✨typo bertebaran dimana-mana ✨
✨ jangan lupa vote dan komen✨
🌟 Happy reading 🌟
...
Kini tepat hari Senin pukul 09.45 sehabis sarapan tadi mereka langsung bersiap siap untuk ke rumah sakit. Mile tampak tidak ke kantor untuk bekerja karena hari ini ia akan menemani sang istri untuk cek USG kesehatan anaknya serta apo yang ingin melihat wajah baby mereka, dan untuk jenis kelamin mereka memutuskan untuk merahasiakan hal itu, katanya sih apo pengen tau saat baby nya sudah lahir.
"Ayo cepat Mile.. apo pengen lihat wajah baby" ucap apo sembari mengusap perutnya
"Iya sayang.." balas Mile menggenggam tangan apo dan berjalan keluar kamar.
Apo tampak antusias ia tidak sabar ingin melihat perkembangan sang baby, apakah wajah baby mereka akan mirip seperti apo atau justru mirip Mile, ia tidak tau. Tapi ia sungguh sangat senang dan tidak sabar saat ini, akibat bulan lalu ia tidak USG akibat mereka berdua memiliki kesibukan walaupun apo tetap meminum susu untuk kehamilan dan juga vitamin.
Kini mereka telah sampai di rumah sakit milik ayah Mile. Mile membukakan pintu untuk apo dan merangkul pinggangnya, mereka berjalan masuk dengan sesekali apo membalas sapaan para perawat yang lewat di sana yang sudah mengenal apo sebagai menantu pemilik rumah sakit itu.
Mereka tidak perlu mengantri terlebih dahulu karena jadwal dokter kandungan yang mereka tempati dulu, saat ini tidak ada omega lain yang USG selain mereka jadi mereka bisa langsung cek saja.
Beberapa menit berlalu, kini mereka telah selesai USG dan mendengarkan penjelasan sang dokter, Mile senantiasa disamping apo sedari tadi walau ia tidak mengerti hal hal tentang kehamilan tetapi sebisa mungkin ia mencoba mengerti keadaan dan hal hal yang di butuhkan sang istri saat hamil.
Setelah apo selesai USG, mereka mampir ke salah satu minimarket dan membeli makanan ataupun minuman yang apo inginkan,
Sesudah apo mengambil apa yang ia inginkan, apo tampak menunggu di kasir dengan Mile yang membayar semua belanjaan sang istri dengan uangnya. Mereka melanjutkan perjalanan yang sempat tertunda dan kembali ke mansion dengan apo yang membawa salah satu Snack yang sudah ia buka saat di perjalanan tadi.
.
.
.
Di sisi lain, Zidan saat ini tampak sedikit bimbang. Masih ingatkan kalian saat Zidan bilang ia di undang ke acara pernikahan keisya dengan sang Omega walaupun undangannya belum jadi saat 5 bulan lalu tetapi keisya sendiri yang menelfonnya menggunakan nomor omeganya, karena nomornya sudah Zidan blokir saat mengetahui keisya sudah mempunyai tunangan saat itu.
Kini Zidan tampak terduduk lesu di tepi ranjang ada beberapa pakaian yang ia taruh di ranjang dan ingin ia pakai saat pergi ke acara pernikahan keisya, sang bunda tidak ingin menemaninya, katanya sih biar Zidan aja yang pergi bundanya juga tidak memaksa Zidan untuk pergi, itu terserah keinginan sang anak.
Zidan berkali kali berfikir sembari menghela nafas lesu, ia sudah yakin bahwa diriny telah melupakan sang alpha dom itu, walau hatinya berkata lain dan tidak ingin menghapus nama itu tetapi ia sadar, dirinya sekarang bukan siapa siapa sang alpha dom itu lagi.
Setelah berkali kali memutuskan untuk pergi atau tidak, zidan memutuskan pergi. Ia ingin berterima kasih atas waktu dan perilaku alpha dom itu kepadanya dulu, walaupun tidak akan mengingatkan dengan cara menceritakan nya kembali, pasti alpha dom itu akan ingat sendiri, maka dari itu ia hanya akan berterima kasih walaupun ia akan melihat seseorang yang telah berasa si dalam hatinya bersanding dengan omega lain di atas altar pernikahan.
Zidan tampak mengenakan setelan jas yang tidak terlalu formal dan juga tidak terlalu mencolok, pakaian itu tampak pas di tubuhnya. Zidan merapikan bagian yang kusut dan bercermin untuk melihat penampilan dirinya.
"Sakit juga ya ternyata kalau kita datang ke acara pernikahan orang yang pernah masuk di hati kita" ucap Zidan kepada dirinya sendiri.
Setelah berpamitan dengan sang bunda untuk pergi ke pernikahan keisya, Zidan tampak memakai mobil yang telah lama tidak ia pakai. Di perjalanan tampak baik baik saja hingga tidak terasa ia telah sampai ke depan gedung pernikahan sang alpha dom itu, dari depan gedung terlihat ramai denganjejeran mobil mobil mewah dan juga dbebraoa tamu undangan yang baru saja berdatangan.
Zidan tampak gugup, haruskah ia masuk sekarang. Zidan menghela nafasnya dan melangkahkan kakinya keluar mobil lalu berjalan memasuki gedung tersebut. Terlihat banyak tamu undangan dengan alunan musik yang tidak terlalu memekakkan telinga, di tengah gedung itu zidandapat melihat keisya dan omeganya sedang menyambut tamu yang berdatangan.
Zidan merasa matanya memanas melihat keisya berdiri dengan orang lain di atas sana, tapi apa boleh buat, keisya bukanlah miliknya lagi. Alpha dom itu sudah memiliki istri yang baru saja ia nikahi tadi, ia tidak ingin menjadi pelakor dan juga tidak berniat seperti itu.
Zidan terus melangkahkan kakinya walau matanya terasa semakin memanas dan ingin mengeluarkan buliran bening ia terus menahannya, hingga kini Zidan tampak mulai menaiki altar itu dan berdiri dekat dengan keisya, alpha dom yang pernah atau lebih tepatnya masih berada di dalam hatinya.
Zidan memberikan selamat atas pernikahan nya dan juga berterimakasih atas waktu alpha dom itu dulu saat masih bersamanya yang membuatnya mengerti dan tau apa itu cinta walaupun hatinya salah menaruh rasa.
Keisya tampak tersenyum begitu pula omega di sampingnya yang berstatus sebagai istrinya sekarang, omega itu tampak menatap Zidan seolah mengerti perasaan Beta itu.
"Maaf ya.. karena gua, keisya jadi berpaling dari lu, tapi kalian bisa jadi teman kok.. asal ga lebih karena keisya sudah jadi alpha gua" ucap omega itu dengan sedikit merasa bersalah dan mendekatkan dirinya kepada keisya yang berdiri di sampingnya. Namanya nata, natazela zenita.
Zidan menatap omega itu, nata tampak lebih pendek darinya dan tampak sangat cantik juga. Ia merasa omega ini adalah omega yang baik.
"Tidak apa.. lagian itu bukan salah lu juga. Semoga kalian bahagia selalu ya.." ucap Zidan melupakan sejenak kesedihan nya.
Nata tampak mengangguk, ia melihat beta yang pernah menjadi kekasih sang alpha nya ini. Tetapi itu masa lalu dan ia tidak ingin mengungkit hal itu, biarlah itu menjadi masalah mereka walaupun ia dulunya di jodohkan dengan kedua orang tua mereka, dan saat itu ia juga menyukai alpha dom itu tetapi ia sadar alpha dom itu sudah mempunyai kekasih. Ia sempat putus asa, tetapi tidak begitu lama keisya mulai membuka hati kepadanya dan akhirnya mereka menikah, walau belum jelas hati alpha dom itu sudah utuh mencintainya, tetapi tidak apa asalkan alpha itu sudah menjadi suaminya, jika bisa di bilang.
Zidan mulai melangkahkan kakinya kembali menuruni altar itu, ia akan melupakan alpha dom itu selamanya dan ia berjanji tidak akan menjadi kekasih siapapun ataupun menikah dengan siapapun, karena percuma saja menikah jika hatinya masih memilih orang lain. Itu sama saja seperti ia belum menyelesaikan masa lalunya dan pergi ke orang baru untuk melupakan masa lalu itu
.
.
.
.
.
.
.
[TBC]..
Aduhh maaf semuanya, author selalu lambat up...
Btw chapternya acak terus, author sudah perbaiki terus menerus tetapi tidak bisa...
Maaf ya...
Author sebenarnya lupa alur juga semenjak author 2 hari ga up karena ga punya data waktu itu..
Jadi kalau alurnya acak atau tidak nyambung mohon di maafkan ya...
Jangan lupa vote banyak banyak dan juga komen ya...
Dan terimakasih yang sudah vote dan komen..
Sayang kalian banyak banyak...
⁷-⁷-²⁰²³
KAMU SEDANG MEMBACA
Enigma {MileApo}
Werewolf"p-pak, lu cuman mau minta maaf kan? Bukan mau ngelakuin hal macam macam kan?" "Saya ga macam macam kok, hanya satu macam aja" "Mile benar benar mencintai apo? Apa tidak ada orang lain di hati kamu selain apo?" "hey sayang jangan menangis, saya me...
