TS 12. Merakit Harapan

22 3 0
                                        

Merakit Harapan

Aku menulis harapan
Untuk sekarang maupun masa depan
Tengah malam membawa kehangatan
Atas melangitnya doa yang kucurhatkan

Sesibuk apa, sih ... Sayangku
Sampai selama ini belum juga memberi rambu
Atau sengaja memperlambat temu
Agar terhindar dari membisu?

Ada kekuatan untuk bersatu
Ada tekad yang tak semu
Semoga kamu di sana tidak pilu
Bisa merinduku dengan rasa yang tertuju

Seberat apapun rindu
Jika untuk kita, akan tetap tersangga bahu
Merindu tidak segampang membawa kerikil batu
Semoga salamku tersampai untukmu

Seberat apapun rindu Jika untuk kita, akan tetap tersangga bahu Merindu tidak segampang membawa kerikil batu Semoga salamku tersampai untukmu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-AZIZAH BOUNTY-
Ponorogo, 5 Oktober 2023


____________________________________

Az mulai nyaman pakai kata 'kamu' untuk Al. Ia menyampaikan salamnya lewat aksara do'a

Desahan Rindu Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang