Enigma²³

4.8K 212 8
                                        

✨typo bertebaran dimana-mana ✨
✨ jangan lupa vote dan komen✨
🌟 Happy reading 🌟
...

Waktu sudah menunjukkan saatnya jam makan siang, Mile melirik jam yang bertengger di tangannya

Mile bangkit dari duduknya dan masuk ke dalam kamar yang berada di dalam ruangan tersebut, ia dapat melihat apo yang masih lelap dalam tidurnya. Ia mendekati apo dan duduk di pinggiran kasur itu.

"Sayang.. waktunya makan siang, bangunlah" ucap Mile seraya mengelus pipi apo.

Tidak butuh waktu lama apo mulai membuka matanya, saat ia ingin mengucek matanya Mile segera menggenggam tangannya "jangan sayang.. nanti matamu merah"

Mile memegang samping kepala apo dan meniup matanya lembut lalu mengecupnya.

"Sudah. Ingin makan di luar atau di kantin kantor?" Tanya Mile

Apo yang sudah mengumpulkan kesadarannya dan menatap Mile "apo ingin coba makan di kantin kantor, boleh kan?"

Mile mengangguk mengiyakan, dan mengusap surai lebat apo dengan lembut "tentu saja boleh sayang.."

Apo tersenyum dan mulai bangkit dan duduk "gendong.." pinta apo manja dengan merentangkan tangannya ke hadapan mile.

Mile mencubit pipi apo gemas dan mulai menggendong apo ala koala.
.
.
.
.

Sesampainya mereka di kantin kantor yang terlihat sangat ramai akibat masih jam kerja.

Orang orang di sana yang melihat kedatangan sang CEO berdiri dari kursinya dan menunduk.

Mile tampak acuh dengan hal itu, ia mulai duduk di salah satu meja dan menaruh apo di pangkuan nya

Apo mencoba turun dari pangkuan Mile tetapi di tarik lagi dan di dudukkan lagi di pangkuan nya.

"Mile jangan seperti ini, banyak yang melihat kita" ucap apo sedikit berbisik.

"Tidak apa sayang.. jika kamu risih saya akan melarang mereka" balas Mile.

"Tetapi mereka melihat kita terus, ada juga yang berbisik bisik. Apo tidak suka" adu apo ke Mile dan mengerucutkan bibirnya lucu.

"Tidak usah melihat ke arah sini atau saya akan memecat kalian dan tidak akan ada perusahaan lain yang akan menerima kalian!!" Ucap Mile mutlak dan tegas.

Para karyawan dan yang lainnya langsung menundukkan kepala mereka dan melanjutkan makan saat mendengar ucapan CEO mereka.

Apo yang mendengar ucapan Mile segera menepuk pundak nya "itu berlebihan, tidak usah memecat mereka juga.."

"Tidak apa sayang. Kamu ingin makan apa?" Ucap Mile menatap apo di pangkuan nya.

"Terserah saja, aku sudah sangat lapar" apo memegang perutnya yang sedikit berbunyi akibat rasa laparnya.

Mile terkekeh dan mulai memesan makanan mereka. Setelah makanan mereka telah tiba, mereka memakan makanan tersebut dengan tenang dan apo yang sesekali mengayunkan kakinya dan menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri akibat rasa masakan kantin yang terasa enak di mulutnya.
.
.
.

Sore hari tiba dan jam pulang kerja sudah tiba, kini kantor itu tampak sedikit sepi setelah beberapa karyawan yang sudah pulang ke rumah mereka.

Mile menutup laptopnya dan menatap apo yang duduk di salah satu kursi sofa yang berada di ruangan itu, ia berdiri dan mendekati apo lalu mengelus rambut lebat apo.

"pekerjaan saya sudah selesai dan ini waktunya kita pulang, sayang.."

Apo mengangguk dan berjalan beriringan keluar dari ruangan itu dengan Mile yang menggenggam tangannya. Mereka tampak memasuki lift dan turun menggunakan lift tersebut.

Enigma {MileApo}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang