Yim bangkit dari pembaringan nya, mukanya menunjukkan wajah yang sangat suram
"P'yim, phi kenapa?". Tion menggoncang badan Yim
Yim pun menoleh ke arah tion, ia mulai menyeringai
"Hihihihihihi hahahhaha". Yim tersenyum lebar, ia Hendak mencekik tion
"Ai, jangan kau lakukan". Bibi yang pada saat itu lewat pun datang menahan Yim
Yim masih menyeringai, ia Hendak meronta dari kekangan orang-orang, bibi pun memegang ujung kepala Yim dan ia mengucapkan doa-doa
"Rghhhh berisik". Wajah Yim yang menyeringai berubah manjadi orang yang tampak sedang emosi
"Jangan kau lakukan itu!!!". Yim hendak mencakar bibi
Greppp
Tangan Yim ditahan dari belakang
"Tuan guru tolong bantu kami". Tutor datang secara tiba-tiba dari arah belakang Yim
Tuan guru pun mengangguk, ia pun menghampiri Yim dan menyentuh pucuk kepala Yim, disaat itu lah yim terkulai lemas ke lantai
"Lu jemput tuan guru?". Tion tampak heran
.
.
Flashback on
Setelah urusan 'pembersihan' di perusahaan itu usai, tuan guru mengemasi barang nya untuk segera pulang ke rumah nya, namun tutor menahannya
"Guru, bisakah guru mengadakan pembersihan dirumah saya juga?". Tutor memohon kepada tuan guru
"Kenapa nak?, apa arahan saya dirumah mu itu tidak mempan?". Tuan guru menjelaskan
"Seperti nya anda sendiri yang harus menangani, satu keluarga sudah menyerah untuk mengurus ini guru". Tuan guru mendengar penjelasan tutor itu tampak mengangguk mengerti
"Yim terus saja diganggu dan hampir tiap hari berperilaku aneh, begitupun dengan keadaan rumah guru,ini sangat menganggu pekerjaan kami guru". Tutor mengakhiri penjelasan nya
"Baiklah, kalau begini caranya, mari kita berangkat sekarang juga kerumah mu". Tuan guru mengangguk
Tutor pun langsung menyetujui, maka berangkat lah malam itu orang paling sakti itu bersama tutor langsung
Flashback off
.
.
"Di kantor pun ada kejadian?". Tion terheran
"Apa jangan-jangan dia me nerror sampai ke tempat kerja". Tion bergumam
"Memang benar adanya, orang itu melakukan segala cara agar kalian bisa dimusnahkan". Tuan guru menatap tutor dan juga Yim yang terbaring lemah
"Baiklah, sekarang tolong semua pindahkan Yim di ruangan dan bawakan saya satu kasur kecil untuk nya". Semua orang pun melaksanakan perintah tuan guru
Asisten segera mengambil kasur kecil dan menaruh nya di kamar tamu, sementara tutor hendak mengangkat Yim namun tiba-tiba mereka dikejutkan oleh sesuatu diluar akal pikiran
"Mereka lagi". Tutor tampak panik
Terlihat dibawah badan Yim sekumpulan belatung terkumpul rapi membentuk pola badan Yim, mereka menggeliat pelan
"Segera cek dan bersihkan seisi rumah ini dan bawa apapun yang kalian temukan, jangan sampai tertinggal meskipun itu sedikit,baik diluar maupun didalam rumah". Tuan guru pun segera mengikuti tutor yang membawa Yim ke kamar tamu
Sementara yang lain pun segera mengikuti perintah tuan guru
Mereka terkejut bukan kepalang karena dimana-mana terdapat belatung bahkan di setiap sudut dan bagian yang tersembunyi seperti di bawah kursi meja, dan kolong kasur
KAMU SEDANG MEMBACA
Hate To Love (Tutoryim Fanfic)-END
FanfictionMengandung konten LGBTQ+ HOMOPHOBIC MENJAUH KO_-🪓 Kisah ini menceritakan tentang kisah cinta suatu gender yang sama , dijodohkan karena pernikahan oleh orang tua. Yang dimana kedua pasangan ini saling membenci tidak saling mencintai dan menganggap...
