Paris

397 19 7
                                        















































































Setelah sarapan Renjun dan Jaemin sekarang sedang berada di taman Renjun sedang menyiram tanaman dan Jaemin sedang mengerjakan berkas-berkas kantor nya.
Oiya Jaemin sekarang sudah bekerja di perusahaan dadynya yaitu Neo Jung korp.
Sekarang Renjun masih sibuk menyiram tanaman dia sesekali memerhatikan Jaemin yang sedang sibuk dengan laptop nya. Renjun berinisiatif bikin kopi untuk Jaemin dia langsung berjalan menuju dapur.
Renjun bikin kopi sama cookies makanan ringan agar Jaemin tidak bosan saat bekerja. Setelah selesai dia langsung pergi ke taman lagi dan menghampiri Jaemin.

"Jaem, ini kopi sama makanan ringan buat kamu, biar gak jenuh ngerjain pekerjaan nya"

"Oh, makasih sini duduk aku mau ngomong sama kamu ren"

"Em mau ngomong apa?"

"Besok kita akan ke Paris kata momy sama Dady mereka mau kita hanemon kesana itu hadiah pernikahan dari mereka"

"Oh yaudah kalau gitu aku mau siapin barang barang kita dulu buat besok!"
"Oya besok kita mau berangkat jam berapa?"

"Kita berangkat jam 8 pagi"

"Oky kalau gitu aku permisi dulu kekamar mau beresin barang barang buat besok berangkat"dan diangguki oleh Jaemin.







Dikamar Renjun sedang merapikan pakaiannya dan Jaemin untuk berangkat ke Paris nanti. Dan ya mereka pergi kesana selama 1 Minggu. Ketika sedang memasukkan bajunya dan Jaemin kedalam koper tiba-tiba ada yang menelpon dirinya.
Dan ternyata itu adalah winwin mamahnya Renjun, Renjun pun mengangkat telepon nya.

Halo mah ada apa?
Ucap Renjun dingin.

Ren mamah denger kamu sama Jaemin mau pergi ke Paris ya?

Iy memangnya kenapa?

Gak mamah cuma tanya aja Oya kamu bawa hadiah dari mamah pakai itu saat kamu mau tidur dengan Jaemin ya

Em

Ren,nak, kamu kenapa apa kamu masih marah sama mamah?

Gak maaf mah aku lagi sibuk aku harus siapin perlengkapan aku sama Jaemin

Ooh yaudah kalau gitu mamah tutup telponnya bye sayang

Em
Telpon pun berakhir.























Keesokan harinya Renjun dan Jaemin sedang dibandara tentunya dengan orang tua mereka juga jaeyeong dan yuwin.

"Kalian hati hati ya disana, Jaemin mamah titip Renjun ya"ucap winwin.

"Iya mah jangan khawatir Jaemin pasti jaga Renjun"

"Renjun kamu jaga diri baik-baik ya disana"

"Eem"
Winwin hanya tersenyum tipis melihat anaknya masih bersikap dingin padanya.

"Sayang kamu jaga diri baik-baik ya sama Jaemin"kali ini taeyeong yang angkat bicara.
Dia pun memeluk menantunya itu. Renjun tersenyum bahagia ia baru mendapatkan pelukan hangat seorang ibu walaupun itu hanya mertua nya saja.
Winwin yang melihat itu dia merasa senang baru kali ini dia melihat anaknya tersenyum dan juga merasa sakit karena senyuman itu bukan untuk nya melainkan untuk taeyeong mertua nya Renjun.

"Kamu berangkat dulu ya mom dad, mah pah"

"Kalian hati hati ya dah"ucap taeyeong sambil melambaikan tangan nya kepada jaemren dengan wajah bahagia.

Di dalam pesawat

"Ren kamu kenapa? masih marah sama orang tua kamu tadi kayaknya kamu dingin banget kalau ngomong sama mereka beda sama momy Dady"

"Iya aku emang marah sama mereka, mereka udah gak peduli sama aku mereka selalu mentingin pekerjaan mereka aja dari aku kecil cuma bi Eun Seol aja yang peduli dan selalu ngurus apa aja kebutuhan aku mamah sama papah gak pernah ada saat aku butuh mereka, pas aku lulus atau dapet juara di sekolah juga mereka bahkan gak tau dan gak pernah kasih aku selamat dan yang paling aku sakit adalah ketika ulang tahun ku, setiap aku ulang tahun mereka bahkan gak inget sama sekali hiks hiks"Renjun sudah memendam semuanya sendiri dia tidak bisa memendam nya sendiri lagi jadi dia mengeluarkan semua nya kepada Jaemin dengan susah payah.

"Sudah kamu jangan sedih lagi aku ada disini momy sama Dady juga"ucap Jaemin sambil memeluk Renjun.

"Makasih ya Jaemin kamu udah ada buat aku walaupun kita baru kenal beberapa bulan sama kita mendadak dinikahin tapi kamu tetep aja baik sama aku"

"Sama sama ren, ya emang sih tapi jujur pas pertama aku liat kamu aku udah suka sama kamu, jadi kamu gak pernah khawatir"

"Makasih ya jaem aku juga akan berusaha untuk suka sama kamu juga"
Dan berakhir mereka berdua menyatukan bibir mereka dengan sedikit lumatan dari Jaemin.









































































Maaf ya ceritanya sedikit aku belum kepikiran kelanjutannya gimana sampai jumpa di up selanjutnya

Beauty | Jaemren (Renjun gs) | Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang