⁽⁽ଘ ETHELWYN IS MISSING S2 ଓ⁾⁾
"Huff... Capek, udah dari tadi cari lowongan tapi nggak nemu-nemu..." Monolog Marcell sambil duduk dibawah pohon yang ada ditaman kota.
Sejak tadi pagi dia keluar mencari pekerjaan, dan melamar dimana tempat yang dia rasa dia bisa bekerja disana. Namun sangat disayangkan, tempat-tempat itu mencari orang-orang yang memiliki persyaratan harus memiliki ijazah SMA, dan sayangnya dia tidak punya itu. Dia sudah putus sekolah sejak dia SMP, jadi bagaimana bisa dia punya ijazah SMA?
Jangankan ijazah SMA, jika dipikir-pikir lagi, jika dia masih bersekolah, sudah pasti dirinya sekarang belum lulus dari sekolah menengah atas itu. Karena berdasarkan umurnya, dirinya sekitaran kelas sepuluh, atau kelas sebelas.
Dia sebenarnya masih belum dipecat oleh Carla dari restoran Hiraldo. Namun dengan apa yang sudah dia lakukan kemarin pagi, dia sudah tentu yakin bahwa dirinya sudah tidak akan diterima lagi disana.
"Mau cari kerja dimana lagi? Capek banget, mana disini panas banget lagi..." Marcell memandangi kulit putihnya yang sudah memerah akibat efek cahaya matahari yang begitu terik. Dirinya Kemudian membuka tas gendong berukuran sedang nya, dan meminum air mineral yang dia bawa dari rumah.
'Sebenarnya pengen istirahat dulu, kalo boleh sampai beberapa hari, atau seminggu. Tapi kalo gue nggak kerja, besok gue sama ibu mau makan apa? Mana ibu kalo belanja barang-barangnya banyak lagi, belum juga biaya makan. Harga beras, ikan, dan rempah-rempah aja udah pada naik...' Marcell memejamkan matanya.
Ibunya tadi pagi sudah mengomel-ngomel padanya karena berhenti bekerja, dan menyuruhnya untuk pergi mencari kerja.
“Ibu nggak mau tau, yah! Pokoknya kamu harus pergi cari kerja! Kalo kamu nggak kerja, mau hidup pake apa kita? Kamu jangan lupa yah, kita hidup miskin seperti ini juga gara-gara kamu! Ayah kamu cerain ibu, dan ambil semua harta punya ibu, terus pergi ke luar negeri, gara-gara kamu! Jadi kamu harusnya bersyukur karena ibu masih mau merawat kamu...” Marcell tertunduk, selalu saja kata-kata itu yang dilontarkan oleh sang ibu ketika marah. Padahal dia sendiri saja tidak tau sama sekali tentang alasan kenapa sang ayah menceraikan ibunya, bahkan sampai tega mengambil semua harta yang mereka punya, tanpa memberikan sepeserpun untuk ibunya, atau dirinya yang sudah jelas-jelas merupakan anak ayahnya, dan ayahnya tersebut memiliki kewajiban untuk menafkahi nya.
“Maaf, Bu. Achel janji akan cari kerja setelah ini..." Tutur Marcell.
“Nantinya kapan, Achel?! Udah sana pergi, cari kerja! Jangan pernah kembali kerumah ini kalo kamu masih belum mendapatkan pekerjaan!!" Marcell menatap ibunya dengan tatapan sendu. Perkataan sang ibu benar-benar menusuk hatinya.
“Baik, bu.”
Marcell membuang nafasnya gusar, kala kejadian tadi pagi teringat lagi.
"Chel, Lo harus semangat! Lo pasti bisa!" Marcell menyemangati dirinya sendiri.
◉
♛ETHELWYN IS MISSING S2♛
◉
"Happy graduation sayangnya Daddy, sama Mommy!!!" Leo , dengan seragam putih abu-abu, dan selempang yang bertuliskan namanya, tersenyum hangat kearah kedua orangtuanya yang sedang menyambutnya dalam pelukan mereka.
Hari ini adalah hari penamatan nya sebagai siswa di SMA FILLMORE ANGKASA, dan acara sudah selesai, dilanjutkan dengan acara-acara rekreasi.
"Nggak nyangka anak Daddy udah Segede ini..." Ucap Graysen dengan lirih, dengan posisi dia dan istrinya masih memeluk anak kedua mereka itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ethelwyn Is Missing Season 2 (END)
TienerfictieCERITA INI HANYA TERDAPAT DALAM APLIKASI INI. JIKA ADA YANG MENEMUKAN CERITA YANG SERUPA DI APLIKASI LAIN, TOLONG LAPORKAN KEPADA SAYA. Baca dari season 1, biar paham😊♥️ Sebuah kenyataan mengejutkan datang dari Hiraldo Ethelwyn, perihal mendiang Pu...
