02.|| REZVAN PROMISE

4.6K 73 1
                                        

"Kalau ada yang paling indah didunia, itu kamu, Liona Gisella

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kalau ada yang paling indah didunia, itu kamu, Liona Gisella." -Rezvan Fahreza Raveenzy

Liona dan Eliza duduk di pinggir lapangan dengan napas yang ngos-ngosan, mereka baru saja selesai menjalankan hukuman.

"Sumpah, capek" keluh Liona sambil meluruskan kakinya yang terasa pegal.

Eliza mengangguk membenarkan, "Eh lutut lo gapapa?" tanyanya khawatir, mengingat saat di putaran kedua Liona terjatuh karena menginjak tali sepatunya.

"Its okay"

Eliza menatap lutut Liona, "apaan? Berdarah noh"

"Luka kecil, nanti sembuh sendiri"

"Kecil juga bisa infeksi, ayo gue anter ke UKS"

"Gapapa El, serius" Liona menampilkan puppy eyes-nya, berharap agar Eliza tak perlu mengkhawatirkan luka kecilnya.

"Gue aduin Rezvan kalo gak nurut" ancam Eliza membuat Liona cemberut kesal.

Eliza tertawa geli melihatnya, ia membantu sahabatnya untuk berdiri dan mengantarnya ke UKS. Mereka hendak melangkahkan pergi, namun kedatangan seseorang membuat mereka mengurungkan niatnya.

"Mau kemana?" Tanya orang itu.

Mereka berdua tersentak, terlebih lagi Liona, ia menatap orang itu dengan terkejut. Darimana Rezvan datang?

Cowok itu menaikkan sebelah alisnya mendapatkan Liona yang diam saja, "Liona?"

"Ya? Oh aku abis dihukum, terus sekarang mau ke UKS" Jawab Liona.

Mata hitam obsidian milik Rezvan spontan bergerak menelusuri Liona hingga menemukan luka dilutut gadis itu. Rezvan berjongkok di hadapannya, "kenapa?" Tanyanya setelah memeriksa lutut gadis itu yang terdapat luka goresan.

"Jatuh pas lagi jalanin hukuman" Ujar Liona.

Rezvan kembali berdiri, "jagain cewek gue bentar" ucapnya pada Eliza, sebelum ia berlari pergi meninggalkan kedua gadis itu.

Eliza yang sedari tadi diam kini mengerjapkan matanya beberapa kali, ia menepuk pelan keningnya. "Jagain cewek gue bentar. Anjirlah gue juga mau dapet cowok yang modelan gitu!" Sahutnya sambil menyenggol pelan bahu Liona.

"Na, lo pake pelet ya? Kok bisa Rezvan bucin sama lo?" Bisik Eliza.

"Astaga El, kamu ngomong apa sih?"

Eliza terkekeh geli, "bercanda. Emangnya lo gak baper apa huh?"

Liona menggeleng, "enggak"

"OH MY GHOST! SUMPAH NA KALO GUE JADI LO, MUNGKIN GUE UDAH PINGSAN KALI DIGITUIN"

"Berisik El" Liona meringis pelan mendengar pekikan dari gadis di sampingnya ini.

"Heran gue sama lo" Eliza memutar bola matanya.

REZVAN : Better TogetherTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang