Hello, I'm StarGirl✨
.
.
.
.
.
.
Linda menurunkan kasar tubuh kurus freya, melemparkannya di jalanan seolah habis kecelakaan "jangan mati dulu, tunggu mobi lain lindes tubuh kamu." Linda mendorong tubuh freya dengan kakinya.
Wanita itu menepuk tangan seolah habis membersihkan sesuatu, jalanan ini sangat pas. Cahaya yang remang, jarang di lewati kendaraan. Dan sesekali kendaraan yang lewat menaikkan laju mobil mereka dengan kecepatan yang tinggi "tenang frey. Kamu gabakal dicariin sama papa bodoh mu itu, dia pasti akan berpikir kalo kamu cuman kabur dan gabakal kembali lagi." Kinda tertawa puas, menatap kasihan tubuh ringkih itu yang selalu menjadi mimpi buruknya ketika melihat wajah wanita yang telah lama ia benci sedari dulu, wanita setengah baya itu memasuki mobil.
Dengan wajah dingin menjauh dari area disana untuk pergi ke rumah sakit. Akhirnya, setelah penantian lama. Ia bisa membalaskan dendamnya terhadap Ravi.
Dendam yang membuat dirinya hancur lebur, yang membuat masa depannya terenggut hingga hampir bunuh diri.
Di masa lalu, Linda adalah gadis cantik dan baik hati. Ia terlahir dari keluarga yang berkecukupan. Hidup bersama orang tua yang sangat menyayanginya membuat Linda selalu merasa bersyukur.
Kata ayahnya orang jahat dan orang baik di dunia ini seperti satu banding sepuluh, jika dunia tidak berlaku adil maka percaya lah, Di luar sana masih banyak kebaikan yang menunggu kita, jika kita tidak mendapatkannya maka jadilah salah satunya. Mungkin tuhan akan membalas kebaikan itu jika sudah di akhirat, yang balasannya seluas bumi dan lautan.
Hal yang ia syukuri di masa lalu yaitu meskipun keluarganya tidak kaya harta, setidaknya mereka kaya hati. Berbagai lika-liku kehidupan telah ia lewati karena kekurangan materi, namun berkat ayah ibunya yang selalu mendampingi semua itu terasa ringan. Linda merasa bersyukur, sebab harta yang Tuhan berikan kepadanya yaitu terlahir dari kedua orang tua yang hebat.
Hingga suatu hari, pertemuan Linda dengan seseorang yang berhasil mencuri hatinya. Ravi Nasution. Seorang anak konglomerat yang mampu membuat kupu-kupu dalam perutnya beterbangan, hal yang disayangkan Linda karena latar belakang lelaki itu yang sangat berbanding terbalik dengannya.
Di masa Kuliah, cinta nya ternyata tidak bertepuk sebelah tangan. Ravi menyukainya. Mereka selalu bersama. Linda sangat mencintai Ravi dan tak peduli omongan orang-orang bahwa status sosial mereka tak cocok, atau kah Ravi seharusnya pacaran dengan Naya
a.k.a ibunya freya sebagai kekasihnya.
Namun sedari awal seharusnya memang Linda mendengarkan perkataan orang-orang, jodoh itu harusnya setara, Tidak ada dunia Cinderella. Ketika ia di suruh menjauh oleh ibu pria itu, Linda tetap saja menemuinya, bahkan ketika dirinya ditawarkan sejumlah uang yang bahkan mampu membeli rumah, ia tolak saat itu.
"Harus seberapa banyak uang yang saya keluarkan untuk membeli mu??" Mala--ibu Ravi menatap Linda dengan tajam, naya di sampingnya memegang bahu ibu dari sahabatnya itu. Seolah menyuruh untuk bersabar.
"Maaf ya bu. Tapi cinta saya untuk Ravi itu tulus, tak mampu di ukur dengan seberapa pun jumlah uang yang ibu kasih." Linda menunduk sopan.
"Kamu miskin aja belagu ya. Inget, kamu itu gak pantas untuk anak saya! Seorang anak miskin kayak kamu yang orang tuanya hanya punya toko mainan gak pantes bersanding dengan anak saya! Kamu gak sadar diri ha?!" Linda menutup wajah terkejut ketika mala menyiramkan jus ke wajahnya, naya yang menyaksikan itu segera menarik tangan mala dan berusaha menenangkannya.
Semua orang kini menatap meja mereka, gadis cantik itu mengode sopir pribadi Nasution untuk segera membawa mala pergi darisana "saya minta maaf yah atas perilaku ibunya Ravi. Seharusnya saya tidak mempertemukan kamu dengan beliau." Naya menunduk sopan, menatap penampilan Linda dari atas ke bawah dan dengan gestur sedikit terburu-buru ia mengeluarkan sejumlah uang dari tas-nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi Freya
ФэнтезиFreya Ellena mengalami kejadian yang sangat tidak masuk akal. Ketika ia berumur 17 tahun, freya dengan saudara laki-lakinya mengalami kecelakaan yang membuat gadis itu meregang nyawa. Freya pikir itulah akhir dari kisahnya. Namun sebuah keajaiban...
