" gue gak ngerti sama fikiran lo !! kok bisa lo sebego itusih Lys ?? " tanya Al sambil menunjuk Alysa dengan nada suara yang naik. Yuki mengusap pundak Al mencoba menenangkan Al yang semakin emosi. Alysa tidak menjawab, dia malah menangis sesenggukan
" sayang udah dong " ucap Yuki
" dia bego Yuki, gue kecewa banget sama dia " Al berkaca-kaca.
" Al.... jangan ngomong kaya gitu " larang Yuki
" terserah lo mau bilang gue apa " ucap Allysa menatap Al. Al semakin menatap Allysa kesal wajahnya sangat merah.
" itu semua udah terjadi, hidup guepun udah hancur!! gue emang Bego, terus lo mau apa ?? "
" lo mikir masa depan lo gak sih ??? " tanya Al menghampiri Allysa
" gue yang bertanggung jawab atas masa depan gue Al !!! Sebenernya ini bukan gue sepenuhnya yang bego !!! Cewek lo terlibat juga di hubungan gue !!! " Allysa kali ini terengah dia nampak sangat emosi. Al melotot tidak percaya dengan ucapan Allysa baru saja
" Gak usah bawa-bawa cewek gue, dia gak ada hubungannya sama masalah lo " tunjuk Al kepada Allysa
" Jelas dia orang yang paling terlibat di hubungan gue dan Stefan !! Gara-gara dia Stefan ninggalin gue !!! " Tunjuk Allysa pada Yuki. Yuki terdiam, dadanya sakit luar biasa
" Lys stop bawa-bawa Yuki !!! Dia sama sekali gak ada hubungannya sama kebegoan lo yang udah ngehancurin masa depan lo sendiri !! " Al menepis tangan Allysa yang menunjuk Yuki
" Kalo aja lo gak ada, mungkin Stefan masih mencintai gue !! " Allysa menatap Yuki dengan berkaca-kaca Yuki menggelengkan kepalanya sambil menahan air mata yang menggelayut di pelupuk mata. Al merangkul pinggang Yuki sambil mengusap-ngusapnya seolah memberi ketenangan.
" Lys kalo emang itu semua gara-gara gue, kenapa lo baru ngomong sekarang ?? " Tegas Yuki. Al menatap Yuki setuju
" Itu karena gue mencoba memberi pelajaran untuk Stefan, gue berharap dia akan menyesal. Tapi makin kesini sepertinya lelaki itu tidak menyesal sedikitpun, dia malah semakin gencar deketin lo !!! Dan lo juga malah mau aja dideketin cowok lain padahal lo udah punya cowok, sebenernya lo cewek bener bukansih ?? " Ucap Allysa berentetan
"Tes" air mata Yuki kini mendarat dengan deras, ucapannya Allysa sangat menyakiti hatinya begitu dalam
" Allysa STOP !!! JANGAN KETERLALUAN !!! " tegas Al
" Yuki gak tau sama sekali masalah lo sama Stefan, kalo lo mau nyalahin disini jelas yang salah Stefan, lo gak usah nyalahin Yuki !! " Tegas Al memegang tangan Yuki mencoba untuk menghentikan tangisan pacarnya itu
" Lys... Gue bener-bener gak tau dan gue sama kak Stefan emang gak ada apa-apa " Ucap Yuki terisak
" Bahkan kak Stef kemarin bilang sama gue kalo dia itu gak tahan sama sikap lo yang selalu mentingin Al selama pacaran sama dia " tutur Yuki mencoba memberi pengertian pada Allysa
" Love.... Aku belain kamuloh, kok kamu malah belain kaka kelas Brengsek itu ?? " Ucap Al menatap Yuki sambil menggelengkan kepalanya tidak percaya
" Gue gak nyalahin siapapun atau ngebela siapapun Al, gue cuma jelasin yang sebenernya aja " Yuki menatap Al
" Gue bilang apakan Al ngapain lo belain perempuan murah kaya dia " ucap Allysa menunjuk Yuki
Al melotot tidak percaya dengan ucapan sahabatnya baru saja. Dan dengan reflek Al menampar Allysa. Allysa memegang pipinya sambil menatap Al. Yukipun kaget dengan apa yang baru aja terjadi. Al menatap Alysa dengan dada naik turun. Air mata Alysa turun deras, Alysa memegang pipinya yang panas sambil menatap Al sepersekian detik lalu Alysa pergi meninggalkan Al.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pacar Atau Sahabat
RomanceAl adalah laki-laki yang setiap harinya dilanda kebingungan, antara sahabat dan pacar Siapakah yang akan Al pilih??
