Happy reading!!
Vote, comen, follow me!
+
+
Apo memperhatikan suaminya yang tengah bersiap untuk pergi ke kantor, beberapa kali ia membujuk mile agar mengijinkan nya ikut tapi pria itu menolak dengan alasan tidak mau apo kelelahan nanti
Apo tak menyerah tentu, memasang wajah memelas andalannya berharap mile mengizinkannya ikut, ia tak akan menyerahkan selagi belum mendapatkan apa yang manjadi keinginannya
"Daddy, po ingin ikut bekerja!" rengek apo sambil menarik narik tangan mile, helaan nafas mile terlihat berat untuk menolak apo
"Saat di sana aku tidak mau mendengar rengekan apapun, apa lagi nanti saat tiba tiba kau merasa bosan" ucap mile
"Po boleh ikut?" tanya nya sekali lagi
"Hem iya.." dengan gembira apo langsung memeluk mile dengan erat, akhirnya setelah merengek dan memohon suaminya dapat mengerti keinginan nya
Mile menggandeng istrinya, turun menggunakan lift agar lebih cepat. mobil sudah di siapkan oleh beberapa bawahan mile, ia memang berencana membawa mobil sendiri tanpa sopir seperti biasanya
"Po aku cukup kesulitan untuk menyetir jika kau terus bergerak, diam sebentar saja"
"Ini sempit"
"Aku bahkan tidak meminta mu duduk di pangkuan ku, kita berhenti dan kau duduk yang benar?"
Apo menggelang ribut, ia lebih suka duduk di pangkuan mile yang sedang menyetir mobil dari pada duduk di kursi semula, sangat membosankan
Di tatapan nya wajah mile dengan teliti, pria itu tampan seperti biasanya. apo suka apa lagi mencium aroma musk milik mile, seperti terbang ke surga
"Kenapa phi tampan, padahal sudah tua?" celetuk apo
Mile mendecak, "jadi kau meledek ku atau apa?"
"Hehe bukan begitu, maksud po kenapa bisa phi masih tetap tampan padahal sudah memiliki anak yang sudah dewasa bahkan seumuran dengan ku"
"Aku menganggap sebuah kutukan, yah mau bagaimana lagi semuanya sudah terjadi"
"Ck.. ketampanan bukan kutukan" dengus apo
Mile hanya tertawa kecil, mengecup kening apo lama lalu perlahan membenamkan wajah apo di daddynya. apo hanya menurut karena sudah merasa nyaman
Perjalanan ke kantor terasa lebih singkat, kenyamanan yang mile berikan membuat apo seperti lupa waktu
"Phi, bisakah aku meminta gendong?"
"Tentu..."
Mile menurut keinginan istrinya, turun dari mobil dengan membawa apo di gendongan nya semua karyawan melihat itu hanya bisa iri dengan kasih sayang yang mile berikan untuk apo. sepertinya mile memang sangat memanjakan istrinya
"Kau tau phi, kita menjadi pusat perhatian" bisik apo
"My wife is always the center of attention"
"Hihi dasar daddy.." apo memukul dada mile ringan, pipinya sudah memerah tomat
Sampai mile di ruangan nya. pintu di buka menggunakan kode pin yang hanya mile dan beberapa orang kepercayaan lah yang tau, pria itu mendudukkan istrinya di sofa dengan nyaman
"Tunggu di sini aku akan mengerjakan beberapa pekerjaan" apo hanya mengangguk kecil
××××
KAMU SEDANG MEMBACA
Sugar Daddy18+ END [✓]
Fiksi Remajabeing a sugar baby for a perverted old man "give me a new house and car dad, i want it now" Apo nattawan Gabriel (21) student, crazy about money, kind, dreams of wanting to become a successful entrepreneur "Give me your body, after that I'll buy th...
![Sugar Daddy18+ END [✓]](https://img.wattpad.com/cover/329944459-64-k459766.jpg)