7 bulan

639 36 7
                                        

Sampai kapan kita menyembunyikan ini?,apakah akan selamanya?tidak mungkin selamanya pasti akan terbongkar suatu saat nanti.


Dua bulan kemudian.....


Usai kandungan Haechan sudah genap tujuh bulan,pagi ini Haechan dan Jeno sudah selesai memeriksa kan kandungan Haechan.

Kata dokter Kim,semuanya baik,calon bayinya dalam keadaan sehat,setelah pulang dari rumah sakit mereka hanya bersantai diruang tengah.

"Kamu beneran mas gak kekantor?" tanya Haechan.

"Usia kandungan kamu kan udah gedhe,udah tujuh bulan kan,aku mau dirumah aja nemenin kamu,aku kasihan sama kamu" jawab Jeno.

"Makasih ya,mas" ucap Haechan lalu memeluk suaminya itu.

"Iya,sama-sama,sayang" balas Jeno.

Jeno pun mengelus perut Haechan "ini juga kan demi baby" ucap Jeno.

Tiba-tiba terdengar suara telepon dari ponsel Jeno,Jeno pun melihat siapa yang menelepon. Ternyata Karina,kini wajah Jeno sangat-sangat gugup,takut ketahuan.

"Hmmm temen mas telpon,mas angkat dulu yaa" ucap Jeno. Haechan hanya mengangguk saja.

Jeno pun bangkit lalu pergi ke pekarangan rumah untuk mengangkat.

"Halo,Kar kenapa?" tanya Jeno.

"Kamu dirumah?" tanya balik Karina.

"Iya,dua bulan ke depan aku nggak kekantor,mau nemenin Haechan dirumah" jawab Jeno.

"Masih mampir kesini nggak?" tanya Karina.

"Hmmm kalau ada waktu aja yaa" jawab Jeno.

"Ya udah nggak apa-apa,kamu jaga Haechan aja yaa" balas Karina.

Setelahnya Karina mematikan sambungan itu,Jeno pun memasukkan kembali ponselnya di saku celananya.

Jeno pun masuk kembali kerumahnya,ia pun duduk kembali disamping Haechan yang sibuk menyemil.

"Tadi siapa yang nelpon?" tanya Haechan.

"Ternyata Jungwoo,ngabarin soal kantor" jawab Jeno beralasan.

"Ada masalah kah?kalau ada masalah dateng aja kekantor" ucap Haechan.

"Nggak ada kok,kamu tenang aja" balas Jeno.

"Mas,aku boleh nanya?" tanya Haechan.

"Boleh aja,sayang" jawab Jeno.

"Hmmm mas foto yang ada di hpnya mas siapa yaa?" tanya Haechan ragu-ragu.

Jeno yang sedang minum pun langsung tersedak,Haechan pun menepuk-nepuk tengkuk Jeno perlahan. "Hati-hati,mas" ucap Haechan.

Jeno meletakkan gelasnya,sudah terlihat jelas bahwa Jeno sangat lah gugup.

"Shit,lupa kemarin nggak mati in hp ke kamar mandi" batin Jeno.

The Destruction (Nohyuck)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang