Enigma¹⁰

10.1K 498 12
                                        

Typo bertebaran di mana-mana✨
✨Jangan lupa vote dan komen✨
.
.

Aduh.. makasih banget yang udah follow dan vote serta komen, makasih banget buat kalian..
.

Untuk chapter 10 dan chapter 11 ini acak ya, karena aku udah berusaha perbaiki tapi tetap kembali acak. Sekali lagi maaf ya, kalian baca sesuai chapter aja karena takutnya kalau kalian baca ga sesuai chapter kalian ga ngerti alurnya.. sekali lagi maaf ya semua.
.

Mempunyai unsur 1821🔞 yang bocil harap skip dulu, tapi kalau mau di lanjut aku ga tanggung jawab ya.

🌟 Happy reading 🌟
...

"Baiklah, karena kau yang meminta. Jangan menangis dan menyesalinya nanti" balas Mile seraya bejalan mengunci pintu dan mulai melepas kemeja hitam yang ia gunakan dan menyisakan celana panjang hitam miliknya, terlihat lah perut dengan perut kotak kotak berjumlah 8 kotak itu di perutnya dan dada bidang yang sangat kekar.

Apo yang melihat itu semakin gencar menggoda Mile, apo tidak terlalu sadar saat ini karena telah di penuhi kabut nafsu karena heat nya begitupun Mile yang mulai lepas kendali akibat Rut nya yang datang lebih cepat dari yang ia kira.

Mile segera mendekati apo dan menindih tubuhnya

Apo mulai mengalungkan tangannya di leher Mile yang berada di atasnya, Mile yang melihat wajah menggoda apo segera mengecup bibir apo. Awalnya hanya kecupan biasa, tetapi lama kelamaan menjadi ciuman yang menuntut.

"mphh.." apo memukul pelan dada Mile bermaksud untuk berhenti menciumnya karena ia mulai kehabisan nafas.

Mile yang mengerti maksud apo dengan terpaksa menyudahi ciumannya dan berlanjut memberi jejak di leher milik apo, dan semakin turun ke dada apo.

Mile memilin buah ceri apo yang mencuat tegang akibat rangsangan yang ia berikan, ia semakin gencar memainkan buah ceri yang semakin tegang itu.

Mile tidak hanya memainkan bagian dada apo, ia juga mulai meraba bagian paha dalam milik apo.

Tidak tau sejak kapan pakaian apo sudah tergeletak mengenaskan di bawah lantai. Apo sudah full naked dengan badan yang penuh dengan tanda merah yang di buat oleh Mile.

Mile bangkit dan membuka gesper nya dan melepas celana panjangnya. Terlihat lah celana boxer Mile yang terlihat menggembung dan tercetak jelas milik Mile yang besar itu.

Apo yang melihatnya menelan ludah kasar.

"ingin menyentuhnya sayang?" Tanya Mile kepada apo yang melihat miliknya yang masih terbungkus boxer ketat itu.

"Apa itu akan muat?" Ucap apo sedikit merinding akibat ukuran milik Mile yang sudah tidak bisa di katakan sebagai junior lagi.

"Saya tidak bisa memastikan itu muat atau tidak. Tapi akan saya buat itu muat di dalam dirimu" Mile menindih tubuh apo dan mulai meraba lebih ke paha dalam milik apo.

Mile mulai memasukkan satu jarinya ke dalam lubang kenikmatan milik apo yang telah basah akibat cairan yang keluar dari dalam sana jika sedang terangsang dan mencari titik kenikmatan apo di dalam sana. Apo meringis saat ada benda asing yang masuk di dalam lubang miliknya.

Apo menghentakkan kepalanya ke belakang saat saat Mile mendapatkan titik kenikmatan apo ia mulai gencar memaju mundurkan jarinya dan menambah dua jari lagi sehingga sekarang ada tiga jari yang berada di dalam sana.

"Ahh yahh.. dihh.. sahnahhh" apo menggeram kenikmatan akibat rasa sakit dan juga rasa keenakan yang berasal dari lubang miliknya.

Mile yang melihat wajah apo yang tampak satu dengan keringat yang mulai bercucuran menambah kesan eksotis pada dirinya. Mile semakin gencar menusuk nusuk titik kenikmatan apo dengan jarinya itu.

Enigma {MileApo}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang