"Mencintaimu adalah penghargaan yang luar biasa."
Bukankah desahanku itu nikmat bagimu, Tuan? Lantas mengapa kau jahit mulutku?
Terus saja mengambil dalih cinta sebagai pagar dari gelombang nafsu!
Terus saja kau salahkan desahanku,
tapi kau timan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hai, Sayang Hari ini kamu sungguh membuatku terngiang Memetik asa tanpa membuatku masuk jurang Bahkan, kau memberiku sentuhan tanpa pegang
Dengungmu merambah ke seluruh jiwa Meneguk sapa membuang nista Inilah doa yang kupinta Hukum nyata, ucapan itu adalah doa
Namun, apa sih yang sebenarnya menerpa Kamu tidak mau bercerita Yaa ... tidak mengapa Diam saja jika sekiranya itu jalan utama
Terkadang, apa yang kita ceritakan malah memakan amarah Karena tak sesuai dengan harapan arah Ada kalanya kita perlu berdiam meskipun basah Yang penting, kamu jangan membela salah
Ketemu yuk .... Akan tetapi, bukan untuk menggelitik buruk Aku nggak ingin kamu terpuruk Indahnya pertemuan dengan semuanya yang bertema sejuk