5.

1.2K 94 10
                                        

Saat pulang sekolah Jihoon menunggu Hyunsuk di parkiran. Namun sejam lebi ia sama sekali tak melihat puncak hidung Hyunsuk. Hingga akhirnya dia bertanya kepada Haruto yang baru saja selesai latihan basket.

“heh bocah!” panggil Jihoon.

“gue bang?” tanya Haruto,sambil menunjuk dirinya..

“iya Lo! Masa ia gue ngomong sama helm gue. Kakak Lo mana?” tanya Jihoon to the point.

“lu gak liat jam bang? Yaa udah pulang dong dia dari tadi.”

“yakin Lo dia udah pulang?”

“kagak percayaan Lo jadi orang. Anak basket paling terakhir pulang. Gak ada lagi orang didalem!”

“ohhh yaudah.” ujar Jihoon dingin.

“ucapin makasih kek ta'i!” ujar Haruto pelan setelah Jihoon pergi dengan motornya.

______

Sesampai dirumah,Jihoon langsung membuka hpnya. Dan menelfon Hyunsuk. Namun Hyunsuk gak menjawabnya.

“nih anak mana sih? Ditelfon gak diangkat di chat gak di bales.” kesal Jihoon.

Tak lama setelah itu adik perempuan Jihoon datang kekamar Jihoon.

“bang jiun!” panggil Soyeon diambang pintu.

“apa?!”

“kak Hyunsuk mana? Kok gak Dateng bareng Abang?”

“yaa mana gue tau!! Lo tanya aja sendiri dia kemana” sarkas Jihoon.

“lo kenapa sih anjing? Gue nanya baik-baik lho bangsat!!” amuk Soyeon.

“gue bilangin bunda Lo yaa. Ngomong kasar dirumah sama Abang sendiri”

“lu duluan yang mulai yaa bangsat! Gue baik-baik Lo malah ngasarin gue!” teriak Soyeon sambil melempar boneka yang ada di atas meja Jihoon.

Jihoon yang makin emosi,langsung berdiri dan mengejar adiknya dari lantai dua ke lantai satu.

“bunda!!! Abang jahatin adek lagi!!” teriak Soyeon.

“jihoon~. Jangan gangguin adek kamu mulu” ujar sang bunda yg sedang menonton TV diatas kasur.

“dia duluan yang mulai bund” Jihoon fitnah adeknya guys.

“nggak bund,Abang boong. Tadi aku nanyain kak sukkie,eh dia malah marahin aku.”

“udah jangan berantem lagi. Ayok sini duduk disamping bunda”. Ajak sang bunda sambil menepuk-nepuk ranjang disebelahnya.

Sepasang saudara itu duduk disebalah kanan dan kiri sang bunda lalu memeluknya erat dari samping.

“abang,adek. Kalian udah dewasa kan? Gak boleh berantem lagi. Jihoon gak boleh gangguin adek kamu lagi,dirumah ini cuman kamu doang laki-laki. Kalau nanti bunda udah gak ada,siapa yang akan jagain adek kamu. Kamu juga kan? Buat adek juga,hargain Abang kamu,gimanapun juga dia jauh lebih dewasa daripada kamu.kamu gak punya ayah,Abang yang akan jadi ayah pengganti kamu. Jadi jangan nakal yaa” ujar sang bunda lembut sambil membelai rambut kedua anak tersayang.

“iyaa bund,maafin kami yaa” ujar mereka serentak.

“bund,aku belum pernah liat ayah. Fotonya aja aku gak punya,aku penasaran sama wajah ayah,aku juga kangen sama ayah” ujar Soyeon dengan nada pelan.

“dek,sekali lagi kamu nyebut nama ayah. Abang beneran marah besar sama kamu. Jangan tanyain dia lagi” setelah mengatakan itu Jihoon langsung pergi.

“maafin bunda yaa nak”

Yes you! (hoonsuk)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang