BERBEZA

600 38 5
                                        

Krist masih setia di dalam kamar, Krist melihat ke arah Singto, semua baik sahaja kecuali di bahagian dadanya yang di perban dan setika ia teringat Tay katakan.. Singto tertembak

Seketika tangan krist terkepal erat, untungnya Singto masih selamat saat ini. Mungkin kalau terlambat Singto tidak dapat di selamatkan kerana tembakan tersebut mungkin sahaja terkena pada organ pentingnya

Krist memejam matanya mengingat semua yang terlaku, semua terjadi terlalu cepat tanpa di jangka dan dalam sekelip mata semuanya menjadi berantakan...

Krist mengambil hpnya dan menghubungi Gulf, ia perlu beberapa orang untuk menjaga Singto di sini yang pasti orang yang benar-benar boleh di percayai. Bisa sahaja musuh masih tidak berpuas hati melihat Singto masih hidup

"Hello krist.. ada apa?" ujar suara dari seberang

"Gulf, hantar beberapa orang ke sini.. aku mahu mereka menjaga Singto" ujar krist

"okay.. nanti aku hantar beberapa, tunggu 15 minit ku pastikan mereka sampai"

"hmm.. baiklah, aku tunggu bye"

tut

panggilan di matikan secara sepihak oleh krist, ia hanya perlu tunggu anak buahnya datang dan baru ia pergi ke markas Singto

Krist berjalan keluar dan melihat Tay dan Off masih sahaja berada di luar saat ini

"Kumpulkan semua anak buah kalian di markas jam 7" ujar Krist tiba-tiba

"Hah?" Off dan Tay tercengang mendengar permintaan krist.. mereka tidak salah dengarkan? tapi kenapa Krist menyuruh mereka mengumpul anak buah mereka

Terlebih lagi sekarang jam pukul 1 pagi.. yang benar sahaja, pasti ramai yang sedang tidur waktu begini ya walaupun pertemuannya jam 7

"Kumpulkan semua anak buah esok pukul 7 di markas" ujar krist mengulangi arahannya

"Tapi buat apa?" ujar Off dan di jawab anggukan oleh Tay

"kumpulkan sahaja.. tidak perlu tahu yang lain" ujar krist penuh penekanan dengan tatapan tajam miliknya membuat aura seketika menjadi mencengkam dan tidak bersahabat mungkin krist memang tidak mahu di bantah saat ini bahkan Off dan Tay meneguk air liur

"Baiklah.. phi pergi dulu nong" ujar Off dan langsung pergi dari sana dengan berlari kecil

"Phi juga pergi sekarang" ujar Tay dan menyusul off yang sudah berlari duluan.. mengejarnya dari belakang

Krist hanya memandang datar sahaja keduanya

Keduanya berlari sehingga ke tempat parking mobil dan langsung masuk dengan nafas yang tidak teratur.. hanya hening, keduanya hanya mengatur nafas 

"Gila" satu kata yang Off ucapkan setelah ia sudah berjaya mengatur nafasnya

"Itu benaran krist? tidak salah orang? kenapa jadi menyeramkan sekali" lanjut Off sembari agak menggerutu

Krist yang ia kenal baik, sopan, manis, suka senyum, ramah dan jauh dari kata menyeramkan, malah sekarang berubah menjadi sebaliknya.. kemana krist yang ia kenal?

"Auranya Singto kalau marah sahaja kalah" celutuk Tay 

"Sekarang kita mahu buat apa?" ujar Off

"ya kumpulkan anak buahlah.. aku takut kalau krist mengamuk kalau kita tidak melakukannya" ujar Tay.. mungkin mereka akan di bunuh hidup-hidup kalau tidak buat apa yang krist suruh

"Iya juga.. aku telefon separuh kau lagi separuh" ujar Off

"deal" ujar Tay, dan keduanya mula menelefon satu persatu anak buahnya mengatakan ada pertemuan mendadak

MAFIA BOSSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang