Chapter 45 : Entangled

478 50 1.9K
                                    


Mature Content.
Be careful.

Bijak memilih bacaan.

Jangan lupa vote dan komen

Happy Reading

Ada ungkapan yang mengatakan, "Jika kau sudah tidak kuat menghindar, maka pasrah saja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Ada ungkapan yang mengatakan, "Jika kau sudah tidak kuat menghindar, maka pasrah saja. Karena pada akhirnya kau akan menikmatinya."

Dan kini Kim Go Eun benar-benar merasakan kebenaran dari ungkapan itu. Karena seberapapun besar keinginannya untuk mencoba menghindar dari setiap sentuhan Jungkook, tetap saja Ia memilih untuk jatuh dalam dekapan pemuda itu.

Otaknya menjerit mengatakan tidak, Ia ingin mendorong nya menjauh mengingat kemarahan nya yang masih mengapung di permukaan. Namun sial hati kecil nya menginginkan nya dan berakhir menikmati setiap sentuhan Jungkook bahkan memohon untuk dijamah lebih jauh.

Kim Go Eun menginginkan yang lebih dari ini.

Dan Jungkook tidak pernah bosan menciumnya. Tidak terhitung banyaknya Ia telah menyesap bibir semerah cherry itu dalam setengah jam kebersamaan mereka. Ranum yang berkilat basah yang kini telah membengkak akibat dikecap puluhan kali.

Detik terus berjalan dan suara kecipak basah yang dihasilkan oleh pertemuan bibir dan lidah panas itu menggema begitu sensual di kamar Hotel Royal President Suite. Jungkook maupun Kim Go Eun sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda siapa yang akan menjeda lumatan-lumatan penuh cinta itu.

Kedua nya sama-sama liar. Mereka saling mengeratkan pelukan hingga tidak menyisakan jarak sedikitpun diantara keduanya. Kerinduan yang menumpuk yang mereka rasakan selama berminggu-minggu ini belum sepenuhnya terpuaskan.

Kim Go Eun yang sedang berada dibawah nya menangkup kedua rahang tegas Jungkook. Nafas keduanya yang mengerang terengah-engah pasca ciuman panjang dengan kedua mata yang saling beradu. Kedua mata yang bertatapan panas penuh kerinduan bersamaan dengan gairah yang membumbung tinggi. Sementara kedua tangan saling menjamah ke segala tempat.

"Sayang, kau menangis?"

Jungkook berbisik halus di permukaan bibir Go Eun. Ia bisa melihat kedua mata indah gadisnya meneteskan dua bulir air mata yang Ia tidak tahu apa maknanya. Apakah Ia menyesali pertemuan mereka atau kah karena hal lain?

Tapi yang pasti, gelengan kepala nya dan senyuman kecil dengan tatapan nya yang teduh membuat Jungkook yakin air mata itu bukanlah air mata kesedihan melainkan air mata bahagia. Air mata yang jatuh karena menahan kerinduan yang tertahan.

"Aku hanya terlalu merindukan mu." Jawab nya.

Dan memang itu lah faktanya. Kim Go Eun menangis karena rasanya sulit untuk dipercaya kedua nya bisa berada di dalam situasi yang begitu intens seperti ini. Memadu kasih penuh kerinduan. Sebuah percintaan yang beberapa minggu yang lalu Ia pikir tidak akan pernah terjadi lagi diantara mereka.

Love After HimTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang