✨typo bertebaran di mana-mana ✨
✨Jangan lupa vote dan komen✨
.
Sebelumnya aku berterima kasih kepada kalian semua yang udah baca cerita aku dan juga udah vote walaupun terkadang alurnya acak acakan, aku sangat berterima kasih bangett kepada kalian semua.
.
.
.
.
.
🌟Happy reading 🌟
...
Waktu sore dengan hari yang sama, apo mulai menggeliat pelan lalu membuka matanya perlahan dan meraba tengkuk lehernya yang masih sedikit panas.
"Rasanya sedikit aneh. Tunggu, berarti gua sekarang omega?" Tanya apo dengan sendirinya.
Apo celingak-celinguk mencari lelaki yang bernama Mile di ruangan itu tetapi ia tidak melihatnya, apo pun bangkit dari kasur dan berjalan membuka pintu. Sesaat setelah apo membukanya terlihat lah seorang pria yang sedang duduk di sebuah kursi dengan pandangan fokus ke arah layar laptop di depannya. apo segera berjalan mendekat tanpa mengeluarkan sepatah katapun.
"Butuh sesuatu sayang?" Tanya Mile dengan menutup laptopnya dan menatap apo yang mulai mendekati nya.
"Kok lu bisa tau kalau gua udah bangun dan berjalan mendekat?" Apo kembali bertanya tanpa menjawab pertanyaan Mile tadi.
"Wangi pheromon mu sangat tercium jelas sayang" Mile tersenyum tipis dan menepuk pahanya tanda Agar apo duduk di sana.
"Sayang sayang matamuu!" Ucap apo menatap sengit Mile dan berhenti di hadapannya.
Mile segera menarik tangan apo dan mendudukkannya tepat di pahanya, apo yang mendapatkan perlakuan tiba tiba dari Mile hanya bisa menghela nafasnya.
Mile mengelus perut apo dan mendekatkan wajahnya pada tengkuknya "Saya sangat suka pheromon mu sayang, rasanya saya hanya ingin mengurungmu hanya untuk diriku saja"
Apo yang mendapat perlakuan seperti itu sedikit merinding "memang nya gua hewan di kurung kurung. Gua mau pulang, pasti Abang gua nyariin"
Apo sedikit memberontak di pangkuan Mile, tanpa di ketahui Mile sedari tadi menahan hasratnya dan juga menahan sesuatu di bawah sana tetapi karena pergerakan apo itu malah membuat sesuatu di bawah sana sedikit merespon. Apo merasa ada sesuatu yang mengganjal di bagian belahan buah persik nya itu pun langsung terdiam.
Kalian jangan berpikir apo tidak tau apa yang mengganjal di belahan persik nya itu. "L-lu...." Apo terdiam sesaat.
Mile menggeram rendah saat miliknya itu terasa sesak di bawah sana akibat celana nya yang sedikit ketat di area 'itu'
"Jangan bergerak sayang, kamu sudah membangunkannya. Apakah kau tidak ingin bertanggung jawab untuk menidurkannya?" Dengan posisi yang masih sama yaitu menghirup pheromon apo di tengkuknya.
"Memang nya gua salah apa?" Ucap apo dengan watados (wajah tanpa dosa).
"Kamu sudah membangunkannya"
"Tapi gua ga sengaja, lagian punya lu juga baperan amat gitu doang langsung ngaceng"
Mile yang mendengar perkataan apo semakin mengeratkan pelukannya tanpa berniat melepaskannya. Apo dengan kesabaran nya hanya diam dengan milik Mile mengganjal di belahan buah persik nya
KAMU SEDANG MEMBACA
Enigma {MileApo}
Werewolf"p-pak, lu cuman mau minta maaf kan? Bukan mau ngelakuin hal macam macam kan?" "Saya ga macam macam kok, hanya satu macam aja" "Mile benar benar mencintai apo? Apa tidak ada orang lain di hati kamu selain apo?" "hey sayang jangan menangis, saya me...
