"p-pak, lu cuman mau minta maaf kan? Bukan mau ngelakuin hal macam macam kan?"
"Saya ga macam macam kok, hanya satu macam aja"
"Mile benar benar mencintai apo? Apa tidak ada orang lain di hati kamu selain apo?"
"hey sayang jangan menangis, saya me...
Setelah maid membawa makanan mereka dan juga salep Mile segera mengambil piring yang berisikan makanan dan mulai menyuapi apo, apo yang melihat itu menolak untuk di suapi.
"aku bukan anak kecil dan aku bisa makan sendiri" apo menolak saat Mile mulai menyuapinya
"Tapi kamu terlihat seperti anak kecil di mataku sayang" ucap Mile
"Berarti lu om om pedo, karena suka sama anak kecil" balas apo dengan wajah polosnya
Mile terkekeh gemas dan mencubit pipi apo yang sangat lembut itu.
"Saya akan tetap suapi kamu. buka mulut" Mile menyodorkan sesendok makanan ke depan mulut apo.
"aku tidak suka ini aku sukanya batagor" ucap apo tetapi tetap memakannya
Mile menyuapi dirinya sembari mendengar ocehan apo, Mile kembali menyodorkan sesendok makanan itu ke depan mulut apo.
"Kan apo sudah bilang apo ga ingin makan ini, apo maunya batagor" ucap apo dengan tetap melahap makanan tersebut hingga mulutnya membulat dengan makanan di dalamnya.
Mile yang melihat itu menyuapi dirinya lagi dan menyodorkan air minum di hadapan apo dan di terima baik oleh sang pujaan hati.
Apo mengunyah habis makanan tersebut dan meminum air yang di sodorkan oleh Mile "apo pengen batagor, apo ga mau itu. Ayo kita beli batagor" semangat apo sembari melihat ke arah Mile
Mile tersenyum dan mengusap rambut lebat apo "nanti saya suruh maid buatkan hanya untuk mu sayang"
"Yang banyak ya.." ucap apo semakin bersemangat.
"yes baby, anything for you" Mile mencubit gemas pipi apo
Apo tersenyum hingga matanya ikut melengkung seperti bulan sabit, Mile yang melihat itu tidak tahan. Dengan kegemasan apo yang menurutnya seperti anak kelinci yang baru saja lahir, sangat sangat menggemaskan. . .
Setelah mereka menghabiskan makanannya Mile mengajak apo menuju taman belakang yang terdapat banyak berbagai macam bunga, menurutnya mungkin apo akan sangat menyukainya maka dari itu ia mengajaknya ke taman itu.
Jangan tanya tentang bagaimana reaksi Abang Richard (Abang apo) dan kedua orang tua apo saat mengetahui anaknya tidak pulang 2 Minggu ini, tentu mereka kalang kabut takut terjadi sesuatu dengan adik/anak bungsunya itu. Tetapi setelah mendapat kabar dari salah satu bodyguard Mile yang datang ke rhmahnya memberitahukan bahwa apo aman dan berada bersama Mile mereka dapat bernafas lega dan mempercayakan apo kepada Mile.
Mile membawa apo ke taman belakang dengan menggendongnya tentunya, setelah tadi perdebatan di dalam kamar saat mereka makan tadi dan Mile yang sudah mengoleskan salep tadi ke lubang milik apo yang terlihat merah itu dengan apo yang sangat ingin sekali keluar dari kamar itu karena sudah sangat bosan Mile pun menyetujui hal itu walaupun hanya memperbolehkan apo keluar menuju taman belakang saja ataupun hanya di sekitar mansion.
Mile menurunkan apo dengan perlahan di atas rerumputan yang tidak terlalu panjang itu dan juga dengan berbagai macam bunga yang sangat cantik di sana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.