya kalian" Ucap Raveena sambil tertawa, suaranya bahkan lebih berat dari biasanya.
Merasa ada yang janggal, Stephen menoleh ke belakang dan melihat ratusan tombak menuju kearah Wanda dan dirinya, lantas ia membuat sihir perlindungan yang besar.
"Wanda, awas!" Ujar Stephen sambil seraya menggunakan sihirnya, ia menarik Wanda untuk lebih dekat dengannya.
"Reflek yang bagus, Dr. Strange" Ujar Raveena sambil tertawa terkikik.
Wanda terkejut, ia berpindah ke belakang Stephen kemudian membuka buku sihirnya dan mengeluarkan sihir pembalik. Tombak-tombak tersebut kemudian menghilang.
"Berhenti! dan biarkan kami mengetahui tujuanmu. kami tahu, kau bukan dari bumi" Ucap Wanda sambil mengatur napasnya.
Raveena terkekeh sambil tersenyum. Ia kemudian membuat sihir bayangan di mana ia bisa mengunci bayangan Stephen dan Wanda untuk tidak dapat bergerak.
"Aku Raja Van Ork dari Planet Ork, aku disini ingin menggunakan dia sebagai alatku untuk membuat revolusi makhluk di Bumi" Ucap Raveena sambil menunjuk dirinya sendiri.
Stephen dan Wanda saling bertatapan tak percaya.
"Apa? Raja Iblis?"
- Continue.
KAMU SEDANG MEMBACA
Miss Strange - Marvel OC
FanfictionSeorang wanita dengan kekuatan tak terduga, antara cahaya dan kegelapan. Dibesarkan di keluarga Strange dan merupakan adik dari Stephen Strange sang Sorcerers Supreme, membuat Raveena Strange menyadari kekuatan besar yang ada dalam dirinya. Suatu h...
