Zia pun menyadari bahwa dirinya telah di culik oleh seseorang,Zia yang sudah tersadar berpura-pura belum tersadar dari pingsannya."Haduuhh dimana nihh" ucap Zia dalam hatinya sambil membuka matanya perlahan-lahan.
"Fix ini mah gw di culik arrghhh" sambung Zia dalam hatinya.
"Gw harus tetep pura-pura pingsan untuk mikir apa yg harus gw lakukan" ujar Zia didalam hatinya.
"Hp gw? Nah ini masi di kantong,gw harus pelan-pelan nihh,gw harus kirim lokasi gw sekarang ke Air karena dia yang masih online chatnya" ucap Zia.
Zia pun mengirim lokasi nya kepada Air.
Tring!(notif pesan dari Zia)
"Loh Zia ngapain ngirim lokasi ke gue ya?" Tanya Air.
"Tumben banget,,apa jangan-jangan ada sesuatu" sambung Air.
Air teringat dengan ucapan Zia yang lalu-lalu.
"Air kalo gw kirim lokasi ke lo berarti gw ada masalah dan lo harus dateng kesana ya" pesan Zia yang tlah lalu.
"Oiyaa berarti Zia lagi ada masalah sekarang dan gw harus samperin dia di lokasi itu!" Ucap Air.
Air pun bergegas menuju ke lokasi Zia.
"Hey kamu!!! Sini hpnya" ucap seseorang berbaju hitam dengan lantang.
"Aduhhh mampus gw" ujar Zia.
Seseorang itu pun mengambil paksa hp Zia.
"Diam kamu jangan bergerak!!!" Sambung seseorang itu.
Zia pun hanya terdiam saat itu.
Dann tiba-tiba ada seseorang yang menggunakan motor mengetuk kaca mobil itu,dan Zia langsung mengetahui bahwa seseorang tersebut adalah Air.
"Woy siapa itu" tanya seseorang itu kepada rekannya.
"Gua gatau coba tanya anak itu!!" Jawab rekannya.
"Heh lo kenal siapa dia" tanya seseorang tersebut.
"Mana gue tau,jalan disini aja gue gatau" jawab Zia dengan julid.
Air pun langsung mengarahkan mata dan jaringa kepada Zia sebagai kode ancang-ancang untuk kabur.
"1 2 3" ucap Air.
Zia pun langsung menendang dada seseorang itu dengan keras dan membuka pintu mobil untung melompat.
"Duarrrrr" Zia terjatuh dari mobil.
"Woyyyyyy jangan kabur lo" ucap seseorang itu.
Air pun langsung menjulurkan tangannya supaya Zia naik diatas motornya.
"ZIA CEPET NAIKK!!" Ucap Air.
"Iya" jawab Zia.
Seseorang itu langsung menelpon rekan lainnya untuk mencegat mereka berdua dia jalan itu.
Tringggggg!!! (Suara menelpon)
"WOYY LO CEPETAN CEGAT ANAK ITU DI JALAN YANG GUA KIRIMM CEPETANNN KALO GA ANAK ITU BISA LOLOS NANTI BOS MARAH" Ucap seseorang di dalam telponnya.
"Siap gua langsung meluncur,gw berdua sama Dhani" sambung orang di telpon itu.
*telepon mati
Zia dan Air pun dihadang oleh dua orang itu dijalan mereka pun berkelahi di jalan dan perlu diketahui bahwa mereka berdua sangat jago bela diri.
"Bug bug bug" Zia melawan dengan menendang kearah kepala orang tersebut.
Air dengan kagum melirik kearah Zia karena dia belum mengetahui bahwa Zia jago Bela diri.
"ZIA AWASSSSSS!!!" Ucap Air yang melihat seseorang ingin memukul punggungnya.
Zia melihat kearah Air yang dengan bergegas menghampirinya.
"PUNG" pukulan tersebut pun mengenai punggung Air yang dengan sengaja melindungi Zia.
"AIRRRRRRR" Ujar Zia sambil berteriak.
Air pun terjatuh dan pingsan,kedua orang itu pun langsung pergi meninggalkan tempat dengan sepeda motornya.
"MAU KEMANA KALIANNNNN!!!!" Teriak Zia dari kejauhan.
"Airrr gw harus bawa lo ke rumah sakit" ucap Zia sambil meneteskan air mata.
Sampai dirumah sakit Zia langsung membawa Air keruangan perawatan.
"Dok dok tolongin dia ya dok tolong lakuin yang terbaik" ucap Zia kepada dokter rumah sakit sejahtera itu.
"Iya kamu tenang dan tunggu disini ya kamu harus terus berdoa" sambung dokter tersebut.
"Iya dok"
Setelah 30 menit pemeriksaan dokter pun keluar.
"Dok gimana keadaannya" tanya Zia dengan tergesa-gesa.
"Alhamdulillah sudah membaik,tinggal menunggu sampai tersadar saja ya" jawab Dokter.
"Baik dok,apa boleh saya masuk untuk menengok dia dok" sambung Zia.
"Boleh kok silahkan" jawab dokter.
"Baik dok"
"Air makasih ya,lo rela nolongin gw sampe kayak gini" ucap Zia sambil memegang tangan Air yang sedang terbaring lemah.
"Lo orang paling baik yang gue temuin selama disini,maafin gue ya suka bikin lo kesel" sambung Zia sambil meneteskan Air mata.
Zia pun menggenggam tangan Air dan menutup mukanya sambil menangis.
"Gue selalu bikin orang-orang disekitar gue celaka,harusnya tadi gue aja yang kena!" ujar Zia sambil mengangis.
Tanpa ia sadari Air telah membuka matanya.
"Zia lo kenapa" tanya Air dengan samar dan lemah.
"Hah lo dah bangun,gue gapapa kok" jawab Zia sambil mengusap air matanya.
"Bohong,,trus lo kenapa nangis? Ada orang yang nyakitin lo lagi?siapa? Berani-beraninya dia nyakitin sahabat gue" sambung Air sambil terbaring lemas.
Zia pun langsung menangis dan tanpa ia sadari ia memeluk Air.
"Aaaaaaaaaaaaaaaa maafin guee Airr,gue ngerepotin lo teruss" ucap Zia sambil memeluk Air.
"I-ni kalo lo kayak gini gue gabisa nafas" sambung Air dengan menahan rasa saltingnya.
"Hah?oh i-iya maaf gue gasadar hehe" ujar Zia malu-malu.
"Iya gapapa,lo ga ngerepotin gue kok,kan lo sahabat gue dan sebagai sahabat harus saling melindungi satu sama lain, jadi jangan sedih ya opet" sambung Air sambil menepok kepala Zia.
"Iyaa,apa lo panggil gue opet???? Lo itu yang opet" Jawab Zia.
"Yaudah kita sama-sama opet hahahahahha" sambung Air.
"Hihh" ucap Zia sambil mencubit tangan Air.
"Eh eh sakit tauu huhu" ujar Air.
"Biarinn,lagian ngeselin" ucap Zia.
Mereka berdua pun bercanda-canda dan saling tertawa-tawa dan terlihat sangat bahagia.
Salam hangat
Author cewe😊

KAMU SEDANG MEMBACA
TWO WORLDS | Project_RA
Fantasy⚠ DILARANG PLAGIAT ⚠ HELLO EVERYONE...... Seorang perempuan yang bernama Zia Naavaila Anderson menjalani hidupnya seperti halnya orang lain 'normal' yang terkadang ada gangguan, ia terkenal pintar serta baik disekitarnya karena selalu menolong, sopa...