Di sisi lain
Di kelas adalah pelajaran IPA "Anak-anak kumpulkan PR kalian kemarin ya" ujar Guru IPA tersebut.Zia yang lupa sontak saja terkejut "hah emang ada PR ya? " tanya Zia dengan wajah paniknya.
"Ya ada Zia masa lo lupa" jawab Lina (teman Zia) yang mendengar perkataan Zia itu.
"Ko lo ga ngasi tau gw si Lin, gw kan lupaa" sambung Zia dengan kesal
"Ya gw pikir lo udah selesai, kan katanya lo anak rajin awokawok" ujar Lina
"Ihh sumpah ya, biasanya lo tany.... " sambung Zia yang belum selesai bicara namun sudah terpotong perkataan guru IPA tersebut
"Sssttt Zia kamu jangan ribut, PR dari minggu kemarin belum dikerjain gimana si kamu!" ucap Guru IPA tersebut dengan tegas.
"Ya maaf Bu, saya lupa" sambung Zia
*meja Air
"Air lo udah ngerjain kan asekk nyontek dong,gua tinggal no 5 nihh" ujar Reno"Nih ambil aja buku gua" sambung Air
"BAGI YANG TIDAK MENGERJAKAN ATAU TIDAK MEMBAWA PR, HARAP KELUAR KELAS DAN MENGERJAKAN DI LAPANGAN! " ucap guru IPA itu dengan tegas.
*Zia pun keluar kelas dan disusul oleh Air
"Oo no 5 gini doang gua ki.. " ujar Reno yang belum selesai bicara.
"Loh loh loh Air kan udah ngerjain PR, ini tugasnya lagi gua contek gimana si dia ko malah keluar" tanya Reno kepada teman sampingnya.
"Alah mungkin mau nemenin pacarnya kali tu awokawok" jawab teman sebelahnya.
"Iya kali ya wkwkwk, eh tapi kan mereka gak pacaran" ucap Reno dengan kebingungan nya.
"Sstt udah diem deh" jawab teman sebelahnya.
*di lapangan
"Loh Air lo belum ngerjain juga? " tanya Zia."Gua sebenernya udah ngerjain, tuh buku gua lagi di pinjem Reno" Jawab Air.
"Loh trus lo kenapa disini" tanya Zia kebingungan
"Mau nemenin elo hehhe" Jawab Air
"Ih lo ya, ngapain coba" ucap Zia sambil meledek dengan mencubit tangan Air
"Aduh Zia lo ya bener-bener, sakit tau" sambung Air
"HEH KALIAN JANGAN BERCANDA SELESAI KAN CEPAT! " Ucap guru IPA tersebut dengan suara lantang.
"I-iya bu siap"
*disisi lain
Tringgggg!! (Suara telfon masuk)
"Hallo Willy, apa kamu sudah menemukan bukti kejadian itu? " tanya seseorang yang merupakan Papah Zia itu.
"Sudah Pa, saya sudah mendapatkan rekaman CCTV di tempat kejadian dan sudah saya copy rekaman itu kedalam flashdisk saya" jawab Willy
"Baik, segera kamu cari orang yang berada dalam CCTV itu dengan cepat" sambung Papah Zia.
"Baik Pak, ini saya sedang menuju tempat alamat pelaku pa, namun ada sedikit kendala di jalan,jadi saya bisa agak lambat sampai disana" ucap Willy.
"Saya gamau tau kamu harus menemukan pelaku itu hari ini juga! " sambung papah zia dengan tegas.
"Baik Pak"
*telfon mati
"Rio sebaiknya kita naik ojek online saja, karena jika kita menunggu mereka akan lama" ucap Willy.
"Iya baik Pa" jawab Rio
*mereka pun berhenti di tepi jalan sambil menunggu ojek online yang mereka pesan, selang 5 menit ojek online yang mereka pesan tiba di tempat
"Pak cepat ya pa" ujar Willy
"Baik pa, sebaiknya kita lewat jalan pintas" jawab orang yang mengendarai motor itu.
*mereka pun lewat jalan pintas
"Pak boleh minta perjelas alamatnya, karena kertas alamat yang bapak beri kurang jelas pa" tanya supir itu
"Oh boleh pa, sebentar tadi saya taruh saku saya" jawab Willy
"Lo-loh ko ga ada" sambung Willy dengan wajah paniknya
"Sebentar pa, saya telfon rekan saya dulu ya pa" ucap Willy
"Baik pa"
*telfon nyala
"Halloo Rio, kertas alamat pelaku ada di kamu tidak ya?, soalnya di saya tidak ada, tolong bantu carikan ya Rio" ujar Willy.
"Loh tadi kan saya titipkan ke bapak, memang tidak ada Pak? " tanya Rio
"Ya kalau memang ada saya nggak mungkin nanya kamu Ini masalahnya kertas alamatnya tuh hilang dan saya lupa foto itu kertas alamatnya gimana dong ini Bos bisa Marah Rio" jawab Willy
"Kalau menurut saya Pak, kertas alamat itu jatuh ketika Bapak mengambil uang untuk membayar minuman, atau mungkin saja kertas itu menyelip diantara uang tersebut Pak" ucap Rio
"Oke saya nggak mau tau, kamu berhenti di Jalan Cempaka depan ruko penjual roti sekarang ya Rio" sambung Willy.
"Baik pa"
*telfon mati
"Kenapa kalau dilihat-lihat ojek online ini agak mencurigakan" ucap Willy di dalam hatinya
"Pak Mohon maaf kenapa ya" tanya supir tersebut dengan gelisah karena ia di tatap dari ujung rambut sampai ujung kaki oleh Willy.
"Oh nggak apa-apa kok Pak, saya cuma ngerasa ada yang aneh aja gitu, bukan dari bapaknya kok, mungkin perasaan saya aja" jawab Willy
*Rio datang
Willy sempat bercerita bahwa ia merasa janggal kepada sopir ojek online tersebut, karena ya Mengapa bisa sopir ojek online tersebut tau bahwa alamat itu terdapat pada selembar kertas,padahal Willy menuliskan alamat di aplikasi itu dengan alamat yang berbeda, dikawatirkan akan ada orang yang datang ke alamat tersebut dengan alasan lain.*Rio juga menjelaskan mengapa bisa Willy melewati jalan pintas tersebut padahal alamat yang Willy tulis di aplikasi tersebut sama sekali tidak melewati Jalan Cempaka itu. melainkan arah Jalan Cempaka itu adalah memang tempat tujuan mereka yang sebenarnya.
"Iya makanya Rio saya juga bingung, saya ingat di selembar kertas itu hanya ada Jalan Cempaka,tapi saya nggak tahu itu Jalan Cempaka nya tuh ke mana makanya waktu saya lewat jalan tersebut saya kayak seketika bingung gitu Rio" ujar Willy
"Berarti ini udah fix Pak sopir ojek online ini sekongkol sama pelaku yang kita cari Pak karena saya juga sudah curiga dari awal Pak karena sopir ojek online itu tidak menggunakan jaket ojek online yang sebenarnya" sambung Rio
"Pak Maaf mengganggu pembicaraannya,ini masih lama tidak ya kalau misalkan masih lama saya bisa pergi dulu" tanya sopir ojek online itu yang sama sekali tidak mengetahui pembicaraan Rio dan Willy.
"Sebaiknya Rio kita ikuti saja rencana yang mereka susun apa mau mereka sebenarnya dan Apa tujuan mereka sebenarnya melakukan ini" ucap Willy dengan bisik-bisik.
"Baik pa"
"Oh iya pak Maaf sebaiknya kita jalan sesuai aplikasi saja Pak yang Bapak tau aja,soal alamat yang saya dapat itu memang kurang lengkap pa" ucap Willy kepada ojek online tersebut.
*disisi lain
"Hai Zia salam kenal Kenalin aku Devan dari kelas sebelah, salam kenal ya Zia Jangan lupa follback Instagram aku hehe" ucap seseorang yang bernama Devan itu
"Oh iya salam kenal juga" jawab Zia
"Jangan lupa follback Instagram aku ya Zia" ujar air yang sedang berada di samping Zia dengan raut wajah yang sedikit kesal.
"Ih apaan sih air namanya juga ada orang kenalan Lagian lo kenapa sih sensi amat" jawab Zia
*Air pun hanya terdiam lalu pergi meninggalkan Zia
"Masa iya dia cemburu,ah Nggak mungkin deh, gak usah mikir yang aneh-aneh Ziaa, dia tuh friendly banget jadi nggak mungkin dia tuh suka sama lo,karena ya sikap dia ke semua orang ya memang kayak gini" ucap Zia dalam hatinya
•
•
•
•
Salam Author cewe😊

KAMU SEDANG MEMBACA
TWO WORLDS | Project_RA
Fantasy⚠ DILARANG PLAGIAT ⚠ HELLO EVERYONE...... Seorang perempuan yang bernama Zia Naavaila Anderson menjalani hidupnya seperti halnya orang lain 'normal' yang terkadang ada gangguan, ia terkenal pintar serta baik disekitarnya karena selalu menolong, sopa...