Mengandung konten LGBTQ+
HOMOPHOBIC MENJAUH KO_-🪓
Kisah ini menceritakan tentang kisah cinta suatu gender yang sama , dijodohkan karena pernikahan oleh orang tua. Yang dimana kedua pasangan ini saling membenci tidak saling mencintai dan menganggap...
Sudah 1 bulan Yim menjalani pernikahan nya bersama tutor,mama mertua dan saudara sepupu suaminya itu jugasudah balik ke Jerman
kini ia masih bekerja di perusahaan milik suami nya itu, sebenarnya hal itu sudah dilarang tutor
"Gk ada guna kau di sana, aku juga bakal jajanin kau tiap hari". Begitulah perkataan tutor beberapa hari yang lalu, ia hendak mengeluarkan Yim dari perusahaan
" gak, klo dulu gegara duit, sekarang bukan gegara itu lagi". Yim membantah perkataan suami nya itu
"Terus?"
"Menggambar tuh bakat sama hobiku,aku pengen meluahkan bakat sama hobiku, aku gk pengen bakat itu mati kllo gak di praktekin, takut bakat itu hilang". Yim menjelaskan
" aisss, kan bisa nge gambar dirumah, pas diwaktu senggang, apa su_"
"POKOKNYA GAK MAU TITIK, KALAU KAU TETAP MAKSA KITA CERAI AJA". Yim meninju tutor
" i-iya iya, jan galak-galak bener dah arghh kucep nah". Tutor mengelus pipi nya yang merah bekas pukulan Yim itu
Tutor urung mengeluarkan nya dari perusahaan, ia sebenarnya takut dengan ancaman Yim, bukan karena ia takut kehilangan Yim tetapi takut tidak menepati wasiat papanya, tutor masih belum punya perasaan apapun
"Lagian aku juga pengen bantu mereka, kerjaan nya kan berat". Yim mendengus
Sedangkan tutor masih bersikap cuek untuk masalah perasaan untuk Yim, harinya selalu disibukkan dengan pekerjaan nya juga first, pacarnya itu
Suatu hari, tion tau masalah tutor yang masih belum memutuskan hubungan dengan first itu
"Bukan urusan lu". Itu jawaban tutor saat tion menyuruh nya untuk mengakhiri hubungan dengan first
"Moga gk kena karma kau bang". Tion berlalu meninggalkan abang nya itu . .
Art comics
"Panel mu salah". Net sedang memerhatikan James yang sedang fokus dengan layar tablet nya itu
" aow, salah gmana? ". James menghentikan aktifitas nya
"Dalam illustrasi kau bikin si tokoh dalam halusinasi right?"
"Humm, yah"
"Apa dengan panel datar kayak itu bakal nge bawa reader ikut dalam halusinasi?,gambar kau tak lebih kayak dia lagi dalam dunia nyata nya, bukan dunia fantasi". Net mengoreksi letak kesalahan James
" kau salah menempatkan konsep panel, karakter yang kau bikin lagi berhalunisasi, bukannya panel yang cocok itu panel gelombang right? ". Net mengingatkan James sekali lagi
" Aiss, baru ingat , harusnya panel gelombang ". James pun mengubah panel nya itu
"Huhu efek habis sakit lah tuuu". Jennie meledek James
" harusnya ku kasih libur lagi kalau begini , tunggu fokus kau terkumpul nah". Net mencium pucuk kepala James