Enigma²⁷

4.5K 196 6
                                        

✨typo bertebaran dimana-mana ✨
✨ jangan lupa vote dan komen✨
🌟 Happy reading 🌟
...


Hari semakin gelap hingga matahari sudah terbenam sempurna. Zidan masih tetap duduk di atas pasir pantai yang tampak sepi itu, ia masih berusaha menenangkan dirinya dan melupakan gadis yang telah masuk di dalam hatinya.

Hanya ada cahaya bulan yang meneranginya, Zidan berdiri dan membersihkan pakaiannya yang sedikit kotor akibat pasir pantai

Zidan menghela nafas sejenak untuk meringankan sesak di hatinya. Zidan mulai berbalik badan menuju motornya, ia menyalakan mesin motornya dan pergi dari pantai itu dengan kecepatan sedang.

Sesampainya di rumah Zidan memasukkan motornya di garasi rumahnya dan memasuki rumah.

Jam saat ini menunjukkan pukul 19.40 ia berjalan seperti tidak ada tenaga. Pikirannya masih terbayang bayang dengan kejadian siang tadi saat ia tidak sengaja melihat keisya bersama omega lain.

Bunda Emely menatap Zidan yang seperti tidak punya semangat saat memasuki rumah, bunda Emely mendekati Zidan lalu memegang pundaknya.

"Kau tidak apa nak? Kau terlihat kacau, dan matamu sembab apa kau habis menangis. Jawab bunda" tanya bunda Emely kepada Zidan yang berada di hadapannya.

Zidan menggeleng "Zidan tidak ingin lagi bersama keisya" ucapnya dengan lirih.

"Kenapa? Bukannya kau sudah mencintai gadis itu?" Bunda Zidan kembali bertanya dengan raut wajah yang nampak kebingungan.

"Dia selingkuh, dia sudah mempunyai omega lain dan.. mereka sudah bertunangan" Zidan menunduk dengan airmata yang siap jatuh. Ingatannya kembali saat ia melihat gadis itu berciuman dengan omega lain, hatinya benar benar sakit.

Bunda Emely menghela nafasnya lalu menuntun Zidan ke arah kamarnya. Sesampainya di kamar bunda Emely duduk di pinggiran kasur dengan Zidan yang bersandar di headboard kasurnya.

"Kenapa itu bisa terjadi? Bukannya dia sudah menjadikanmu mate nya, dia tidak bisa memiliki hubungan dengan omega lain selain dirimu Zidan" bunda Emely masih bingung, ia mengelus kepala Zidan mencoba menenangkan anaknya itu.

"Zidan tidak tau, dia memutuskan hubungan secara sepihak dan secara tiba tiba" buliran bening keluar dari mata Zidan, ia memilin ujung bajunya dengan tangan yang sedikit gemetar.

Bunda Emely kembali menghela nafasnya, ia tidak tau jalan pikir alpha dom satu itu, ia sudah mempercayakan anaknya kepada gadis itu dan ternyata dia malah menyakiti anaknya, sungguh keterlaluan.

Bunda Emely beranjak dari kasur "kau tidur saja, tidak usah di pikirkan. Bunda akan menanyakan hal ini kepada gadis itu"

Zidan masih sesenggukan segera mengangguk kan kepalanya dan mulai membaringkan badannya Lalau menarik selimut untuk menutupi dirinya dari dinginnya malam.

"Jangan memarahinya bunda.. dia memang selingkuh tapi Zidan tidak ingin orang yang Zidan cintai mendapat masalah hanya karena diri Zidan sendiri" Zidan menatap bundanya memohon.

Bunda Emely menatap anaknya, ia juga kasihan melihat anaknya seperti ini dengan terpaksa ia menganggukkan kepalanya dan berjalan keluar dari kamar itu lalu menutup pintunya pelan.

Bunda Emely mengambil handphone miliknya yang berada di sofa ruang tamu, ia duduk di salah satu sofa dan mencari nama 'keisya' si alpha dom itu untuk menelfonnya.

Setelah mendapatkan namanya ia segera menelfon gadis itu, setelah dering ke tiga gadis itu mengangkat telfonnya.

"Halo Bun.. ada apa?" Tanya keisya di seberang sana dengan sopan.

Enigma {MileApo}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang