Enigma¹¹

9.6K 410 18
                                        

✨Typo bertebaran di mana-mana✨
✨Jangan lupa vote dan komen✨

Untuk chapter 10 dan chapter 11 ini acak ya, karena aku udah berusaha perbaiki tapi tetap kembali acak. Sekali lagi maaf ya, kalian baca sesuai chapter aja karena takutnya kalau kalian baca ga sesuai chapter kalian ga ngerti alurnya.. sekali lagi maaf ya semua..

🌟 Happy reading 🌟
...

Pagi berganti malam, malam berganti pagi dan begitu pula seterusnya. Terlihat dua pria dengan kasta berbeda sedang tidur satu ranjang dan saling berpelukan dengan salah satu tangan dari kasta tertinggi yaitu alpha dom/enigma(male) itu menggunakan lengan tangannya untuk menjadi bantal kepala sang Omega(male).

Cahaya matahari masuk melalui celah tirai jendela tanpa izin, salah satu dari mereka terlihat terganggu akibat cahaya tersebut.

Apo mulai menggeliat menstabilkan cahaya yang masuk ke retina matanya. Ia merasakan sebuah tangan yang berada di pinggang nya, sudah bisa ia tebak bahwa itu adalah Mile alpha dom yang membantunya heat kemarin agar hebatnya tidak terlalu menyakitkan.

Apo menatap Mile yang masih setia menutup matanya

"Sudah puas menatapku sayang?" Ucap Mile seraya membuka matanya. Apo yang melihat Mile bangun pun gelapan karena ia di tangkap basah telah menatapnya sedari tadi.

Mile mengusap wajah apo dengan lembut menyingkirkan helaian rambutnya yang menutupi mata indah sang pujaan hati.

"Masih sakit?" Tanya Mile sembari menatap mata indah milik apo

"h-ha?" Apo yang belum mengerti apa maksud dari pertanyaan Mile

"Apa lubang milikmu masih sakit?" Mile kembali bertanya dan mengusap pipi apo dengan lembut.

Wajah apo mulai memerah malu akibat pertanyaan dari pria itu "pake nanya lagi, pikir aja sendiri punya lu yang seperti anakonda itu lu paksa masuk" ucap apo mengerucutkan bibirnya dan menatap Mile se menakutkan mungkin.

Mile terkekeh gemas melihat hal itu "tapi kamu suka kan?" Tanya Mile sedikit menggoda apo yang wajahnya memerah malu.

Apo mencubit kecil perut Mile "tidak usah menggoda gua, gua ga suka"

Mile yang merasakan cubitan apo sedikit meringis, cubitan apo kecil kecil tapi sakit bisa di bilang kecil kecil cabe rawit.

"Kenapa kau sangat suka menyakitiku sayang?" Ucap Mile sedikit manja agar apo mengasihaninya.

"Serah serah gua lah. tangan, tangan gua bukan tangan lu"

Mile menghela nafasnya saat mendengar kata lu-gua dari mulut manis apo

"Kamu jangan panggil lu-gua, sayang. Saya tidak menyukai kata itu, panggil saya dengan nama atau yang lain"  ucap Mile seraya mengecup beberapa kali bibir pink alami milik apo.

Apo mendorong sedikit dada Mile agar berhenti menciumnya, tetapi bukannya berhenti malah Mile mencium bibirnya lebih dalam.

"Mhh.. sthophh" apo menepuk nepuk dada Mile terapi kekuatannya jauh di bawah Mile, Mile menarik apo mendekat dan menyudahi ciumannya tersebut lalu terlihat lah benang saliva mereka.

Enigma {MileApo}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang