✨typo bertebaran dimana-mana ✨
✨ jangan lupa vote dan komen✨
🌟 Happy reading 🌟
...
Waktu yang di tunggu tunggu oleh semua siswa/i yaitu jam pulang sekolah. Semua murid telah pulang ke rumah masing masing termasuk Zidan yang pulang menaiki motor nya dan apo yang pulang bersama Mile tentunya.
"Mile.." apo menatap Mile yang sedang menyetir mobilnya.
"Kenapa sayang?" Balas Mile melirik apo yang berada di sampingnya.
"Kata kamu kalau pulang nanti mau beliin aku batagor" apo menatap Mile yang berada di sampingnya dengan bibir yang di kerucutkan.
Mile yang mengingat perkataan nya saat mengantar apo ke kelas nya tadi pagi, Mile pun mengangguk kan kepala nya "baiklah sayang"
"Yeay.. batagor" apo tersenyum
Selama di perjalanan apo tidak henti hentinya berceloteh tanpa henti dengan Mile yang menanggapi nya sesekali
Di saat mobil mereka memasuki salah satu restoran apo terlihat bingung "kenapa kita ke sini? Kan kita mau beli batagor?" Apo menatap bingung Mile yang berada di sampingnya.
"Kita makan batagor di sini, karena kalau di pinggir jalan itu belum tentu steril" ucap Mile
"Yaudah, yang penting batagor" balas apo.
Mile keluar dan membukakan pintu untuk apo dan menggenggam tangannya.
Masuknya mereka di restoran tersebut mereka di layani dengan baik. Saat ini mereka berada di ruangan khusus untuk pemilik restoran tersebut (pasti udah tau kan siapa yang punya, bapak Mile loh yang punya)
Beberapa menit mereka menunggu hingga batagor yang apo inginkan dan menu makanan lainnya tiba. Apo Menatap batagor nya sudah di sajikan di depan mereka dengan tatapan berbinar kemudian para waiter yang ada di ruangan itu keluar dengan apo yang segera memakan batagor yang sedari tadi pagi ia inginkan.
.
.
.
.
.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan kini apo telah lulus SMA dengan mile yang baru saja melamar nya 2 hari yang lalu, jangan tanyakan perasaan apo, tentu apo senang karena mile benar benar menepati janjinya untuk menikahi nya setelah ia lulus SMA.
Kini mereka berdua sedang berpelukan di dalam kamar Mile yang bernuansa hitam keabu abuan tersebut, ralat sih.. Mile aja yang meluk apo sedari tadi karena apo asik bermain handphone miliknya dan membelakangi Mile yang bersandar di headboard kasur sembari menduselkan wajahnya di ceruk leher apo.
"Sayang, pernikahan kita saya percepat ya.." ucap Mile
"Loh.., bukannya satu bulan lagi ya?" Tanya apo.
"Iya, tapi saya percepat lagi karena saya tidak sabar ingin menikahi kamu" ucap Mile seraya mengecup pundak apo.
'bilang aja pengen cepat cepat ngewe'-batin apo yang mengerti maksud Mile, karena mile saja suka grepe grepe kepada nya terlebih lagi suka minta jatah harian, tapi tidak tau kenapa Mile selalu tidak puas dan selalu meminta lebih kepadanya, mungkin kelebihan hormon.
"Lalu kapan kita menikah, kan kamu percepat?" Tanya apo
"Satu Minggu lagi sayang" jawab Mile
"Tapi kita belum mempersiapkan semuanya"
"Saya sudah menyiapkan semuanya sayang, kita hanya tinggal menunggu waktunya tiba"
Mile mengecup pipi apo dan mengeratkan pelukannya di perut apo. Sedangkan apo hanya menghela nafasnya, bukannya ia tidak senang tetapi itu terlalu cepat ia kan jadi gugup. Terlebih lagi walaupun mereka selalu bersama akhir akhir ini tapi ia pasti akan tetap gugup saat pernikahan nanti, apo takut melakukan kesalahan saat di altar pernikahan nya nanti.
KAMU SEDANG MEMBACA
Enigma {MileApo}
Manusia Serigala"p-pak, lu cuman mau minta maaf kan? Bukan mau ngelakuin hal macam macam kan?" "Saya ga macam macam kok, hanya satu macam aja" "Mile benar benar mencintai apo? Apa tidak ada orang lain di hati kamu selain apo?" "hey sayang jangan menangis, saya me...
