berita bahagia

902 46 3
                                        

Kau memang menerima diriku tapi kau tidak akan menerima cintaku.

Dua bulan kemudian.....

Tidak biasa menurut Jeno karena hari ini Haechan belum terbangun dari tidurnya,Jeno pun melanjutkan aktivitasnya yaitu mandi.

Setelah beberapa menit ia pun selesai dan juga sudah mengganti pakaiannya,ia pun mendekat ke Haechan.

Jeno pun menepuk lengan Haechan pelan "Chan,bangun sudah pagi lho" ucap Jeno.

Haechan masih tetap menutup matanya,Jeno pun menepuk lagi lengan Haechan.

"Sayang,bangun udah pagi,kamu kenapa?" tanya Jeno khawatir.

Tak lama Haechan terbangun lalu duduk dan bersandar diheadboard kasur.

Jeno pun duduk ditepian kasur "kenapa?kok nggak kayak biasanya?" tanya Jeno khawatir sambil mengecek dahi Haechan.

"Nggak tau rasanya lemes banget,mas" jawab Haechan.

"Badanmu juga nggak panas-panas banget kok" ucap Jeno setelah mengecek dahi Haechan.

"Ya udah mandi dulu yaa,nanti sarapan bareng" ucap Jeno.

Haechan pun menurut,ia pun turun dari kasur dan langsung pergi kekamar mandi. Jeno pun memutuskan turun menuju meja makan.

Jeno pun duduk dikursi meja makan,Jeno melihat para maid sedang sibuk memasak.

Beberapa menit kemudian masakan lara maid pun sudah siap lalu ditata di meja makan.

"Tuan kira-kira kenapa tuan Haechan belum turun?" tanya maid khawatir.

"Masih mandi,bi. Bangun nya telat kayaknya nggak enak badan" jawab Jeno.

Maid itu pun mengangguk lalu melanjutkan pekerjaan yang lain,tak lama Haechan pun datang dan langsung duduk disamping Jeno.

"Mas,maaf ya hari ini aku nggak masak" ucap Haechan.

"Nggak papa kok kan ada maid,sayang" balas Jeno sambil mengelus pipi Haechan.

Akhirnya Jeno dan Haechan menikmati sarapan dengan sedikit tidak tenang.

Saat Haechan baru memakan satu suka ia sudah merasa mual,ia pun berlari kearah dapur untuk memuntahkan isi perutnya di wastafel.

Maid yang ada didapur pun membantu memijat tengkuk Haechan.

Jeno yang panik pun mengikuti Haechan,tak lama Haechan pun sudah mengeluarkan semua isi perutnya pagi ini.

Saat akan berjalan mendekati Jeno tiba-tiba ia merasa pusing dan sat berjalan ia sempoyongan.

Haechan hampir jatuh tapi untungnya Jeno menangkapnya,saat berada dipeluk kan Jeno Haechan langsung pingsan.

Jeno pun langsung menggendong Haechan,ia pun segera menuju garasi.

Supir yang lagi bersantai pun langsung membantu Jeno membuka kan pintu mobil,Jeno pun meletakkan Haechan dikursi penumpang disampingnya.

The Destruction (Nohyuck)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang