Enigma²⁹

4.8K 183 14
                                        

✨typo bertebaran dimana-mana ✨
✨ jangan lupa vote dan komen✨
🌟 Happy reading 🌟
...

Langit terlihat mendung dengan matahari yang tertutup oleh awan gelap di atas sana.

Mile mulai membuka matanya dengan apo yang masih berada di dalam mimpinya, ia melihat apo yang tampak nyenyak tanpa terganggu dengan pergerakan Mile di sampingnya.

Mile mengusap helai rambut yang menutupi wajah indah apo dan menatap apo sedikit lebih lama. Ia sungguh mengagumi setiap inci wajah dan tubuh apo yang sangat indah, demi apapun ia tidak menyangka akan menemukan manusia seindah dan juga sesempurna ini di matanya.

Saat Mile tengah asik dengan memandang wajah apo Lamat dan asik dengan pikirannya ia tidak menyadari pergerakan apo yang tampak mulai terbangun

Apo sedikit menguap, ia melirik ke sampingnya di mana Mile menatapnya sangat dalam, ia mengusap rahang Mile yang tegas dengan lembut dan itu membuat Mile tersadar dengan pemikiran nya tadi

"Kamu sedang memikirkan apa, serius sekali kelihatannya" tanya apo sembari tetap mengusap rahang Mile dengan lembut.

Mile memegang tangan apo yang mengusap rahangnya lembut "saya sedang memikirkan dirimu my love, saya sangat bahagia bisa mendapatkan kamu. Kamu lebih berharga dari barang antik dan berlian termahal di dunia, bahkan Feromon mu lebih candu dari semua minuman terlarang" ucap Mile tulus dan jujur.

Apo tersenyum mendengar ucapan Mile "gombal.." ucap apo dengan malu malu.

Mood apo saat ini lagi baik. Setelah mereka berbincang sejenak apo beranjak dari kasur dan membersihkan dirinya.

Saat apo keluar setelah memakai pakaiannya ia sama sekali tidak melihat mile di dalam kamar itu, ia pikir bahwa mungkin Mile berada di ruang kerjanya. Tanpa meminta izin apo langsung keluar dari kamar itu menuju lantai bawah.

Di lantai bawah apo melihat sangat banyak sekali maid dan bodyguard yang berlalu lalang dengan tidak lupa menyapanya.

Apo terlihat bingung dengan mereka semua yang tampak sibuk "apa ada acara, kenapa apo tidak di beritahu?" Tanya apo pada diri sendiri.

Apo menghampiri salah satu maid yang berada di sana "permisi bi.. kenapa semua terlihat sibuk, ada acara apa?"

Maid tadi sedikit menunduk dan menjawab pertanyaan apo "tuan Mile menyuruh kami untuk membuat pesta di taman belakang karena nyonya saat ini sedang hamil" ucap maid tadi dengan sopan

Apo mengangguk paham, ia mulai melangkahkan kakinya menuju taman belakang tempat pesta itu di buat. Ia terlihat tampak senang dengan segala dekorasi di sana.

Saat apo tengah asik mengagumi dekorasi pesta itu ia tampak sedikit terkejut saat merasakan sepasang tangan kekar yang melingkar di perut nya.

"Kamu menyukai dekorasi nya sayang?" Tanya Mile yang saat ini sedang memeluk apo dari belakang.

Apo tersenyum dan mengusap lembut tangan Mile yang berada di perutnya

"Tentu saja.. kapan pesta nya di mulai? Dan siapa saja yang di undang?" Tanya apo.

"Keluarga kita sayang.. dan juga beberapa kolega bisnis saya" jawab Mile sesekali mengecup leher apo.

Apo menganggukkan kepalanya mengerti "boleh apo undang Zidan juga?"

"of course my love" Mile mengusap perut apo yang masih rata dengan menghirup pheromon manis milik sang istri.

Malam hari tiba, tepat dengan hujan keras yang melanda sebagian tempat di sana, sore tadi saat buliran air mulai turun Mile menyuruh semua maid dan bodyguard di sana untuk memindahkan pesta nya di dalam mansion tepat di ruang tengah yang sangat luas. Para sopir miliknya juga yang akan menjemput tamu untuk datang ke kediaman nya, ia tidak ingin ada tamu yang beralasan tidak bisa datang karena hujan deras maka dari itu biarlah para bawahannya yang menjemput mereka semua.

Enigma {MileApo}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang