Kaki dengan heels cantik dan gaun hijau muda itu mendarat dengan sangat mulus didepan kerajaan Sunoo.
"Salam yang mulia putri Yoora!"
Ucap salah satu ketua pengawal membungkuk didepan Maya dan ia balas juga dengan sedikit membungkuk.
"Sunoo-ssi ada didalem?"
"Ada yang mulia, bersama pangeran Jungwon"
Maya bingung kenapa ketua pengawal ini tidak menyebutkan Ni-ki?
"Kemana Ni-ki??"
"Sejak tadi malam yang mulia pangeran Ni-ki tidak ada baginda putri"
Sling!
Maya mengangguk paham dan ia rubah gaun setengah lututnya menjadi full sampai menyentuh lantai.
"Baik terimakasih, kau bisa bekerja kembali"
"Salam yang mulia"
Pemimpin pengawal terbang kearah luar kerajaan dan Maya terbang masuk ke dalam kerajaan.
srett!
"Nuna-ya, gwaenchana??"
Jungwon dengan sigap menahan Maya saat gadis itu hampir menabrak pillar kerajaan.
"Oh? Makasih Jungwon-ssi, gue baru belajar ehehe"
"Woah! Sayap lo bagus nuna-ya!!"
Akhirnya mereka terbang bersama ke dalam kerajaan sambil Maya yang menceritakan apa yang baru saja terjadi dikerajaan kakaknya.
"Jinjja?? Terus Heeseung hyung gimana?? Ni-ki juga gaada"
"Ada dikerajaan nyelamatin kak Heeseung dan gue bersyukur ruhnya Yoora ngasih sayapnya ke gue"
Jungwon menghela nafas lega dengan senyuman yang mengembang.
"Jungwon-ah! Yeong Ji-ah!!"
Sunoo yang sedang berjalan menikmati pemandangan kerajaan itu berlari kearah Jungwon terbang bersama Maya yang terlihat dari luar.
"Sunoo hyung! Ni-ki ada dikerajaan Heeseung hyung dan sayap milik Yeong Ji nuna diberi oleh ruh nya Yoora nuna tadi"
"Mworago?? Itu bener May??"
Maya hanya mengangguk disertai senyuman dan dia terbang dengan berputar memperlihatkan sayap hijaunya yang indah.
"Neomu kyeopta Yeong Ji ah! Gue beneran suka sama sayap lo!!"
"Makasih Sunoo"
Tak lama Ni-ki dan Heeseung terbang dengan ekspresi yang berbeda kearah mereka.
Ni-ki terbang dengan ekspresi senangnya dan Heeseung dengan wajah paniknya.
"Sunoo hyung!! Jungwon hyung!! Yeong Ji nuna!! Gue udah lenyapin Alexa dan ini abunya!!"
"Yeong Ji-ah!! Lo gapapa???"
Ujar Ni-ki excited menunjukkan guci berisi abu Alexa dan Heeseung yang berwajah panik menghampiri Maya.
"Woah!! Daebak Ni-ki!!" -Jungwon
"Jinjja?? Ini abu Alexa??? Woah!! Jinjja daebak!!" -Sunoo
"Gue gapapa kok kak" -Maya
Saat kelimanya tengah bersuka cita, langit kerajaan yang semula cerah kini menjadi gelap total.
"Mwoya!!" -Jungwon
"Jinjja?? Secepat itu??" -Sunoo
"Sialan!! Orang pertama mati sekarang orang kedua?!" -Heeseung
"YAA!! GUE BELOM SIAP!!" Ni-ki
Maya yang tidak mengerti maksudnya apapun itu menatap 4 laki laki didepannya secara bergantian.
Heeseung yang paham lalu menarik nafas untuk mengontrol emosinya untuk menjelaskan.
"Jadi 2 pangeran kegelapan udah bangkit dari tidurnya selama puluhan tahun"
"Siapa dia?"
Belum sempat menjelaskan 2 orang diambang pintu dengan sayap elangnya yang mengepak dan ukurannya cukup besar sudah datang membuat 4 laki laki itu memasang sorot tajamnya.
"Hahahaha!! Pada ngomongin kita ya?? Kita udah dateng!!" -pangeran 1
"Selamat datang dipermainan kedua semuanya!!" -Pangeran 2
To be Continued...
KAMU SEDANG MEMBACA
The Door (END)
Fantasía"Sejak kapan mansion keluarga gue ada pintu ke dimensi lain??" -Maya Nyasar di Negara orang❎ Nyasar di Negeri dimensi peri☑️
