21.Better I Choose My Soulmate

834 32 2
                                        

"WHY?!!!"

"Aku kurang apa?"

First sangat shock

"Kalau gk sama aku lagi emang kenapa huhh?". Tutor balik bertanya

"Oh, pantes akun mu hilang dari aku, kamu udah dipengaruhi jalang tu kah (Yim)". First baru menyadari nya

"First, harusnya kita paham, meskipun aku gk suka sama Yim, keliatan gk pantes kalau aku memperlakukan dia kayak gtu, and satu lagi, aku gk tau and baru tau akun ku hilang dari kamu". Tutor berusaha memberi penjelasan

"Dia yang gk pantes tor, dia kan yang udah bikin hubungan kita rancu begini,masa iya kamu harus dijodohin sama orang lain and kamu masih dalam menjalin hubungan sama aku, dia memang gak pantes buat kamu, wajar kita kayak gini".

First berusaha menggagalkan keputusan tutor yang ingin mengakhiri hubungan mereka tapi tutor sudah mantap dengan keputusan nya

"First, kalau kau memang sayang dan cinta sama aku, tolong jangan bikin reputasi ku menurun"

"Menurun gmana". First tidak mengerti

"Harus nya kamu sadar first, orang kayak kita itu sering di liput, ngehindar sekalipun gk bakalan bisa, dengan kita menjalin hubungan gak sah begini, kamu pernah mikir gak sih, orang diluar sana beropini apa tentang kita?"

"Napa harus dengerin orang-orang, itu bukan urusan mereka and bukan bagian dari hidup mereka, kamu masih sayang aku gak sih". Suara first sudah mulai bergetar

Tutor menyentuh poni first yang terlihat berantakan kemudian merapikan nya

"First,ini juga demi kebaikan kita, karena aku sayang kamu, makanya aku ambil keputusan ini, gak pantes buat kamu yang masih pengen aku padahal aku udah berdiri di sisi orang lain yang udah diakui first"

"Aku gak mau harga diri kamu turun gara-gara aku". Tutor melanjutkan penjelasan nya berharap first mengerti

"Gak, bukan aku yang pantes nerima kata-kata itu, but dia yang pantes". First tetap bersikukuh dengan pendirian nya

"First, kau gak sayang aku lagi kah?". Tutor mengusap kepala first

First mengangguk, air matanya tumpah

"Kalau masih sayang aku, tolong hargain dan dukung keputusan ku". Tutor menghapus air mata first

"Chaii, kalau itu mau mu silahkan". First langsung memeluk tutor, ia menangis sesenggukan dipelukan tutor

"Makasih first". Tutor tersenyum dan membalas pelukan first

Sementara tak jauh dari sana

"Aow, perpisahan nya kayak di drama aja".

Nunew yang sedaritadi memperhatikan tutor dan first dari kejauhan itu pun terpana

"Kayak menikmati banget dah adegan perpisahan"

Zee dan nunew bertemu kembali ditempat yang sama

Sejenak nunew menatap tajam pacarnya itu

"Aku suka perpisahan". Nunew menyipitkan matanya

"Jan ngomong gtu lah". Wajah zee yang awalnya cerah berubah menjadi suram
.
.

Tutor sampai dirumah, ia buru-buru ke lantai atas berharap Yim masih ada di sana

"Yim, aku pulang"

Tak ada sahutan sama sekali, tutor langsung membuka pintu kamar nya, kosong.

Ia pun menuju kamar kosong kemarin, pintu nya tertutup

Hate To Love (Tutoryim Fanfic)-ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang