Mark sudah membersihkan dirinya,dan ia berjalan menuju kamar adiknya itu renjun.
Mark membuka pintu dan terlihat adiknya yang sedang tidur dengan posisi kurang baik.
Mark pun duduk di pinggir ranjang dan mulai untuk membangunkan renjun.
"Injun,bangun yok ada dobby loh di bawah.ada yang lain juga ayok bangun"ucap Mark sambil menggoyangkan badan renjun.
Tanpa babibu renjun langsung bangun,dan matanya sedikit memburam dan mulai menguceknya.
"Jangan di kucek sayang,yok kita ke bawah"larang Mark sambil menahan tangan renjun yang mulai untuk mengucek matanya lagi.
Renjun merentangkan tangan yang artinya ingin di gendong,Mark tidak masalah.toh dia juga sering menggendongnya.
Mark pun berjalan menuju tangga untuk turun agar bisa berkumpul.
"Wihhh si injun sini sini"ucap jihoon semangat sambil menggendong renjun,renjun pun hanya pasrah saja.
Jihoon pun duduk sebelah dengan mashiho yang sedang memangku doyoung.doyoung yang penasaran siapa dia,doyoung pun melihat di samping.
"Dobby,liat ada renjun tuh"kata jihoon sambil mengusap rambut renjun.renjun yang terus di lihat dari tadi pun menatap anak itu dengan tatapan tajam.
Doyoung yang melihat renjun,dan renjun menyadarinya dan mempolotinya doyoung menjadi takut dan langsung memeluk leher mashiho dengan erat.
Mereka semua hanya terkekeh kecil melihatnya.jihoon mengasih kode kepada mashiho untuk saling menurunkan dua anak kecil ini,dan mashiho pun mengangguk.
Jihoon dan mashiho pun menurunkan renjun dan doyoung.tetapi doyoung menahannya ia tak ingin turun,mashiho dengan paksanya menurunkan tangan kecil doyoung yang ada di lehernya.
Renjun yang di turunkan pun melihat ke arah anak itu,lalu menatapnya dengan tajam.doyoung yang melihat itu pun matanya berkaca kaca,ia tak bisa di kasari atau dipolotinya.
"Eh eh,dobby kenapa hey"ucap mashiho dengan bingung kenapa anak ini menangis.
"Bang itu gara gara si dobby di peloti sama renjun,dia kan penakut makanya dia nangis hahahah"jahat sekali haruto ini,dah tau adiknya ini cengeng masih aja di ejek ejekin.
Doyoung yang di ejek pun tak terima,ia menghapus jejak air matanya dengan kasar dan mengambil botol minumnya yang tadi di bawa jihoon,dan langsung menuju haruto tapi di tahan sama hyunsuk yang di sebelah mashiho.
"Dobby,gak boleh gitu sama abangnya"ucap hyunsuk dengan lembut,membuat haruto yang tak jauh duduk di antara mereka pun mengeluarkan lidahnya (melet) ke arah doyoung.
Doyoung yang melihat itu pun langsung melemparkan botolnya yang ke arah haruto.
Hap
"Dobby,gak boleh no no"kata yedam.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ihhh,haluto nya tuhh abangg"rengek doyoung membuat semua yang di sana tertawa.
"Udah ET dah,yok bantuin gw masak laper nih gw"ajak chenle pada mereka dan di angguki oleh mereka.
Jadi yang memasak ada Mark,jaemin,chenle,hyunsuk,jihoon,Yoshi,mashiho,yedam.
Dan yang menjaga kedua bocil itu Jeno,junkyu,Asahi,jaehyuk,haruto,jeongwoo,dan junghwan.
Ini yang belum tahu ya,cuman ksih tau ajaaa.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ini jaehyuk,maap gak Nemu foto kayak yg lain
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ini jeongwoo,ini juga gak Nemu fotonya.
"Bang bang,liat deh injun buat apa,bagus gak?"tanya renjun riang gembira dan langsung mempamerkan hasil karyanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Wahhh bagus yaa,pinter deh injun"jawab junkyu yang tadi bermain game.
"Wleeee"melet renjun kepada doyoung.
Doyoung yang kesal pun langsung melemparkan mobil mobilannya dan kena ke kepala renjun,renjun yang kesal pun langsung membalasnya.
Asahi yang tak bermain ponsel langsung memperalihnya ke renjun dan doyoung yang sedang bertengkar.asahi pun langsung menuju ke mereka untuk di pisah kan.
"He he,gak usah main lempar lemparan"ucap Asahi tegas.
Mereka memberentikan aksinya itu,dan mulai menunduk.
Mark yang sedang membawa nampan berisi makanan itu pun melihat interaksi mereka.mark menaruh nampan itu dan langsung menuju ke mereka.
"Hey kenapa,sa nape nih"tanya Mark kepada Asahi.
"Biasa bang, berantem"ucap Asahi dengan santai.
Mark hanya menggeleng geleng saja melihat tingkah mereka dan tiba tiba.......