FOLLOW SEBELUM MEMBACA!
SEQUEL PERJODOHAN MANTAN
BISA DIBACA TERPISAH!
****
Dunia Zionathan adalah Brianna.
Dunia Brianna adalah Zionathan.
Yah, setidaknya itu yang dikatakan orang-orang di sekitar mereka yang selalu merasa bahwa mereka lebih dari...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•°★
Selama makan malam berlangsung, Brianna hanya sibuk berbincang dengan kedua orang tua mereka. Mereka memuji Brianna dan membicarakan pakaian indah yang Brianna rancang. Di satu sisi, Zionathan seperti berada di dunia yang berbeda. Dia sama sekali tidak tertarik untuk ikut ke dalam perbincangan itu. Maklum. Rasa panas itu masih bergejolak di dadanya. Gadis ini tidak ada usaha untuk membujuknya. Brianna ini tidak peka sekali.
"Zio, kamu kenapa diem aja?" tanya Retta.
Zionathan menggeleng pelan dan tersenyum tipis. "Gak apa-apa, Tante. Cuma lagi pikirin kerjaan aja."
Mereka semua bingung.
"Kerjaan? Kamu kerja apa? Kok Papa sama Mama gak tau?" tanya Aaron.
Ah, benar juga. Zionathan belum memberitahu mereka soal cafe yang ia kerjakan. Ia tidak mungkin memberitahu mereka di sini, karena nanti Brianna akan tahu soal pembukaan cafe itu.
"Nanti Zio akan cerita, tapi gak sekarang."
"Kamu gak aneh-aneh, kan?" tanya Dianna.
"Gak, Ma. Aman."
Mereka pun kembali berbincang sampai akhirnya mereka selesai menyantap makanan mereka dan beranjak dari restoran itu. Hari sudah semakin malam dan mereka harus segera istirahat.
Selama perjalanan menuju rumah, Brianna terus menatap ke arah laki-laki di sampingnya. Apa yang terjadi? Apa dia melakukan kesalahan sampai Zionathan mendiamkannya begini? Tapi, bukannya terbalik? Seharusnya dia yang kesal dan marah.
"Apa?" Zionathan akhirnya bersuara.
Dia berniat mengabaikan Brianna, tapi salah tingkah juga jika ditatap sebegitunya oleh Brianna.
"What happened? I believe I did not do anything wrong."
Zionathan diam. Tak lagi bersuara. Biar saja gadis itu berkutat dengan pikirannya sendiri.
"Kamu gak mau jawab? Serius?"
Zionathan benar-benar mengabaikannya lagi setelah hanya bertanya 'apa'. Menyebalkan. Kan, dia jadi bertanya-tanya sendiri. Ia harus menyusun rencana agar Zionathan tidak lagi mengabaikannya di rumah nanti.
Brianna mengambil ponselnya kemudian membuka sebuah aplikasi di mana terdapat komunitas-komunitas yang aktif.
Brianna masuk ke salah satu komunitas online yang ia rasa memiliki nama yang unik dan terlihat menjamin.
Komunitas penakluk lelaki
Brianna mulai mengetikkan pertanyaannya untuk kemudian ia unggah ke komunitas itu.
Menurut kalian, gimana cara supaya laki-laki gak marah dan cuekin kita lagi?
Setelah beberapa menit menunggu, denting notifikasi itu mulai berbunyi. Brianna buru-buru memeriksa balasan orang atas pertanyaannya.