Kau pergi aku akan menyusul,kau menjemput ku aku akan mengikuti mu. Aku senang ternyata kau datang.
Jeno pun terbangun tengah malam,ia pun menaiki kursi rodanya. Ia membuka pintu kamar lalu pergi menuju lift dirumah itu. Sebetulnya sejak Jeno mengalami kelumpuhan Taeyong sudah memasang lift dirumah ini,ia mengira Jeno akan mau tinggal dikamar atas tapi ternyata Jeno sendiri yang meminta tidur dibawah,dengan alasan supaya lebih mudah saja.
Lift itu berhenti dilantai dua,Jeno pun keluar. Ia pun pergi mendekati tangga turun menuju lantai dibawah nya.
Jeno menatap tangga itu tiba-tiba ada suara yang terdengar di telinganya.
"Mas...aku kangen sama mas,aku tau kok kalau mas juga kangen aku tapi aku nggak mau mas ikut aku dengan cara yang seperti ini,mas. Aku bantu sedih" ucap seseorang.
"Haechan....kamu dimana,Chan?" ucap Jeno sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.
"Mas....kembali yaa kekamar,istirahat yang nyenyak" ucap Haechan lagi.
"Nggak,mas kangen sama kamu,mau mau kamu jemput mas,sayang" balas Jeno.
Jeno pun mulai mengerakkan roda pada kursi rodanya. Kursi roda tersebut pun berjalan dengan perlahan-lahan.
"Mae,papa aku minta maaf yaa,ini semua salah ku. Aku yang salah,aku yang membuat anak dan istri tiada" ucap Jeno sambil meneteskan air matanya.
Tanpa sadar kursi roda itu semakin mendekati tangga,dan yap....
Huwaaaa......
Dikamar MarkRen....
Renjun dan Mark yang mendengar suara tangisannya anaknya pun langsung bangun.
"Beb,biar aku aja" ucap Mark.
"Nggak usah aku aja,yang" balas Renjun.
Renjun pun turun dari kasur dan mendekati boks Chanie,ia pun langsung menggendong Chanie.
"Sayangnya mama,kenapa nangis?" tanya Renjun.
"Cu....cu..." jawab Chanie.
"Oala mau susu yaa,sayang. Mama angetin dulu yaaa" balas Renjun.
Saat akan Chanie dikembalikan ke boks,Chanie malah menggenggam erat jari jempol Renjun.
"Ooh mau ikut ya,sayang?" tanya Renjun dan Chanie pun mengangguk kan kepalanya. Renjun pun menggendong Chanie kembali.
"Yang,aku kebawah dulu yaa" ucap Renjun. Mark pun mengangguk kan kepalanya. Renjun dan Chanie pun keluar dari kamar.
Saat ditengah perjalanan di tangga,Renjun langsung terkejut melihat kursi rodanya yang sudah terbalik dan Jeno yang sudah tergeletak dengan darahnya yang mengalir banyak.
Dengan cepat Renjun menuruni anak tangga,laki duduk disamping Jeno. Ia meletakkan Chanie disampingnya,Chanie pun menggenggam aku satu tangan Jeno dan Renjun pun menggenggam tangan satunya.
"Jen,bangun Jen" ucap Renjun. Tak ada jawaban dari Jeno.
"Eno....hiksss....Eno...." Mendengar suara tangisan Chanie Jeno pun menggenggam erat tangan mungil Chanie. Renjun yang melihat itu pun langsung berteriak minta tolong.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Destruction (Nohyuck)
RomanceThe destruction atau hancurnya. Hancurnya sebuah hubungan karena kesalahan satu orang yang berakibat fatal bagi dirinya dan orang tersayangnya. Jeno dan Haechan menikah karena perjodohan,setelah menikah Jeno selalu memperlakukan Haechan dengan baik...
