13.|| KEEP STRUGGLE

2.5K 45 3
                                        

Jawaabbb duluuuuuu👇

Ice coffee or ice tea?

Hot coffee or hot tea?

"Sampai kapan aku harus berharap jika dia akan kembali?" -Liona Gisella

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sampai kapan aku harus berharap jika dia akan kembali?" -Liona Gisella

Bel pulang sekolah berbunyi lima belas menit yang lalu, sekarang Liona tengah menunggu Alga di parkiran, ia akan berangkat ke cafe bersama cowok itu. Namun, pandangannya tak sengaja menangkap Rezvan dan Karin-yang posisinya berada diujung parkiran.

Liona tersenyum ketika Rezvan balas menatapnya, namun cowok itu hanya menatapnya cuek, dan malah beralih pada Karin yang kesusahan untuk naik ke atas motor, dengan sigap Rezvan mengulurkan tangan untuk membatunya naik.

Karin memeluk erat pinggang Rezvan sebelum motor itu melaju melewati dirinya. Liona hanya bisa menghela nafas berat ketika Karin tersenyum mengejek saat melewatinya.

BRRRUMMMMM!

"Astaga!" Liona memegangi dadanya, ia menatap sang pelaku yang tertawa tanpa dosa. "Ngagetin tau!" Gadis itu menghentakkan kakinya jengkel.

Cowok itu terkekeh pelan, "buruan naik, keburu hujan" ujarnya, menyuruh agar gadis itu segera naik ke motornya.

Liona hanya mengangguk, ia naik ke motor besar Alga dengan memegang pundaknya sebagai tumpuan.

"Lio, pegangan." Ucapnya.

Liona menurut, ia memegang sisi jaket yang di kenakan Alga, setelahnya Alga melajukan motor dengan kecepatan sedang.

Angin kencang dijalan membuat rambut Liona beterbangan, membuatnya beberapa kali menyelipkan rambutnya ke belakang telinga.

"Algaa,"

"Iya?"

"HARI INI AKU LEMBUR?" tanya gadis itu, sedikit berteriak agar Alga bisa mendengarnya.

"Nggak," jawab Alga.

"LOH KENAPA? KEMARIN KAN AKU GAK KERJA"

"Itu bonus karena lo lagi sakit"

"KOK GITU?"

Alga menatap gemas gadis itu lewat kaca spionnya, "gue suka sama lo, Lio." Ujarnya pelan.

"HAH? KENAPA ALGA?" Liona tak bisa mendengar perkataan cowok itu karena bisingnya kendaraan disekitar.

"NGGAK, GAPAPA."

Liona hanya mengangguk pasrah, ada rasa tidak enak pada cowok itu karena dirinya tidak bekerja kemarin.

Perjalanan masih berlanjut, tidak ada obrolan apapun lagi selain Alga yang tersenyum dibalik helm—menatap wajah cantik Liona lewat kaca spion motornya.

REZVAN : Better TogetherCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang