7.Pertunangan 2

716 43 0
                                        

Setelah mengobrol sebentar, mulailah 2 keluarga yang tengah berbahagia itu berdiskusi tentang acara pernikahan anak mereka

"Jadi bagaimana keluarga khansawa, apakah keluarga sekalian setuju dengan maharnya?"

Nyonya Arthur meminta persetujuan pihak keluarga khansawa untuk mahar yang ditentukan

"Tentu"

Semuanya pun bersorak tepuk tangan

"Baik kalau begtu penentuan acara pernikahan sudah di sepakati 5 hari setelah ini benar?". Papa Yim memastikan sekali lagi

" benar , jadi besok tutor dan yim akan mengurus persiapan pernikahannya, kalian akan bersenang-senang untuk itu". Bibi tutor tertawa bahagia karena besok tutor dan yim akan pergi ke butik untuk memilih pakaian pengantin mereka

"Oh ya, adik perempuan tutor dimana?, kenapa daritadi gk kelihatan". Kali ini paman tutor mempertanyakan keberadaan tion yang tidak terlihat saat awal kedatangan keluarga khansawa

" humm tadi bilangnya p'tion ada urusan mendadak ". Kali ini adik sepupu tion menyahut

" aku datang ". Terlihat seorang gadis tomboy melangkah masuk dari ambang pintu

" aow tion, kamu telat banget, sini nak kenalan dulu sama keluarga kakak ipar mu". Nyonya Arthur menyambut kedatangan tion

Seketika tion memeberikan Wai kepada keluarga khansawa, dia sempat mengedarkan pandangannya

"Aow yukii?!!!". Tion sangat terkejut karena ia mengenali salah seorang dikeluarga khansawa itu

" Tion, jadi itu kau?!!". Yukii pun tak kalah terkejut bahwa sekarang ia tau tion akan bersaudara ipar dengan siapa

Kedua keluarga tersebut hanya bisa terheran-heran melihat tingkah dua gadis tersebut

"Emmm kalian saling kenal?". Yim pun akhirnya bertanya lebih dahulu

Tanpa babibu lagi tion berlari ke arah yukii, yukii pun bangkit dari duduknya dan mereka pun berpelukan

" ya, kita itu sahabat kan ya tion". Yukii membenarkan pertanyaan kakaknya

"Ohh syukur lah kllo bgtu, tapi darimana kalian kenal?". Kali ini tutor yang bertanya

" kita kenal secara online, lu aja yg gk tau gaya nya anak zaman sekarang huhu ". Tion meledek kakaknya

Malam itu dipenuhi keceriaan antar dua keluarga tersebut kecuali dua pasangan yang akan menyelenggarakan ikatan suci 5 hari kdepan

Tutor dan yim tak hentinya saling membuang pandangan, mereka hanya melirik sekilas sepanjang urusan pernikahan malam itu
.
.
.

Art comics, 06.30

"James, kau bisa bantu aku ngatur panel ini gk?". Panly menghampiri James

" yahh, kita butuh bantuan, soalnya kita juga deadline nih buat persiapan meeting sama atasan huhuhu". Love pun membenarkan permintaan panly ke James

"Ouh, okay, aku juga gk ada kerjaan sekarang, selain harus nemenin editor gk jelas itu huhh". James melirik kearah net, yah net hari ini meminta james untuk menemani mengecek hasil keseluruhan gambar dari para komikus

" ohhoo keliatan fokus banget dah". Prem menimpali perkataan James , ia melihat net yang matanya fokus melihat layar laptop nya itu

"Morning all". Tampak Yim dari ambang pintu masih dengan tampang tak bersemangat, ia seperti kurang tidur

" aow yim, ada apalagi, kok masih kayak kemarin?". Prem kembali bertanya

"Masih mikirin perkara yang kemarin kah?". Natasitt pun berbisik ke yim

Hate To Love (Tutoryim Fanfic)-ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang