Yujin menoleh secara perlahan ternyata yg ia takutkan benar sekali itu adalah suaminya yang ada di Jepang sekarang berada disini.
“sayang,ayo kita pulang!” ujar pria itu.
“k-kamu kok bisa ada disini?!” tanya yujin gugup.
“emangnya kenapa? Salah aku jemput istri sendiri?? Salah aku mau anak aku pulang?” tanya pria itu.
Soyeon hanya bisa melongo jadi benar anak itu bukan anak kakaknya. Jihoon cuman dimanfaatin selama ini. Mendengar hal itu membuat Soyeon geram.
“jadi selama ini Lo manfaatin Abang gue?! Ternyata Lo udah punya laki?! Keluar Lo dari rumah gue sekarang!!” teriak Soyeon.
“sabar dek! Suaminya ada buat nyeret dia dari sini!” bisik Jihoon.
Pria itu mendekati yujin,yujin sedikit menjauh namun hal itu sama sekali gak berguna. Pria itu menarik yujin keluar dari kamar itu walaupun gadis itu terus memberontak.
“aku gak mau pulang!! Lepasin!! Jihoon tolong!! Soyeon!!” teriak yujin yang terus diseret oleh pria itu yang berstatus suami sahnya.
Jinan yang mendengar ada keributan keluar dari kamar dibantu oleh maid yang ada dirumah itu. Melirik kearah tangga dan melihat seorang pria menarik yujin turun dari tangga itu.
“jihoon ada apa ini?! Siapa pria asing ini?” tanya Jinan yg ikutan panik.
“ayah nanti Soyeon jelasin. Biar aja dia pergi sekarang. Dia tidak boleh lagi ada disini!” ujar Soyeon.
Sesampai diluar gerbang Jihoon. Yagura suami Yujin memasukkan yujin kedalam mobilnya. Yujin terus berteriak dari dalam mobil.
“terima kasih telah merawat istri saya beberapa bulan ini,dan saya juga minta maaf atas segala kekacauan yang dia buat. Kami pamit dulu,saya pastikan dia tidak akan menganggu keluarga anda lagi.” ujar pria itu sambil tersenyum ramah kearah Jihoon dan keluarga.
Setelah itu mobil itu pergi melesat jauh. Jihoon tersenyum lega akhirnya biang masalah dalam hidupnya pergi juga. Ia tidak akan peduli apa yg akan dilakukan pria itu kepada yujin nantinya. Ia tidak akan peduli bahkan sedikitpun.
“jihoon kamu punya hutang penjelasan sama ayah!!” tegas Jinan.
Soyeon mendorong kursi roda masuk kedalam rumah. Soyeon tersenyum kepada abangnya yang berhasil melewati ini.
Walaupun dibantu oleh jaehyuk tapi Jihoon sangat bersyukur.
“gue mau kenaikan gaji!” begitulah pesan dari jaehyuk yang baru saja masuk ke handphone Jihoon. Jihoon hanya tersenyum sedikit menggelengkan kepalanya.
Sesampai dirumah Jihoon menjelaskan semua kejadian hari ini kepada ayahnya.
Hingga akhirnya senyum Jihoon memudar saat jaehyuk menelfon kalau pekerjaannya belum selesai.
“jihoon!!” panggil Jinan saat Jihoon mau berangkat kerja.
Jihoon menoleh dengan mata bobanya yang indah. Tak ada rasa benci hari ini ia sangat senang,yujin sudah pergi. Sekarang ia akan memikat Hyunsuk lagi.
“ayah minta maaf sama kamu. Kamu tau ayah lakuin semua itu sama kamu demi kebaikan kamu. Berterima kasih lah sama Soyeon,dia yang selalu membujuk ayah agar lebih baik padamu. Ayah benar-benar menyesal meninggalkan kalian selama ini. Ayah sebenarnya mencintai bunda kalian,namun karna ego dan gengsi ini mengalahkan semuanya kalau ayah gak sayang bunda kalian. Kalian gak akan pernah hadir didunia ini. Ayah benar-benar menyesali semuanya ayah minta maaf.” ujar Jinan sambil meneteskan air mata nya.
Jihoon sedikit terharu,Jihoon sudah kepalang benci dengan ayahnya itu. Begitupun Soyeon,semua yang mereka katakan dan lakukan untuk Jinan hanyalah palsu tak ada yang nyata dari hati mereka selain merawat pria tua yang sudah lemah ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Yes you! (hoonsuk)
Short StoryBxB ⚠️ alert ⚠️ homophobic menyingkir!!! Jihoon dom Hyunsuk sub Just fiction for fun!!! Baperan pergi aja njing!!
