"Yibo,,, tolong ambilkan botol Susu serena.." teriak zhan dari teras.
"Tunggu sebentar sayang.." jawab yibo dari dalam rumah.
Bayi xiao zhan dan yibo adalah perempuan, Serena Wang adalah bayi mungil dengan bobot 3,0 Kg, yang lahir tepat satu bulan yang lalu.
Xiao zhan mengusap pipi merah putrinya yang merengek Haus, zhan sedang membawa bayi mungil itu ke teras Rumahnya untuk sekedar menikmati matahari pagi.
"Ssst... Tunggu sebentar, daddy mu sedang membuatkan su-"
"Xiao zhan"
Deg
Suara itu, suara yang masih xioa zhan ingat sampai sekarang. Suara tegas yang saat itu meminta dirinya menjauh sang Putra.
Perlahan xiao zhan mendongak dan mendapati Wang Leung berdiri di depannya.
"Tu-tuan Le-ung" gagapnya. Bayi kecil di tangannya dia dekap kuat.
Wang leung maju selangkah, "ja-, jangan takut aku hanya-"
Sraaak
"Aaakh.." tubuh wang Leung di dorong kasar.
Xiao zhan membulatkan mata saat tubuh Wang Leung jatuh ke tanah.
"Astaga, Yi-"
"JANGAN SENTUH ISTRI DAN ANAK KU!!" tekan yibo kuat. Dia terkejut saat wang leung hendak meraih putrinya.
Wang leung segera berdiri, "ti-tidak yibo, ayah hanya-"
"Apa yang kau pikirkan? Apa kau masih belum selesai dengan misi mu? Kau masih ingin menyakiti xiao zhan dan putri ku?" Teriak yibo.
Wang leung menatap sendu, wajarlah putranya mengira dirinya berbuat jahat karena memang dirinya dulu sangatlah jahat pada mereka.
"Tidak yibo, aku kemari ingin meminta maaf pada kalian. Maafkan ayah nak" setelah seluruh dosa yang dia lakukan pada putranya, Wang leung tersadar dan merasa bersalah. Dia mengakui kesalahannya dan bertaubat dengan apa yang dia lakukan. Biar bagaimanapun dia sangat menyayangi yibo. Satu-satunya yang wang Leung punya.
Wang yibo hanya berdecih, "heh, kau kira aku tidak tau apa yang ada di hati mu? Kau hanya ingin memisahkan kami bukan?"
Zhan melirik pada tas paper bag yang wang leung bawa, ada pakaian bayi dan suplemen bayi di sana.
"Yibo, kau jangan-"
"Tidak zhan, tidak akan ku biarkan dia menyakiti kalian berdua. Pergilah, kau tidak di butuhkan di sini" wang yibo meraih pundak zhan membawanya masuk
Zhan masih menoleh, "yibo, ayahmu tidak menyakiti ku"
Wang yibo memutar pundak zhan, "tidak, ayo kita masuk. Jangan pedulikan dia"
Wang leung merasa tercekat, dia merasa sakit tapi dia tak bisa melakukan apapun.
Jika putranya membencinya itu wajar, karena perbuatan dirinya di masa lalu.
Wang leung meraih tas kertas yang di bawanya dan meletakkan di atas meja depan rumah xiao zhan.
Sebelum dia datang, dia membeli beberapa setelan baju untuk cucunya.
Hah, cucu? Apakah Wang Leung pantas? Bahkan dia pernah berpikir untuk melenyapkannya.
"Ayah tak marah nak, ini hukuman untuk ku karena dosa ku di masa lalu. Ayah minta Maaf," kemudian Wang Leung berbalik pergi meninggalkan Rumah sederhana yang di tinggali yibo.
Sebenarnya sejak yibo pergi, wang leung tidaklah mengabaikan. Dia diam-diam memantau keadaan putranya dan memperhatikan dari jauh.
Awalnya dia masih belum bisa menerima, tapi setelah melihat betapa tulusnya cinta keduanya, membuat wang leung malu. Hingga akhirnya dia menyesal dan merasa bersalah. Dengan cara apapun dia berharap xiao zhan dan wang yibo memaafkannya
KAMU SEDANG MEMBACA
Little pumpkins
Fiksi PenggemarSiapa yang percaya cinta dan benci? Wang Yibo seorang pewaris keluarga wang, tanpa sengaja bertemu dengan seorang petani labu yang merusak lapangan Golf-nya hingga membuat dirinya sangat membenci Xiao zhan. Kejadian itu membuat seorang xiao zhan pet...
