ALL HELL BREAKS LOOSE

1.1K 74 205
                                        

•°★

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

•°★

"Kalau lo mau bawa Dominic karena udah celakain Brianna, bukannya lo juga harus bawa cewek lo?"

Sedari tadi ia hanya memperhatikan, dan mendengar namanya tiba-tiba disebut membuatnya terkejut bukan main. Apa maksud gadis ular ini? Mengapa dirinya dibawa-bawa?

Tidak hanya Maisya yang bingung dan terkejut, semua orang di sana pun memberikan reaksi yang sama, termasuk Brianna dan juga sahabatnya.

Luna dan Shakira serta Brianna jelas tahu maksud Flora. Hanya saja mereka tidak menyangka bahwa Flora akan membawa masalah itu di sini-mengingat ada banyak orang di sini.

"Maksud lo?" tanya Zionathan.

Flora tersenyum sinis. Ia melirik Maisya yang terlihat panik. "Ah, ternyata gak ada yang tau, ya? Licik juga lo, Maisya. Gue gak tau lo bisa selicik ini."

Jantungnya berdebar kencang. Tangannya berkeringat. Bagaimana Flora bisa tahu? Ia yakin dia tidak pernah menceritakan hal ini kepada siapapun.

Shakira menyikut pelan lengan Brianna. "Mampus. Suruh siapa jahat ke lo," bisiknya.

Brianna tidak tahu apa yang akan terjadi jika sampai Zionathan tahu, tapi kemungkinan besar laki-laki itu akan marah dan Brianna tidak ingin memperburuk hubungan mereka.

"Bisa ada yang jelasin gak sebenarnya ini ada apa? Kenapa Dominic harus sampai dibawa ke pihak-"

Flora memotong Brianna dengan kekehannya. "Are you trying to be a hero here? Kenapa lo gak ngadu aja ke sahabat tersayang lo ini kalau lo dicelakain pacarnya?"

"Kak Flora! Lo apa-apaan sih?!" sentak Brianna. Perempuan ini memang menyebalkan sekali! Bagaimana bisa Agam bertahan bertahun-tahun dengan perempuan ini?!

Zionathan menarik pergelangan tangan Brianna membuat gadis itu menghadapnya. "Celakain apa? Kenapa gue gak tau?"

"Gak ada, Zio! Kamu kayak gak tau aja selicik apa cewek ini!"

Maisya terdiam melihat Brianna yang berusaha melindunginya. Jadi, gadis itu selama ini tahu bahwa dia yang mencalakinya waktu itu? Namun, mengapa Brianna tidak mengatakan apa-apa padanya dan malah diam?

"Gue gak sengaja liat secara langsung apa yang dia lakuin waktu itu. Kalau masih gak percaya, kita tanya aja Maisya langsung."

Anne yang berada di sebelahnya memegang tangan Maisya. Ia sedikit terkejut akan betapa dinginnya itu.

"Mai, bener apa yang Flora bilang?"

Lidahnya seolah kelu, seolah kata-kata itu tercekat di tenggorokannya. Ia melihat sekelilingnya. Semua orang menatap ke arahnya.

"Flora gak bener, kan, Mai? Gak mungkin lo lakuin itu, kan?" desak Anne. Dia hanya butuh konfirmasi dari Maisya bahwa dia tidak melakukan itu.

Brianna melirik Zionathan. Matanya menatap Maisya dengan tajam. Zionathan juga menunggu jawaban dari Maisya.

Back To You (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang