Nakji Bokkeum

2.9K 421 66
                                        

Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemeran disesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan dari Pinterest.

Don't forget to VoMent
Happy Reading!!!

Pagi tadi Chery bangun dengan kondisi kepala yang pening akibat kurang tidur

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pagi tadi Chery bangun dengan kondisi kepala yang pening akibat kurang tidur. Bahkan saat perjalanan mereka dari Kalingga menuju ke studio MCC pun, Chery lebih banyak diam sambil memijat kepalanya berulangkali.

Semalam, ia baru bisa tidur pukul 2 pagi karena kepalanya dipenuhi dengan banyak hal. Pembicaraannya dengan Bunga terkait fotonya dan Liam berakhir dengan sangat tidak memuaskan dan buat kepikiran.

Seperti apa yang Bunga katakan, teman sekamarnya itu mengambil foto dari jendela kamar mereka. Tanpa bermaksud apapun. Bunga bilang, kalau foto itu diambil hanya atas dasar khawatir, takut Chery terlibat dalam masalah karena kejadian di lorong waktu itu.

Bunga juga bilang, kalau foto itu tidak pernah dikirimkan pada siapapun. Bahkan keberadaan foto itu saja sudah ia lupakan lama sekali. Chery juga tidak menaruh curiga, karena nomor yang mengirimkan foto itu adalah nomor sekali pakai. Bunga juga tidak mungkin memperlihatkan foto yang ia ambil kalau benar dia pelakunya.

Kini, yang tersisa hanya kebingungan. Chery benar-benar pening dibuatnya.

Jika hanya Bunga yang memiliki foto itu, lalu siapa kira-kira orang yang mengirimkan foto itu pada Chery? Apa tujuannya? Bagaimana foto itu bisa tersebar? Apa ada orang lain yang mengambil foto mereka? Tapi foto yang Bunga tunjukkan persis dan jelas sama dengan foto yang dikirimkan kepada Chery. Dari semua objek yang tertangkap, hingga sudut pengambilan gambarnya.

Chery menghela setelah kembali menemukan jalan buntu. Baru saja Chery merasa amat sangat bahagia karena Liam. Namun sekarang, kepalanya kembali penuh dengan masalah.

"Mbak Cher, sudah selesai." kata Nia, salah satu anggota tim makeup yang pagi ini bertugas mengatur penampilannya. Saat melihat ke cermin, tanpa sadar Chery menghela napas lega. Setidaknya kini kantung hitam di bawah matanya sudah tertutup oleh makeup.

Pasalnya sejak tadi pagi, lingkar hitam itu sudah timbul dan membuat Chery mendapat banyak pertanyaan. Bahkan saat mereka baru saja sampai dan berpapasan dengan Liam, pria itu pun dengan mudah menyadari keadaannya yang terlihat lesu.

Baju terusan selutut berwarna hitam dengan pola polkadot merah yang ia pakai kini telah dilapisi dengan apron putih. Chery menghela. Ia terlalu sibuk untuk memikirkan masalah foto itu sekarang. Meyakinkan dirinya bahwa masalah yang tengah ia hadapi bukanlah apa-apa, Chery bertekad fokus menjalani tugasnya hari ini.

 Meyakinkan dirinya bahwa masalah yang tengah ia hadapi bukanlah apa-apa, Chery bertekad fokus menjalani tugasnya hari ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Cherry On TopTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang