Nasi Jinggo

3.1K 409 102
                                        

Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemeran disesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan dari Pinterest.

Don't forget to VoMent
Happy Reading!!!

Sepulangnya mereka dari pantai, Chery langsung membersihkan diri lalu pura-pura tidur

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sepulangnya mereka dari pantai, Chery langsung membersihkan diri lalu pura-pura tidur. Ia menghindari Liam, pura-pura tidak tahu kalau pria itu ada di sekitarnya sampai akhirnya benar-benar pulas.

Sementara Liam yang peka dengan kecanggungan Chery pun memilih untuk memberikan gadis itu waktu. Ia memilih keluar untuk menemani ibunya makan malam, lalu ketika kembali ke kamar ia menemukan Chery yang masih tertidur pulas.
Ruang kamar Liam yang hanya diterangi dengan sebuah lampu meja membuat suasana benar-benar sunyi pekat. Namun si pemilik kamar sama sekali tidak merasakan kesepian. Ia malah sibuk dan menikmati kegiatannya menatap wajah tenang Chery sambil berbaring miring di sofa bed.

Dalam tidurnya, kening Chery terlihat mengkerut dan terurai berulang kali. Tidurnya tenang, tidak banyak bergerak. Bahkan posisinya saat ini masih sama dengan posisi awal saat Liam pertama kali menemukannya tertidur. Hanya posisi kepalanya saja yang semakin lama semakin merosot dari bantal.

Setelah sekian lama mengamati, senyum Liam tertarik semakin lebar ketika melihat gadis itu akhirnya bergerak. Menggeliat meregangkan badan dengan tangan yang merentang ke atas. Liam tidak menarik tatapannya, sama sekali tidak takut ketahuan karena sudah diam-diam mengamati tidur Chery.

Diam-diam ia menikmati pemandangan yang ia lihat. Enggan bersuara dan menyela reaksi natural Chery yang ternyata bangun karena kelaparan. Dan ketika gadis itu memegangi perutnya sambil meringis, Liam tidak bisa lagi menahan gelaknya.

Mata mereka bertemu, dan wajah Chery langsung berubah kaget bak baru saja melihat hantu. Chery tersentak, ingin teriak tapi rasanya tidak perlu. Wajahnya langsung berubah tidak suka karena Liam terus menertawainya. Dengan kesal ia merapikan rambut dan menyeka sudut bibirnya.

"Hei, how's your sleep?" tanya Liam setelah berhasil menghentikan tawanya.

"Good." jawab Chery dengan suara serak. Membuat senyum Liam kembali tertarik.

"Lapar? Sepanjang tidur, perut kamu nggak berhenti bunyi." blushhh. Wajah Chery langsung menghangat. Untung ruangan gelap, pikirnya. Chery langsung ikut mendudukkan tubuhnya saat Liam terlihat lebih dulu bangkit dan duduk menghadapnya.

"Let's go. I'll cook something for you."

"Chef---" Liam yang sedang memakai sandal, menghentikan gerakannya. "Hmmm saya bisa masak sendiri. Can you just show me where t---" Liam menggeleng.

"I'll cook!" kata Liam final. "Let's go." tanpa aba-aba untuk jantungnya, Liam berjalan mendekat dan menarik tangann Chery lembut. Liam menunggunya memakai sandal tanpa protes jahil seperti biasa.

Cherry On TopTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang