Enigma¹⁵

6.4K 257 18
                                        

typo bertebaran dimana-mana ✨
✨ jangan lupa vote dan komen✨
🌟 Happy reading 🌟
...

Pagi hari yang cerah, terdengar bunyi kicauan burung dengan matahari yang tampak bersinar terang.

Setelah mereka sarapan pagi tadi, sekarang mereka berada di dalam ruangan kerja Mile yang berada di dalam mansion dengan Mile yang sedang sibuk dengan tumpukan berkas berkas yang tampak menumpuk dengan sesekali melirik apo. Apo sendiri hanya fokus memainkan handphone miliknya dan duduk di sofa yang berada di dalam ruangan itu.

"Mile.. apo pengen ke rumah Zidan boleh kan?" Apo menatap Mile yang berada di meja kerja nya dengan tumpukan berkas yang berada di sebelahnya.

Mile yang mendengar perkataan apo menatap nya dengan laptop yang berada di mejanya "pulangnya kapan?"

"Mungkin sore atau malam, mungkin.. boleh ya.." apo berjalan ke arah Mile dengan memberikan senyuman termanis menurutnya agar Mile tidak menolak permintaan nya.

Mile yang melihat apo memohon seperti itu tentu tidak bisa menolaknya "baiklah, tapi kamu harus pulang sebelum malam.. oke?"

"

Oke..." Apo tersenyum dan mengecup pipi Mile dan segera berlari kecil untuk bersiap siap ke rumah Zidan, dan di antar oleh sopir milik Mile tentunya.

Setelah apo selesai bersiap siap dan menggunakan Hoodie oversize berwarna putih dan celana panjang hitam kini ia menuruni tangga dan berjalan ke arah halaman depan mansion di mana sang sopir milik Mile telah menunggu dan membukakan pintu untuknya.

Apo memasuki mobil tersebut dan sopir itu segera menaiki mobil tersebut. Selama di perjalanan tidak ada perbincangan sehingga apo yang mulai bosan pun bertanya kepada sopir tersebut yang terlihat tidak terlalu tua

"Bapak namanya siapa?, Dan sejak kapan kerja sebagai sopir milik Mile?" Tanya apo.

"Nama saya Jordan nyonya, saya kerja bersama tuan sudah 15 tahun lamanya" jawab sopir yang bernama Jordan tersebut sopan.

"Tidak usah panggil aku nyonya, anda lebih tua lebih baik panggil nama saja"

"Tapi itu terdengar tidak sopan nyonya, dan jika tuan tau pasti saya akan di pecat bahkan bisa tiada detik ini juga"

"Tidak apa, jika tidak ada Mile panggil aku dengan mana saja. Aku tidak suka di panggil nyonya lagi pula aku belum menikah dengan nya. Dan aku panggil kau dengan nama saja ya"

"Baik nyonya, maksud saya a-apo" ucap Jordan dengan sopan.

Sesampainya mereka di rumah Zidan, Jordan segera turun dan membukakan pintu untuk apo. Apo berterimakasih dan segera menekan tombol bel di samping pintu rumah Zidan.

Bunda Zidan yang mendengar suara bel berbunyi segera berjalan ke arah pintu

"Nak apo, akhirnya datang lagi. sudah lama loh nak apo ga pernah berkunjung semenjak terakhir kali saat sekolah dan mengantar Zidan pulang" ucap bunda Emely tersenyum menatap apo.

"Hehe.. iya Bun, maaf ya apo baru berkunjung lagi" balas apo

"Yaudah.. tidak apa, ayo masuk Zidan sudah nungguin nak apo dari tadi di kamarnya" Emely mengajak apo masuk ke dalam dan menutup pintu rumah itu kembali

"Iya Bun, apo langsung ke kamar Zidan aja ya" ucap apo dan langsung ke kamar Zidan

Mendengar itupun Emely mengangguk mengiyakan saja.

Enigma {MileApo}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang