Empanadas

2.5K 358 61
                                        

Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemeran disesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan diambil dari Pinterest.

Don't forget to VoMent
Happy Reading!!!

Dengan keadaan hati yang kurang baik, Chery harus mengantar Liam yang akan pulang karena Dion sedang sibuk membuat sarapan dan Segara belum bangun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dengan keadaan hati yang kurang baik, Chery harus mengantar Liam yang akan pulang karena Dion sedang sibuk membuat sarapan dan Segara belum bangun. Walaupun dengan segala kemungkinan Liam akan membuatnya kesal lagi, Chery tidak bisa menolak ketika Dion meminta tolong padanya.

Tapi beruntung, ternyata Liam tidak sejahat itu. Pria itu malah terlihat terganggu ketika melihat wajahnya yang pucat karena kurang tidur. "Sudah lihat beritanya?" Chery mengangguk lemas. Jadi Liam memang sudah tahu lebih dulu. Itu kenapa pria itu sampai tahu tentang kegiatannya bersama Dion.

Tangan Liam naik, lalu mengusap puncak kepala Chery singkat. "Jangan terlalu ambil pusing. Don't worry, everything will pass." Chery tidak punya tenaga untuk bicara banyak. Gadis itu hanya mengangguk dan membalas tatapan Liam yang terlihat, khawatir?

"Think about what I said last night. Sekarang, saya yakin kamu sudah punya alasan untuk mempertimbangkan tawaran saya." katanya sambil memakai sepatu-oh sneakers! Rasanya baru pertama kali Chery melihat Liam memakai sepatu selain boots atau sepatu berat lainnya. Setelah selesai memakai sepatunya, Liam berdiri tegak di hadapan Chery. Lagi-lagi menantang mata Chery untuk kuat-kuatan menatap satu sama lain. Yang jelas untuk aspek menahan kagum atas paras lawan, sepertinya Chery yang kalah.

"Saya tunggu kabar dari kamu." entah masih bagian dari mimpinya atau akibat dari tidurnya yang tidak cukup hingga ia berhalusinasi. Ia merasakan hangat pada keningnya dan ketika mendongak, ia melihat punggung lebar Liam yang menjauh dan akhirnya menghilang dengan motornya. 

Keesokan paginya, masalah Chery semakin besar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Keesokan paginya, masalah Chery semakin besar. Kehidupan Chery serasa jungkir balik bak habis diterjang bandang. Ia seolah kehilangan kemampuannya untuk mengatur segala hal. Semuanya terasa berantakan tak terkontrol. Seperti berpetualang tanpa arah, ia tidak pernah tahu persimpangan seperti apa yang akan ia temui di depan sana.

Cherry On TopTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang